Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Jelang Libur Akhir Tahun, Pasar Saham Eropa Ditutup Bervariasi

Adhitya Himawan

Selasa, 20 Desember 2016 | 09:00 WIB
Jelang Libur Akhir Tahun, Pasar Saham Eropa Ditutup Bervariasi
Bursa Saham London, Inggris. [Reuters/Antara]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin (19/12/2016) ditutup turun sebesar 39 poin atau 0,76 persen ke level 5.191 setelah bergerak di antara 5.190-5.240. Sebanyak 96 saham naik, 207 saham turun, 100 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp5.696 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp289 miliar.

Pasar Amerika ditutup menguat di akhir perdagangan. Sebagian pelaku pasar juga masih mengharapkan reli saham AS ke level rekor tertinggi baru masih berlanjut di 2017, berdasarkan prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, inflasi meningkat serta pertumbuhan pendapatan korporat yang membaik. Spekulasi pada kondisi inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi menyebabkan kenaikan yield obligasi AS tenor 10-tahun ke level tertinggi dalam 2 tahun terakhir. Alhasil harga obligasi anjlok tajam sehingga para investor mengurangi alokasi ke pasar obligasi.

"Dow jones menguat 0,21 persen ke level 19,884. Nasdaq menguat 0,41 persen dan S&P menguat 0,20 persen," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, dalam keterangan tertulis Selasa (20/12/2016).

Pasar Eropa ditutup bervariasi menjelang musim liburan akhir tahun. Index FTSE men-guat tipis di level 7,017. DAX menguat di level 11,426 Sementara CAC melemah 0,22 persen ke level 4,822. Sentimen lainnya datang dari data ekonomi Eropa dari Jerman. Data indeks iklim bisnis Jerman naik menjadi 111.0 di bulan Desember. Kenaikan ini melebihi ekspektasi 110.7 oleh Reuters dan indeks November sebesar 110.4.

"Untuk kedepannya, para investor akan memantau data - data perekonomian Eropa hingga akhir pekan ini, jelang liburan Natal 2016," jelas Hans.

Belum pulihnya perekonomian global tidak membuat Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, pesimistis menyongsong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2017, saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia menempati peringkat ketiga di Asia, setelah China dan India. Menurut Ia, salah satu efek melemahnya perekonomian global adalah menguatnya proteksi terhadap pasar. Proteksi itu dilakukan dengan berbagai cara, dari mempersulit barang masuk hingga menaikkan bea. Dalam kondisi seperti ini, kementerian perdagangan sudah menyiasatinya dengan melakukan berbagai perjan-jian bilateral untuk membuka pasar-pasar baru.

Selain diversifikasi pasar ekspor, pasar domestik juga terus ditata. Enggartiasto mengatakan, pemerintah tidak mau pasar da-lam negeri hanya menjadi keranjang bagi barang-barang impor. Maka, pasar harus dilindungi. Kalau proteksi pasar itu dimanfaatkan dengan baik, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus naik. Bahkan, juga akan mengikis kesenjangan sosial karena UKM diberdayakan dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontrak WIKA di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp57 Triliun

Kontrak WIKA di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp57 Triliun

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 12:01 WIB

Ketegangan Geopolitik Lemahkan Pasar Saham AS

Ketegangan Geopolitik Lemahkan Pasar Saham AS

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 11:54 WIB

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 09:02 WIB

The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Saham AS Turun

The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Saham AS Turun

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 08:34 WIB

Bali Towerindo Raih Pinjaman dari Bank Sinarmas

Bali Towerindo Raih Pinjaman dari Bank Sinarmas

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 11:45 WIB

Pasar Fokus Pertemuan The Fed, Saham Eropa Menguat

Pasar Fokus Pertemuan The Fed, Saham Eropa Menguat

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 11:11 WIB

Pekan Lalu, IHSG Menguat di 3 Sektor Ini

Pekan Lalu, IHSG Menguat di 3 Sektor Ini

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 13:08 WIB

Bumi Resources Milik Group Bakrie Raih Laba 73 Juta Dolar AS

Bumi Resources Milik Group Bakrie Raih Laba 73 Juta Dolar AS

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 10:32 WIB

Pasar AS Ditutup di Rekor yang Tinggi

Pasar AS Ditutup di Rekor yang Tinggi

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 09:17 WIB

Jakarta Setiabudi Prediksi Pendapatan Naik 50 Persen

Jakarta Setiabudi Prediksi Pendapatan Naik 50 Persen

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 11:10 WIB

Terkini

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB