Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Presiden Jokowi: Jangan Lagi Ada 'Pemerasan' di Era Globalisasi

Reza Gunadha, Erick Tanjung

Sabtu, 25 Februari 2017 | 06:00 WIB
Presiden Jokowi: Jangan Lagi Ada 'Pemerasan' di Era Globalisasi
Presiden Jokowi membukaTanwir Muhammadiyah di Ambon, Maluku, Jumat (24/2/2017). [Dok Biro Pers Setpres]

Suara.com - Presiden RI Joko Widodo meminta birokrasi Indonesia terus berbenah, agar bisa menarik lebih banyak investor asing. Kalau tidak, dunia usaha nasional bakal tergerus dan ditinggalkan pada era globalisasi.

“Investor, pada era globalisasi saat ini, punya banyak pilihan. ’Saya tidak dilayani di Indonesia, saya bisa pergi ke tempat, negara lain’ begitu prinsip investor sekarang,” kata Jokowi, ketika berpidato membuka Rapat Koordinasi Nasional Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2017, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Jumat (24/2/2017).

Ia mengatakan, birokrasi perlu membangun kepercayaan dan  persepsi positif di mata investor. Iklim investasi yang sehat juga akan berperan penting dalam meningkatkan investasi.

Karenanya, ekses dalam birokrasi yang masih ada harus segera dieliminasi sehingga investor asing mau berinvestasi.

“Kekayaan yang dipunyai Indonesia, tapi kalau persepi (birokrasi) jelek, ya sulit. Harus membangun kepercayaan. Untuk level daerah juga sama. Saya blak-blakan saja, kalau melayani investor masih minta ’amplop’, masih meras-meras, ya lupakan,” tegasnya.

Selain itu, dia menerangkan bahwa Indonesia juga harus bergerak cepat dalam mengikuti perkembangan global. Persaingan antar negara tidak bisa dihindari karena semua negara berebut investasi.

“Konsekuensinya adalah di dunia sekarang dalam persaingan antarnegara, bukan lagi besar kalahkan kecil. Bukan yang kuat, tapi yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Yang lambat kalah, ini yang perlu saya ingatkan karena investasi ini diperlukan," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mengikuti standar nasional yang telah disusun dalam hal regulasi di bidang investasi. Presiden menginginkan adanya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah agar iklim investasi menjadi kompetitif.

“Kita ini NKRI jangan terpecah belah karena aturan, daerah, atau kelompok bikin standar sendiri. Tolong ikuti standar nasional yang sudah kita susun, kalau mau kompetitif di kelas dunia,” tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Terima Gelar Kehormatan Adat Maluku

Presiden Jokowi Terima Gelar Kehormatan Adat Maluku

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 16:13 WIB

PM Australia Antusias Tunggu Kedatangan Jokowi Esok

PM Australia Antusias Tunggu Kedatangan Jokowi Esok

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 14:28 WIB

Fadli Zon Surati Jokowi Soal Tuntutan GNPF MUI

Fadli Zon Surati Jokowi Soal Tuntutan GNPF MUI

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 14:05 WIB

Jokowi: Hampir Semua Negara Kaya Memulai dari Reformasi Agraria

Jokowi: Hampir Semua Negara Kaya Memulai dari Reformasi Agraria

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 13:37 WIB

Buka Tanwir Muhammadiyah, Jokowi Singgung Keadilan Sosial

Buka Tanwir Muhammadiyah, Jokowi Singgung Keadilan Sosial

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 13:13 WIB

Jokowi Optimis Proyek MRT Bisa Beroperasi Maret 2019

Jokowi Optimis Proyek MRT Bisa Beroperasi Maret 2019

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 09:03 WIB

Terkini

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:24 WIB

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×