Gedung Sekolah di Pidie Jaya Mulai Dipakai Mengajar

Adhitya Himawan

Selasa, 31 Januari 2017 | 06:47 WIB
Gedung Sekolah di Pidie Jaya Mulai Dipakai Mengajar
Konstruksi gedung sekolah di Pidie Jaya, Aceh, telah rampung. [Dok Kementerian PUPR]

Pasca bencana gempa yang mengguncang Provinsi Aceh pada 7 Desember 2017, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sejak Desember 2016 telah melakukan pembangunan sekolah sementara pada 13 lokasi prioritas di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireun. Lokasi-lokasi tersebut sudah lebih dahulu siap karena telah dilakukan pembersihan oleh TNI dan telah melalui verifikasi teknis oleh tim dari Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.

Sekolah sementara dibangun untuk menggantikan sekolah dan madrasah yang hancur akibat gempa bumi. Sementara pembangunan sekolah permanennya akan dilakukan tahun ini.

Pada akhir Januari 2017, sebanyak 12 sekolah sementara di Kabupaten Pidie Jaya dan 1 sekolah sementara di Kabupaten Bireun sudah dapat dimanfaatkan untuk proses belajar dan mengajar. Tiga belas sekolah tersebut yakni SDN Masjid Trienggadeng, SDN Tampui, SMPN 4 Tampui, SDN Pulandok Tunong, PAUD Kasih Ibu, SD Malim Dagang, SMK 1 Bandar Baru, SMKN 1 Bandar Dua, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Paru Bandar Baru, SMP 3 Bandar Baru Jiem Jiem, SDN Jiem Jiem, SMPN 2 Panteraja dan SMPN 1 Samalanga (Kabupaten Bireun).

Disamping 13 sekolah diatas, beberapa sekolah sementara tambahan yang dibangun kemudian, juga sudah bisa digunakan yakni SDN 3 Meureudu, MTSN Meureudu, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Trienggadeng, dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ulumul Quran Pangwa.

Sementara sisanya ditargetkan bisa difungsikan pada pertengahan Februari 2017 yaitu SD Peudeuk Tunong, MIN Beuracan, MTSN Pangwa, SDN Muka Blang Panteraja, MIN 1 Panteraja, dan MAS Panteraja, Raudhatul Athfal atau Taman Kanak-Kanak An Nur Pangwa.

Selain ruang kelas, juga dibangun fasilitas pendukung lainnya seperti toilet, ruang guru, perpustakaan, mushola dan laboratorium.

Konstruksi yang digunakan adalah pengembangan dari teknologi RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) yang telah dikenal sebagai teknologi bangunan tahan gempa. Selain itu pengerjaannya dilakukan dengan sistem modular sehingga dapat dibongkar pasang, dan apabila sekolah permanen sudah terbangun, modul-modul dapat disimpan untuk digunakan kembali bila diperlukan.

"Pembangunan sekolah sementara menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana (Risha) dengan sistem modular sehingga bisa lebih cepat penyelesaiannya," kata Ketua Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh yang juga Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga dalam keterangan resmi, Senin (30/1/2017).

baca juga

Ditambahkannya pembangunan sekolah sementara perlu dilakukan cepat, guna memulihkan psikologis siswa agar tak mengalami trauma berkepanjangan.

Sementara itu Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman dan Perumahan (Puskim) Kementerian PUPR yang juga aggota Satgas Rehab & Rekon Aceh, Professor Arief Sabarrudin usia menjadi pembicara di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (27/1), mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Kementerian PUPR bukan hanya pembangunan fisik semata. Namun turut membangun rasa optimis dan memperbaiki psikologis para siswa untuk dapat belajar dengan tenang tanpa merasa tertekan.

Oleh karenanya walaupun sifatnya sementara, namun bangunan sekolah sementara akan memberikan rasa aman karena bangunan sementara tersebut memiliki konstruksi tahan gempa. Untuk itu pihaknya pun meminta dinding sekolah di cat dengan warna dan motif ornamen yang lembut.

"Karena kami percaya bahwa bangunan bisa berkontribusi memperbaiki psikologi traumatik korban bencana," tegas Arief.

Kepala Sekolah SDN Jiem-Jiem Burhan menceritakan bahwa gempa telah mengakibatkan semua ruang kegiatan belajar di sekolahnya roboh termasuk kantor dan perpustakaan. "Kami sempat terganggu aktifitas belajar mengajar selama beberapa minggu namun berkat kesigapan pemerintah sekarang kami sudah dapat kembali melakukan kegiatan belajar mengajar," tutur Burhan saat ditemui di sekolahnya. Burhan mengatakan kondisi sekolah sementara yang dibangun oleh Kementerian PUPR kualitasnya bagus.

BUMN yang terlibat dalam konstruksi yakni PT. Waskita Karya, PT. Hutama Karya, PT. Adhi Karya, PT. Nindya Karya, PT. Wijaya Karya, PT. Brantras Abipraya, dan PT. PP. Sementara sebagai konsultan pengawas yaitu PT. Yodya Karya, PT. Bina Karya dan PT. Virama Karya.

Selain sekolah sementara, Kementerian PUPR sesuai perintah Presiden RI Joko Widodo juga ditugaskan untuk melakukan pembangunan kembali Masjid At-Taqarub di Kabupaten Pidie Jaya, yang telah groundbreaking pada 15 Desember 2016. Disamping itu juga saat ini juga telah dimulai pembangunan ruang sementara untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya, dimana tahap desain sudah selesai dan memasuki tahap pembersihan lahan di lokasi rencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Naskah Akademik RUU Sumber Daya Air Diserahkan ke Komisi V DPR

Naskah Akademik RUU Sumber Daya Air Diserahkan ke Komisi V DPR

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 06:40 WIB

Pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta Dimulai 2018

Pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta Dimulai 2018

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 09:29 WIB

Inilah Rangkaian Capaian Pembangunan Infrastruktur 2016

Inilah Rangkaian Capaian Pembangunan Infrastruktur 2016

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 19:31 WIB

Menteri PUPR Optimis Jalan Trans Papua Tersambung 2019

Menteri PUPR Optimis Jalan Trans Papua Tersambung 2019

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 18:50 WIB

Kementerian PUPR Bangun 4 Overpass di Tahun Ini

Kementerian PUPR Bangun 4 Overpass di Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 18:41 WIB

Basuki: Butuh Sinergi untuk Bangun Infrastruktur

Basuki: Butuh Sinergi untuk Bangun Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 18:23 WIB

Perbaikan Jembatan Cisomang untuk Hentikan Pergerakan Tanah

Perbaikan Jembatan Cisomang untuk Hentikan Pergerakan Tanah

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2017 | 15:02 WIB

Menteri Basuki: Hasil Penelitian Balitbang PUPR Harus Lebih Murah

Menteri Basuki: Hasil Penelitian Balitbang PUPR Harus Lebih Murah

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2017 | 14:58 WIB

Teknologi CMP akan Dipakai di Gerbang Tol Brebes Timur

Teknologi CMP akan Dipakai di Gerbang Tol Brebes Timur

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 12:31 WIB

Kementerian PUPR Konservasi 3 Pantai di Bali

Kementerian PUPR Konservasi 3 Pantai di Bali

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 12:14 WIB

Terkini

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:54 WIB

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:25 WIB

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:24 WIB

×