Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Petani Tembakau Minta Gubernur Ganjar Tolak Impor Tembakau

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 10 Januari 2017 | 09:01 WIB
Petani Tembakau Minta Gubernur Ganjar Tolak Impor Tembakau
Aksi damai petani tembakau di depan kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jawa Tengah, Senin (912017). [Dok APTI]

Pembahasan RUU Pertembakauan di DPR mendapatkan tekanan dari berbagai pihak, terutama penolakan sejumlah LSM yang diduga mendapatkan kucuran dana dari luar negeri. Di lain sisi, para pelaku usaha/pabrikan, asosiasi petani tembakau, petani cengkeh, kepala daerah, serta stakeholders lain dirasa belum satu suara dalam mendukung RUU Pertembakaun tersebut. Sebagaimana pantauan petani tembakau selama ini, proses pembahasan RUU Pertembakauan membutuhkan banyak dukungan seperti sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dianggap bisa mempersatukan pandangan berbagai pihak tersebut. 

“Petani tembakau meminta Gubernur Ganjar lebih memperhatikan petani tembakau yang sedang berjuang melawan berbagai ancaman dan tekanan melalui perlindungan terhadap serbuan tembakau import dengan menekan pembuat kebijakan agar pertanian tembakau bisa tetap berlangsung di Jawa Tengah,” kata Ketua Asosiasi Petani Tembakau (APTI) Jawa Tengah, Nurtantio Wisnubrata dalam aksi damai di depan kantor Gubernur Jawa Tengah Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/1/2017). 

Dalam  aksi tersebut  juga diungkapkan beberapa permasalahan yang sedang dihadapi petani tembakau, khususnya terkait masalah regulasi import tembakau dari luar negeri yang masih longgar, yang mengakibatkan jumlah tembakau import selalu meningkat setiap tahunnya. Merujuk data Kementerian Perindutrian RI menyebutkan bahwa tahun  2003 jumlah import tembakau hanya 28 ribu ton. Pada tahun 2010 sebanyak 91 ribu ton, dan pada puncaknya pada tahun  2012 mencapai 150.1 ribu ton.  

“Ini mengakibatkan pengalihan kebutuhan industri yang dulu menggunakan bahan baku lokal akan cenderung  beralih ke tembakau import sehingga import tembakau mengakibatkan ambruknya pondasi perekonomian di tingkat petani lokal di daerah sentra pertembakuan termasuk yang ada di Jawa Tengah,” ujar dia.

Oleh karena itu, APTI menuntut perlindungan kepada bapak Ganjar Pranowo agar dapat melindungi petani tembakau Indonesia khususnya dari serangan tembakau import, sehingga terciptanya regulasi yang menolak import tembakau. 

“Petani tembakau mendesak Gubernur agar lebih memperhatikan kesejahteraan petani tembakau dengan mendorong RUU Pertembakauan segera disahkan dan menolak import tembakau,” pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pajak Produk Tembakau Tahun 2015 Capai Rp173,9 Triliun

Pajak Produk Tembakau Tahun 2015 Capai Rp173,9 Triliun

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 08:58 WIB

Penerimaan Negara dari Rokok Kretek Capai Rp150 Triliun

Penerimaan Negara dari Rokok Kretek Capai Rp150 Triliun

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 19:57 WIB

Misbakhun Optimis RUU Pertembakauan Lindungi Semua Stakeholders

Misbakhun Optimis RUU Pertembakauan Lindungi Semua Stakeholders

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 19:51 WIB

MA Perintahkan Menperin Cabut Peta Jalan Produksi Rokok

MA Perintahkan Menperin Cabut Peta Jalan Produksi Rokok

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 15:13 WIB

Petani Tuntut Pemerintah Tolak Modal Asing di Industri Tembakau

Petani Tuntut Pemerintah Tolak Modal Asing di Industri Tembakau

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 17:07 WIB

PKB Minta Kenaikan Tarif Cukai Rokok Tak Matikan Rokok Kretek

PKB Minta Kenaikan Tarif Cukai Rokok Tak Matikan Rokok Kretek

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 18:57 WIB

Misbakhun Kritik Menkeu Jangan Kaitkan Cukai Rokok dan Kesehatan

Misbakhun Kritik Menkeu Jangan Kaitkan Cukai Rokok dan Kesehatan

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 13:32 WIB

Sepanjang 2007-2016, Pemerintah Tutup 3.915 Pabrik Rokok

Sepanjang 2007-2016, Pemerintah Tutup 3.915 Pabrik Rokok

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 22:05 WIB

PKB Dorong Kepemilikan Asing di Industri Rokok Nol Persen

PKB Dorong Kepemilikan Asing di Industri Rokok Nol Persen

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 17:43 WIB

Anggota DPR Ungkap Info Penting dalam RUU Pertembakauan

Anggota DPR Ungkap Info Penting dalam RUU Pertembakauan

DPR | Kamis, 25 Agustus 2016 | 18:31 WIB

Terkini

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB

RI Bakal Punya Pusat Riset Timah di Bangka

RI Bakal Punya Pusat Riset Timah di Bangka

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gegara Pelemahan Rupiah, Harga AC dan TV Langsung Naik

Gegara Pelemahan Rupiah, Harga AC dan TV Langsung Naik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:05 WIB

Pegadaian Semarang Luncurkan BCC 2026 di UNNES, Lebih dari 1.000 Mahasiswa Hadir

Pegadaian Semarang Luncurkan BCC 2026 di UNNES, Lebih dari 1.000 Mahasiswa Hadir

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:58 WIB