Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Teknologi CMP akan Dipakai di Gerbang Tol Brebes Timur

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 25 Januari 2017 | 12:31 WIB
Teknologi CMP akan Dipakai di Gerbang Tol Brebes Timur
Wapres Jusuf Kalla meresmikan Overpass Antapani di Bandung, Jawa Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Deddy Mizwar serta Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meresmikan Overpass Pelangi Antapani di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (24/1/2017).

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dalam sambutannya mengatakan, penggunaan teknologi Corrugated Mortarbusa Pusjatan (CMP) sebenarnya teknologi lama yang dimodernisasi menjadi lebih ringan, lebih murah, dan cepat dalam pengerjaannya. Dengan teknologi yang inovatif ini kata Wapres Jusuf Kalla, tentunya akan menghemat anggaran negara yang terbatas. "Apabila ini berhasil dan terus berlanjut, maka tentu akan banyak dilakukan penghematan. Kita akan membangun 1.000 overpass sejenis pada perlintasan kereta api sebidang," tuturnya.

Overpass Pelangi Antapani ini merupakan pilot project hasil inovasi anak bangsa dengan menggunakan teknologi CMP yang baru pertama kali diterapkan di Indonesia. Penggunaan teknologi ini menghasilkan karya yang lebih murah 70 persen dibandingkan pembangunan jembatan konvensional yang menggunakan beton bertulang, lebih cepat pelaksanaannya 50 persen, yakni hanya 6 bulan sementara jika dibandingkan konstruksi beton umumnya yang memakan waktu 12 bulan.

 

Disamping itu juga memiliki nilai estetis dimana pada Overpass Pelangi, seniman lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), John Martono, dilibatkan dalam menghias dinding overpass tersebut sehingga terlihat indah dan manusiawi, tidak seperti jembatan lain yang terkesan masif.

Pembangunan overpass ini sendiri bertujuan untuk mengatasi kemacetan yang setiap hari terjadi di persimpangan Jalan Terusan Jakarta dan Jalan Kiaracondong, terlebih pada jam sibuk pagi dan sore hari serta akhir pekan.

Sementara Menteri Basuki yang ditemui usai acara mengatakan teknologi CMP akan digunakan lebih luas lagi, antara lain untuk mengatasi kemacetan pada 4 perlintasan sebidang kereta api setelah keluar gerbang tol Brebes Timur, Jawa Tengah tepatnya di Dermoleng, Klonengan, Kesambi dan Kretek di Jawa Tengah.

Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan bahwa hari ini sangat istimewa dan menggembirakan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR karena Kota Bandung menjadi kota metropolitan pertama yang dipilih untuk penerrapan teknologi CMP.

“Belum diresmikan saja sudah ribuan orang yang ber-foto sehingga menjadi ikon baru Kota Bandung”kata Ridwan Kamil.

Apresiasi kepada Kementerian PUPR juga disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, sekaligus mengharapkan agar proyek infrastruktur PUPR lainnya di Provinsi Jawa Barat seperti Jalan Tol Cisumdawu dapat segera dirampungkan dan difungsikan.

Kelebihan Teknologi CMP

CMP sendiri adalah teknologi yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Balitbang Kementerian PUPR. Teknologi ini merupakan pengembangan teknologi timbunan ringan mortar busa dengan struktur baja bergelombang.

Baja struktur yang digunakan berbentuk corrugated atau armco dengan tiga jumlah bentang. Panjang untuk bentang tengah adalah 22 meter dengan tinggi ruang bebas vertikal 5,1 meter dan lebar bentang lainnya (u-turn) adalah 9 meter.

Kelebihan lainnya dari teknologi CMP adalah bentangan konstruksi jembatan yang panjang dimana lengkungannya dapat mencapai 36 meter sehingga mampu mengakomodir hingga 8 lajur kendaraan dibawah jembatan. Pelaksanaan konstruksi CMP juga tidak mengharuskan penutupan jalur kendaraan, sehingga memberikan dampak yang sangat kecil terhadap kemacetan di sekitar lokasi konstruksi. Konsumsi bahan alam dalam konstruksi jauh lebih rendah dibandingkan konstruksi dengan teknologi beton sehingga ramah lingkungan.

Teknologi mortar busa ini digunakan sebagai pengganti timbunan tanah, atau sub base yang biasanya dipakai tanpa memerlukan lahan yang lebar karena dapat dibangun tegak dan tidak memerlukan dinding penahan serta tidak perlu alat pemadat karena dapat memadat dengan sendirinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Konservasi 3 Pantai di Bali

Kementerian PUPR Konservasi 3 Pantai di Bali

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 12:14 WIB

Overpass Antapani Diberi Nama Jembatan Layang Pelangi

Overpass Antapani Diberi Nama Jembatan Layang Pelangi

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 14:57 WIB

Wapres Jusuf Kalla akan Resmikan Overpass Antapani di Bandung

Wapres Jusuf Kalla akan Resmikan Overpass Antapani di Bandung

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 07:01 WIB

Kementerian PUPR Siapkan Jalan Pintas Bedugul-Buleleng

Kementerian PUPR Siapkan Jalan Pintas Bedugul-Buleleng

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 06:45 WIB

Menteri Basuki Tinjau Fasilitas Pengendalian Pantai di Bali

Menteri Basuki Tinjau Fasilitas Pengendalian Pantai di Bali

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 13:25 WIB

Wapres Jusuf Kalla Resmikan Rusunawa Ponpes Ulum Maros

Wapres Jusuf Kalla Resmikan Rusunawa Ponpes Ulum Maros

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 13:18 WIB

Kementerian PUPR Inisiasi Pusat Data Jalan Terintegrasi

Kementerian PUPR Inisiasi Pusat Data Jalan Terintegrasi

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 13:03 WIB

Kemenhub Perhatikan Perbaikan Jembatan Cisomang

Kemenhub Perhatikan Perbaikan Jembatan Cisomang

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 20:19 WIB

Tahun Ini Anggaran Infrastruktur Sebesar Rp387 Triliun

Tahun Ini Anggaran Infrastruktur Sebesar Rp387 Triliun

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 19:22 WIB

Pemerintah Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Sampai Perbatasan

Pemerintah Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Sampai Perbatasan

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 19:14 WIB

Terkini

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:52 WIB

Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang

Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:32 WIB

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:27 WIB

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:56 WIB

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:04 WIB