Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jokowi: Peserta Tax Amnesty Baru 2,5 Persen Dari 20 Juta WP

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 07 Desember 2016 | 22:57 WIB
Jokowi: Peserta Tax Amnesty Baru 2,5 Persen Dari 20 Juta WP
Presiden Joko Widodo menjelaskan petunjuk pelaksanaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian/Lembaga (K/L) APBN tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/12). [Antara]

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut peserta amnesti pajak sampai kini masih sangat kecil atau 2,5 persen dari total 20 juta wajib pajak di Indonesia.

"Kecil sekali dan dari total wajib pajak kita kurang lebih 20 juta yang ikut tax amnesty baru 481.000 atau hanya 2,5 persen. Hanya 2,5 persen, 2,5 persen," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Amnesti Pajak di Pecatu Hall Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, Rabu (7/12/2016).

Ia menyayangkan masih belum banyak wajib pajak yang turut serta memanfaatkan program amnesti pajak.

Menurut Presiden, jika separuh saja wajib pajak yang ikut program tersebut maka Indonesia tidak perlu lagi meminjam dana dari luar negeri.

"Bayangkan kalau separuh saja wajib pajak kita ikut tax amnesti, enggak perlu pinjam uang dari luar negeri, enggak perlu rebutan investasi, rebutan arus uang masuk," katanya.

Presiden mengatakan, dari catatan yang ada di Kementerian Keuangan ada dana yang belum dilaporkan sebesar Rp11.000 triliun.

"Jangan ditepuki karena ada di kantongan saya dua kali lipat lebih dari itu, jangan ditepuki itu tidak baik," katanya.

Oleh sebab itu, pemerintah menyiapkan program amnesti pajak agar uang-uang yang ada di luar negeri bisa dibawa masuk kembali ke Indonesia karena Indonesia sedang sangat membutuhkan dana tersebut untuk kepentingan pembangunan.

"Dan ini patut kita syukuri bahwa sampai hari ini deklarasi maupun repatriasi yang ikut tax amnesty sudah mencapai Rp3.980 triliun," katanya.

Angka itu mencapai 30,88 persen PDB Indonesia sementara repatriasi sudah mencapai Rp143 triliun, namun angka itu menurut Presiden masih sangat kecil.

"Oleh sebab itu kenapa saya turun sendiri untuk menyadarkan kita semua betapa pentingnya uang-uang itu bagi negara," kata Presiden. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dana Hasil Amnesti Pajak Dapat Layanan Prioritas 3 Jam di BKPM

Dana Hasil Amnesti Pajak Dapat Layanan Prioritas 3 Jam di BKPM

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 22:23 WIB

Jokowi Pimpin Doa Bersama Untuk Korban Gempa Aceh di Bali

Jokowi Pimpin Doa Bersama Untuk Korban Gempa Aceh di Bali

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 21:43 WIB

Tangkap TSK Makar, Pakar: Tak Ada Skenario Jokowi Jatuhkan Lawan

Tangkap TSK Makar, Pakar: Tak Ada Skenario Jokowi Jatuhkan Lawan

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 19:41 WIB

Target Dana Repatriasi Tax Amnesty

Target Dana Repatriasi Tax Amnesty

Foto | Rabu, 07 Desember 2016 | 13:57 WIB

Leg II Semifinal AFF Indonesia Vs Vietnam, Ini Harapan Jokowi

Leg II Semifinal AFF Indonesia Vs Vietnam, Ini Harapan Jokowi

Bola | Selasa, 06 Desember 2016 | 21:22 WIB

Jokowi Akui Uang yang Disimpan di Luar Negeri Rp11 Ribu Triliun

Jokowi Akui Uang yang Disimpan di Luar Negeri Rp11 Ribu Triliun

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 01:00 WIB

Jokowi Tinjau Pembangunan Embung Desa di Kutai Kartanegara

Jokowi Tinjau Pembangunan Embung Desa di Kutai Kartanegara

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 00:20 WIB

Jokowi Kritik Tax Amnesty di Kalimantan Masih Rendah

Jokowi Kritik Tax Amnesty di Kalimantan Masih Rendah

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 05:12 WIB

Besok Jokowi Sosialisasi Tax Amnesty di Balikpapan

Besok Jokowi Sosialisasi Tax Amnesty di Balikpapan

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2016 | 23:56 WIB

Jokowi Cek Pergerakan Ekonomi di Kalimantan Timur

Jokowi Cek Pergerakan Ekonomi di Kalimantan Timur

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2016 | 23:26 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB