Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Inilah Rute Kereta Api yang Dihapus untuk Tahun 2017

Adhitya Himawan

Minggu, 08 Januari 2017 | 13:15 WIB
Inilah Rute Kereta Api yang Dihapus untuk Tahun 2017
Kereta api di Stasiun Padang, Kota Padang, Sumatera Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkertaapian telah menetapkan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) untuk tahun 2017 sebagaimana yang telah tertuang dalam SK Dirjen Perkeretaapian No.KA 407/SK.332/DJKA/12/16tanggal 29 Desember 2016.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Prasetyo Boeditjahjono mengatakan GAPEKA 2017 juga sudah mengakomodir pola dan pengaturan operasi KA Commuter Bandara Soekarno – Hatta dengan KRL, dimana salah satunya adalah menghapuskan feeder Manggarai – Duri karena slot waktu akan digunakan untuk KA Bandara yang diharapkan dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2017. "Sebaliknya, akan ada penambahan frekuensi perjalanan KA loopline Bogor – Manggarai – Jatinegara,” kata Prasetyo dalam keterangan resmi, Jumat (6/1/2017).

Hal itu disampaikan setelah dilaksanakan penandatanganan pada hari Jumat, 30 Desember 2016 di Stasiun Pasar Senen.

Pada GAPEKA 2017,terdapat beberapa penambahan KA yaitu KA Ranggajati relasi Cirebon – Surabaya Gubeng – Jember (Eksekutif & Bisnis), KA Ambarawa Ekspress relasi Surabaya Turi – Semarang Poncol (Ekonomi AC), KA Bandara Internasional Minangkabau dan KA Commuter Bandara Soekarno – Hatta.

Selain penambahan KA, juga terdapat pengurangan frekuensi dan penghapusan kereta api seperti KA Menoreh relasi Semarang Tawang – Pasar Senen (Ekonomi AC), KA Blora Jaya relasi Bojonegoro – Semarang Poncol (Lokal) dan KA Ciremai relasi Cirebon – Cikampek – Bandung (Eksekutif Bisnis) yang mengalami pengurangan frekuensi perjalanan KA sedangkan KA Tegal Arum relasi Tegal – Pasar Senen (Ekonomi Jarak Menengah), KA Sarangan relasi Surabaya Gubeng – Madiun (Bisnis), KA Cepu Express relasi Surabaya Turi – Cepu – Semarang Poncol (Lokal), KA Arjuna relasi Surabaya Kota – Madiun dan KA Madiun Jaya relasi Madiun - Yogyakarta merupakan KA yang dihapuskan.

KA Sarangan dihapuskan karena memiliki okupansi yang rendah dan untuk relasi tersebut akan terlayani oleh KA Mutiara Selatan yang mengalami perpanjangan relasi sampai dengan Malang. KA Cepu Ekspress, KA Arjuna dan KA Madiun Jaya dihapuskan karena ketidaktersediaan sarana (KRD). Untuk KA Cepu Ekspress dapat terlayani oleh KA Tawang Jaya rangkaian panjang.

Perubahan relasi juga terjadi pada beberapa KA diantaranya KA Cirebon Express relasi Cirebon – Gambir menjadi KA TegalBahari relasi Tegal – Gambir, KA Ciremai relasi Cirebon – Cikampek – Bandungmenjadi Semarang Tawang – Cikampek – Bandung, KA Mutiara Selatan relasi Surabaya Gubeng – Bandungmenjadi Bandung – Surabaya Gubeng – Malang, KA Krakatau relasi Kediri – Kampung Bandan – MerakmenjadiBlitar – Kampung Bandan – Merak, KA Joglo Ekspres relasi Solo Balapan – Yogyakarta menjadi KA Joglokerto relasiSoloBalapan – Purwokerto, dan KA Probowangi relasi Surabaya – Banyuwangimenjadi Surabaya Gubeng – Banyuwangi.

Waktu perjalanan juga mengalami perubahan dikarenakan oleh beberapa hal diantaranya perubahan lokasi pengisian air dan pergantian kru dan dengan jumlah KA yang bertambah seperti KA Eksekutif yang sebelumnya berjumlah 14 menjadi 16 KA di tahun 2017. Adapun penambahan 2 KA Eksekutif tersebut yaitu KA Purwojaya yang dulunya merupakan KA kelas bisnis dengan relasi Gambir – Kroya – Cilacap. Selain itu, GAPEKA 2017 juga telah mengantisipasi rencana perpanjangan layanan KRL sampai dengan Rangkasbitung.

“Kami harap GAPEKA ini berjalan dengan baik dan lancar sehingga masyarakat pengguna moda kereta api dapat merasakan kenyamanan yang sesungguhnya dengan adanya KA Bandara yang terkoneksi dengan Commuter Line Jabodetabek,” tambah Prasetyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirjen Hubla: Para Nakhoda Kapal Harus Taati Aturan

Dirjen Hubla: Para Nakhoda Kapal Harus Taati Aturan

News | Minggu, 08 Januari 2017 | 13:08 WIB

Kemenhub Tambah Trayek Tol Laut dari 6 Jadi 13

Kemenhub Tambah Trayek Tol Laut dari 6 Jadi 13

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2017 | 06:06 WIB

Perizinan Online Perlancar Operasional Industri Penerbangan

Perizinan Online Perlancar Operasional Industri Penerbangan

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2017 | 06:02 WIB

Dirjen Hubla Inspeksi Penumpang Kapal Pulau Tidung

Dirjen Hubla Inspeksi Penumpang Kapal Pulau Tidung

News | Kamis, 05 Januari 2017 | 02:00 WIB

Cina Operasikan Kereta Api Tujuan London

Cina Operasikan Kereta Api Tujuan London

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 19:24 WIB

Kemenhub Tunjuk Pelaksana Tugas Kepala KSOP Muara Angke

Kemenhub Tunjuk Pelaksana Tugas Kepala KSOP Muara Angke

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 03:00 WIB

Menhub Minta Penjualan Tiket Kapal Dilakukan via Online

Menhub Minta Penjualan Tiket Kapal Dilakukan via Online

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 03:00 WIB

ASDP Siap Koordinasikan Layanan Penyeberangan di Kepulauan Seribu

ASDP Siap Koordinasikan Layanan Penyeberangan di Kepulauan Seribu

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 02:00 WIB

Menhub Libatkan Pelni dan ASDP Layani Pelayaran Muara Angke

Menhub Libatkan Pelni dan ASDP Layani Pelayaran Muara Angke

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 22:40 WIB

Akibat Insiden KM Zahro Express, Pejabat Ini Dicopot

Akibat Insiden KM Zahro Express, Pejabat Ini Dicopot

News | Senin, 02 Januari 2017 | 22:09 WIB

Terkini

PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik

PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:39 WIB

TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Implementasi ESG untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Implementasi ESG untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:19 WIB

IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor

IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:54 WIB

Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS

Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:23 WIB

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:22 WIB

Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!

Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:07 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:52 WIB

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:07 WIB

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:43 WIB

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:31 WIB