Sri Mulyani Imbau Masyarakat Tidak Terhasut Isu Politik

Dythia Novianty, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 23 November 2016 | 16:30 WIB
Sri Mulyani Imbau Masyarakat Tidak Terhasut Isu Politik
Menteri Keuangan Sri Mulyani. [Antara]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menghimbau kepada institusi pemerintah atau swasta dan masyarakat, untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu politik yang tengah berkembang saat ini.

Pasalnya, isu-isu politik ini nantinya bisa berdampak pada penurunan penerimaan negara dan menyebabkan perekonomian Indonesia akan bergejolak.

"Nanti yang terkena dampaknya itu masyarakat kecil. Misalnya Rp1 triliun pendapatan negara, Anda bisa bayangkan banyaknya masyarakat kita yang bisa manfaatkan dana ini, dan kaitkan dengan kemiskinan dan produktivitas ini sangat tidak bagus sekali," kata Ani saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2016).

Dia menjelaskan, dana Rp1 triliun tersebut pada dasarnya bisa digunakan untuk membangun jalan sepanjang 155 kilometer. Bisa membuka lapangan pekerjaan baru.

"Dana itu bisa buat gaji 10 ribu polisi, menggaji guru. Kalau hilang begitu saja kan sayang sekali, kasian mereka-mereka ini. Jadi saya harap, swasta dan pemerintahan tidak terpancing dengan adanya isu politik yang sedang merebak saat ini," katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti terkait isu Rush Money yang merebak selama ini. Menurutnya, isu tersebut merupakan sikap politik negatif yang sengaja disebar oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pada prinsipnya, Mantan Direktur Bank Dunia ini tidak mempermasalahkan jika ada masyarakat atau kelompok tertentu yang ingin mengekspresikan sikap politiknya. Namun, pandangan politik itu harus dilakukan dengan cara-cara yang baik dan tidak mengganggu.

"Tetapi kalau ekspresinya dilakukan dengan melakukan sabotase atau bahkan melukai diri sendiri, itu sebetulnya akan counter productive karena yang terkena masyarakat tadi," tegasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenangan Masa Muda Sri Mulyani dengan CT di Kampus

Kenangan Masa Muda Sri Mulyani dengan CT di Kampus

News | Selasa, 22 November 2016 | 14:04 WIB

Menteri Keuangan Era SBY Akui Tax Amnesty Era Jokowi Berhasil

Menteri Keuangan Era SBY Akui Tax Amnesty Era Jokowi Berhasil

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 14:56 WIB

Sri Mulyani Akui Rupiah Terkena Dampak Donald Trump

Sri Mulyani Akui Rupiah Terkena Dampak Donald Trump

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 14:43 WIB

Rupiah Turun, Ini yang Dilakukan Sri Mulyani

Rupiah Turun, Ini yang Dilakukan Sri Mulyani

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 14:07 WIB

Menkeu Nilai Mulut Trump Bisa Rusak Ekonomi Dunia

Menkeu Nilai Mulut Trump Bisa Rusak Ekonomi Dunia

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 02:09 WIB

Terkini

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

×