Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Kemenhub Luncurkan 2 Kapal Induk Perambuan

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 22 Desember 2016 | 07:22 WIB
Kemenhub Luncurkan 2 Kapal Induk Perambuan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Kapal Roro di Pelabuhan Tanjung Priok. [Dok Kementerian Perhubungan]

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali meluncurkan 2 (dua) unit Kapal Negara Kenavigasian yang mulai dibangun sejak tahun 2015 oleh Galangan Kapal PT. Dumas Tanjung Perak Shipyards Surabaya(16/12/2016). Kedua kapal ini merupakan jenis Kapal Induk Perambuan yang diberi nama KN. Kunyit dan KN. Maratua yang rencananya akan ditempatkan pada pangkalan Distrik Navigasi Kelas II Banjarmasin dan Distrik Navigasi Kelas III Tarakan.

Pada tahun 2015 hingga tahun 2017, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah membangun 20 unit Kapal Kenavigasian, termasuk di antaranya 2 (dua) unit Kapal Induk Perambuan yang baru saja diluncurkan ke kolam pelabuhan Galangan Kapal PT. Dumas Tanjung Perak Shipyards. Kegiatan pembangunan kapal-kapal tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan jumlah armada kapal negara kenavigasian yang saat ini kondisinya banyak yang sudah berumur tua, sehingga diperlukan penambahan armada kapal agar dapat melaksanakan tugasnya di bidang kenavigasian secara optimal di seluruh wilayah perairan Indonesia.

“Semoga nantinya keberadaan Kapal Induk Perambuan ini mampu memperkuat armada kapal kenavigasian serta dapat meningkatkan keandalan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) demi mendukung terciptanya keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Indonesia,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. Tonny Budiono, MM dalam sambutannya yang dibacakan oleh Direktur Kenavigasian, Ir. Bambang Wiyanto, MM.

Dirjen Hubla juga berpesan kepada PT. Dumas Tanjung Perak Shipyards agar dalam proses pembangunan kapal dapat selalu memperhatikan 3 (tiga) aspek yaitu Quality, Cost dan Delivery sehingga pembangunan kapal dapat selesai tepat waktu atau bahkan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan.

Adapun dalam pengoperasian kapal negara yang dibangun oleh Kementerian Perhubungan, dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk memajukan dunia maritim di tengah persaingan yang semakin meningkat. Hingga tahun 2017 Indonesia masih membutuhkan banyak sekali tenaga pelaut khususnya untuk mengoperasikan puluhan unit kapal navigasi baik yang telah eksisting maupun yang kini sedang dalam proses pembangunan sehingga penyiapan SDM di sektor pelayaran ini harus dilakukan seiring dengan proses pembangunan kapal.

“Saya berharap semoga kapal-kapal ini dapat dijaga dan dirawat dengan baik agar kondisi teknisnya terus terjaga dan selalu laik laut sehingga dapat diandalkan ketika menjalankan tugas kenavigasian,” imbuh Tonny.

Kapal Induk Perambuan yang memiliki panjang 60 meter dan kecepatan 12 knot ini, selain bertugas melaksanakan pemasangan dan pemeliharaan SBNP pada wilayah kerjanya serta tugas kenavigasian lain,juga mampu mendukung dalam pelaksanakan tugas SAR termasuk ikut berkontribusi dalam memberikan bantuan kepada korban musibah gempa bumi yang terjadi di Pidie Jaya, Aceh beberapa waktu lalu. Adapun dalam misi kemanusiaan tersebut Ditjen Hubla telah mengirimkan dan mensiagakan 6 (enam) armada Kapal Negara Kenavigasian untuk mengantarkan bantuan logistik menuju Aceh.

Atas dasar itulah, pada kesempatan tersebut Dirjen Hubla juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Kapal Negara Kenavigasian beserta crew dan jajaran Distrik Navigasi terkait atas partisipasinya dalam mendukung tugas mulia tersebut.
 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kedatangan Kapal Listrik Turki ke NTB Ditunda Februari 2017

Kedatangan Kapal Listrik Turki ke NTB Ditunda Februari 2017

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 06:34 WIB

Menhub akan Beri Insentif Kapal Roro Rute Jakarta-Surabaya

Menhub akan Beri Insentif Kapal Roro Rute Jakarta-Surabaya

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 11:19 WIB

Menhub Tinjau Jalan Tol dan Pelabuhan Jelang Libur Akhir Tahun

Menhub Tinjau Jalan Tol dan Pelabuhan Jelang Libur Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 12 Desember 2016 | 13:40 WIB

Kurangi Musibah Kecelakaan Kapal, Kemenhub Bikin Maklumat

Kurangi Musibah Kecelakaan Kapal, Kemenhub Bikin Maklumat

News | Senin, 12 Desember 2016 | 12:20 WIB

Menhub Dorong Maskapai Bantu Korban Gempa Aceh

Menhub Dorong Maskapai Bantu Korban Gempa Aceh

News | Senin, 12 Desember 2016 | 11:45 WIB

Menhub Resmikan VTS di Belawan,  Palembang, dan Surabaya

Menhub Resmikan VTS di Belawan, Palembang, dan Surabaya

Tekno | Minggu, 11 Desember 2016 | 15:17 WIB

Menhub: Lulusan Vokasi Harus Siap Berkompetisi

Menhub: Lulusan Vokasi Harus Siap Berkompetisi

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 15:10 WIB

Hingga 2019, Kemenhub akan Bangun 19 Bandara Baru

Hingga 2019, Kemenhub akan Bangun 19 Bandara Baru

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 02:00 WIB

Kemenhub Berikan Rating Kepada Perusahaan Otobus

Kemenhub Berikan Rating Kepada Perusahaan Otobus

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 00:29 WIB

Sistem Navigasi Berbasis Satelit Karya WNI Segera Diproduksi

Sistem Navigasi Berbasis Satelit Karya WNI Segera Diproduksi

Tekno | Jum'at, 09 Desember 2016 | 00:21 WIB

Terkini

Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden

Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam, Cekcok Berawal dari Jemuran Kopi

Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam, Cekcok Berawal dari Jemuran Kopi

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!

Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!

Surakarta | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo

Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi

Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah

Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur

Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:07 WIB

Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian

Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian

Surakarta | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:05 WIB

×