Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 04 Mei 2026 | 14:05 WIB
Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok
Ilustrasi. Provinsi Papua Barat menjadi sorotan tajam setelah mencatatkan inflasi tertinggi di tanah air mencapai 5,00 persen. Secara spesifik, Manokwari menjadi daerah yang paling terdampak dengan kenaikan harga di level yang sama. Foto ist.
baca 10 detik
  • Inflasi tahunan April 2026 terkendali di level 2,42 persen.
  • Papua Barat & Manokwari catat inflasi tertinggi nasional sebesar 5,00 persen.
  • Kelompok perawatan pribadi melonjak tajam hingga 11,43 persen.

Suara.com - Laju inflasi Indonesia pada April 2026 tercatat cukup terkendali di level nasional, namun memberikan alarm merah bagi wilayah timur Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) menyentuh angka 2,42 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,09.

Meski angka nasional relatif stabil, Provinsi Papua Barat menjadi sorotan tajam setelah mencatatkan inflasi tertinggi di tanah air mencapai 5,00 persen. Secara spesifik, Manokwari menjadi daerah yang paling terdampak dengan kenaikan harga di level yang sama.

"Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 5,00 persen dengan IHK 112,30. Sementara untuk tingkat kota, Manokwari juga mencatatkan angka 5,00 persen," tulis laporan BPS, Senin (4/5/2026).

Sebaliknya, Provinsi Lampung justru menikmati udara segar dengan inflasi terendah nasional yang hanya sebesar 0,53 persen. Bahkan, Kota Bandar Lampung mencatatkan angka lebih mini lagi, yakni 0,33 persen.

Jika menilik penyebabnya, kenaikan harga terjadi merata di seluruh kelompok pengeluaran. Namun, lonjakan paling gila-gilaan terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang meroket hingga 11,43 persen.

Diikuti kemudian oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik 3,06 persen. Sementara sektor transportasi dan kesehatan juga turut menyumbang kenaikan masing-masing sebesar 1,61 persen dan 1,49 persen.

Adapun secara bulanan (month-to-month), April 2026 mengalami inflasi tipis sebesar 0,13 persen. Sementara inflasi tahun kalender (year-to-date) hingga April 2026 telah mencapai 1,06 persen.

Untuk inflasi inti, BPS mencatat adanya kenaikan sebesar 2,44 persen secara tahunan. Angka-angka ini diprediksi akan menjadi basis evaluasi kebijakan moneter dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga komoditas global.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

May Day 2026: Saat Kenaikan Upah Hanya Menjadi Oase di Tengah Gurun Inflasi

May Day 2026: Saat Kenaikan Upah Hanya Menjadi Oase di Tengah Gurun Inflasi

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:25 WIB

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

News | Senin, 27 April 2026 | 14:04 WIB

Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan

Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan

News | Senin, 27 April 2026 | 12:50 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB