Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Mendag: Seimbangkan Harga Produsen dan Konsumen

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 01 Februari 2017 | 15:15 WIB
Mendag: Seimbangkan Harga Produsen dan Konsumen
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. [Antara/Agus Setyawan]

Salah satu amanat Presiden Joko Widodo untuk menstabilkan harga menjadi prioritas kerja Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Secara nasional, fluktuasi harga dalam keadaan normal. Harga di pasar dijaga agar tidak terlalu tinggi dan mudah dijangkau masyarakat sementara harga di tingkat petani tetap stabil sehingga tidak merugikan petani. Stabilitas harga diterjemahkan dalam kerangka menjaga keseimbangan harga di tingkat prdusen dan konsumen.

Demikian ditegaskan Mendag Enggartiasto Lukita di depan Presiden Joko Widodo dalam peresmian Pasar Sambi di Boyolali, Jawa Tengah, Senin (30/1/2017). Presiden Joko Widodo hadir langsung meresmikan program revitalisasi pasar ini. Selama lima tahun, Presiden bertekad merevitalisasi sebanyak 5 ribu pasar rakyat di seluruh Indonesia.

“Harga tidak boleh turun terlalu tajam agar tidak merugikan petani. Kita harus mencari harga yang seimbang antara harga perolehan petani dan harga jual,” tegas Mendag.

Kepada Presiden, Mendag menyampaikan revitalisaasi Pasar Sambi dilakukan selama setahun dengan dana APBN sebesar Rp 6 miliar. Total pedagang di Pasar Sambi sebanyak 572 orang, meliputi pedagang los 314 orang, pedagang pelataran 194 orang, pedagang kios baru 29 orang, dan pedagang yang menempati kios lama 35 orang,

Keberadaan pasar yang memiliki luas lahan 4.959 m2 dan luas bangunan 4.539 m2 itu dianggap dapat mendorong perekonomian daerah dan merupakan aset daerah. Tidak hanya bernilai ekonomi, Pasar Sambi didesain bernilai sosial dan budaya. Ditegaskan Mendag, secara umum, pasar rakyat memiliki peran strategis dan daya tahan yang kuat menghadapi goncangan ekonomi, baik lokal maupun global.

"Distribusi barang kebutuhan pokok, stabilitas harga, dan ketersediaan barang kebutuhan pokok mempunyai peranan yang sangat strategis dalam perekonomian nasional. Salah satu perannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Boyolali,” jelas Mendag.

Program revitalisasi pasar rakyat merupakan langkah penting yang diambil pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Mendag juga menekankan pentingnya penguatan perdagangan dalam negeri yang efisien dan harus terus dilakukan untuk meningkatkan daya saing pasar domestik.

Kemendag berupaya meningkatkan citra pasar rakyat mampu tumbuh dan berkembang bersama-sama dengan pasar dan toko modern denganmenetapkan Prototipe Pasar Tipe A sampai dengan Tipe D. Kemendag juga membangun pasar rakyat yang dilaksanakan melalui Dana Alokasi Khusus dan Tugas Pembantuan.

Mendag menyampaikan bahwa selain revitalisasi pasar rakyat, Kemendag telah memberikan dukungan fasilitasi bantuan sarana usaha perdagangan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Boyolali pada 2016. Bantuan sarana usaha tersebut berupa 50 unit gerobak dagang, 75 unit tenda, dan 100 unit sepeda rombong jamu. Fasilitasi tersebut diharapkan dapat mendorong peran dan komitmen pemda dalam melaksanakan pemberdayaan usaha mikro kecil sektor perdagangan di wilayahnya.

Bagi pelaku usaha mikro kecil juga diharapkan tidak hanya berorientasi usaha jangka pendek, tapi juga berorientasi wirausaha untuk terus maju dan berkembang. Menjadi pelaku usaha yang berdaya saing dan produktif dengan mengedepankan kebersihan, ketertiban, kejujuran dan keamanan konsumen.

Luncurkan KITE IKM

Usai peresmian pasar, Mendag mendampingi Presiden Jokowi bersama Menteri Kabinet Kerja untuk meluncurkan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM) di sentra kerajinan logam Desa Tumang. Dalam kunjungan tersebut, Mendag juga meninjau stan pameran khusus produk yang ada di wilayah Kabupaten Boyolali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemendag Sediakan Fasilitas IDDC untuk Genjot Ekspor

Kemendag Sediakan Fasilitas IDDC untuk Genjot Ekspor

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 15:09 WIB

Jokowi Tidak Mau Pasar Rakyat Kalah dengan Pasar Modern

Jokowi Tidak Mau Pasar Rakyat Kalah dengan Pasar Modern

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 17:10 WIB

Jokowi Tak Mau Pasar Tradisional Kalah dengan Mal

Jokowi Tak Mau Pasar Tradisional Kalah dengan Mal

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 13:31 WIB

Jokowi Resmikan Pasar Rakyat Sambi di Boyolali

Jokowi Resmikan Pasar Rakyat Sambi di Boyolali

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 13:07 WIB

Putaran Ke-2, Perundingan IEU CEPA Perlihatkan Kemajuan

Putaran Ke-2, Perundingan IEU CEPA Perlihatkan Kemajuan

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 07:39 WIB

Para Menteri WTO Perkuat Sistem Perdagangan Multilateral

Para Menteri WTO Perkuat Sistem Perdagangan Multilateral

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 09:41 WIB

Mendag Klaim Revolusi Mental Angkat Perekonomian Indonesia

Mendag Klaim Revolusi Mental Angkat Perekonomian Indonesia

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 16:28 WIB

Surplus Perdagangan 2016 Tertinggi Selama 5 Tahun Terakhir

Surplus Perdagangan 2016 Tertinggi Selama 5 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 17:36 WIB

Arab Health 2017 Ajang Pembuktian Produk Alat Kesehatan Indonesia

Arab Health 2017 Ajang Pembuktian Produk Alat Kesehatan Indonesia

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2017 | 14:15 WIB

Ini Jurus Kemendag Jaga Stabilitas Harga Gula

Ini Jurus Kemendag Jaga Stabilitas Harga Gula

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 15:08 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB