Jokowi Perintahkan Infrastruktur Maluku Utara Dibangun

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 28 Februari 2017 | 16:22 WIB
Jokowi Perintahkan Infrastruktur Maluku Utara Dibangun
Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja di Ambon, Maluku. [Foto Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan pentingnya fokus pembangunan setiap daerah untuk mengembangkan produk unggulan yang ada di daerah masing-masing. Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas mengenai evaluasi proyek strategis nasional dan program prioritas di provinsi Maluku Utara di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (28/2/2017).

"Saya ingin menekankan lagi yang sudah sering saya sampaikan dalam beberapa kesempatan bahwa setiap daerah dan provinsi harus fokus untuk mengembangkan apa yang menjadi unggulannya di daerah itu," kata Jokowi.

Kepala Negara kemudian memberikan contoh kawasan Sunnylands di California yang fokus pada pengembangan wisata golf hingga menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di dunia. Hal yang sama juga hendak dilakukan di sejumlah provinsi di Indonesia salah satunya, Maluku Utara. Sebab, Maluku Utara sebagai provinsi kepulauan diyakini memiliki potensi untuk berkompetisi di tingkat regional maupun global.

"Saya melihat Maluku Utara memiliki potensi sektor unggulan yang bisa dioptimalkan lagi baik lautan, perikanan, maupun industri pengolahan serta sektor pariwisata," ujar dia.

Selain itu, berdasarkan data yang diterima, pertumbuhan ekonomi tahun 2016 di Maluku Utara berjalan dengan baik hingga mencapai angka 5,7 persen. Walaupun demikian, masih banyak hal yang perlu didukung pemerintah pusat guna mencapai kemajuan pembangunan di Maluku Utara. Di antaranya pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) Morotai yang disinggung Presiden dalam rapat tersebut.

"Saya kira dukungan infrastruktur, baik pelabuhan, pembangkit listrik, gudang penyimpanan logistik serta cold storage ini diperlukan," tambah Jokowi.

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berkarakter tak lupa menjadi perhatian Presiden. Hal tersebut dimaksudkan untuk mempersiapkan SDM yang berdaya saing.

"Pendidikan dan pelatihan vokasional sehingga kita bisa memperoleh SDM yang lebih berkualitas dan berkarakter," tandas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Minta Tiap Provinsi Punya Sektor Ekonomi Unggulan

Jokowi Minta Tiap Provinsi Punya Sektor Ekonomi Unggulan

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 15:35 WIB

Farewell Tax Amnesty Akan Dihadiri 12 Ribu Pengunjung

Farewell Tax Amnesty Akan Dihadiri 12 Ribu Pengunjung

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 14:34 WIB

Belum Ada Laporan, Polisi Proaktif Telusuri Akun Penghina Jokowi

Belum Ada Laporan, Polisi Proaktif Telusuri Akun Penghina Jokowi

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 13:03 WIB

Jokowi Ingatkan Jangan Sampai Ada Kasus Gizi Buruk Lagi

Jokowi Ingatkan Jangan Sampai Ada Kasus Gizi Buruk Lagi

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 12:55 WIB

Ini Rincian Agenda Jokowi Sambut Raja Salman

Ini Rincian Agenda Jokowi Sambut Raja Salman

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 09:20 WIB

Ketemu Utusan Sekjen PBB, Jokowi Bahas Cegah Kekerasan Pada Anak

Ketemu Utusan Sekjen PBB, Jokowi Bahas Cegah Kekerasan Pada Anak

News | Senin, 27 Februari 2017 | 16:19 WIB

Diduga Hina Jokowi, Muncul Petisi untuk Tangkap Perempuan Ini

Diduga Hina Jokowi, Muncul Petisi untuk Tangkap Perempuan Ini

Tekno | Senin, 27 Februari 2017 | 09:00 WIB

Hina Presiden Jokowi, Akun Perempuan Ini 'Diserang' Netizen

Hina Presiden Jokowi, Akun Perempuan Ini 'Diserang' Netizen

Tekno | Senin, 27 Februari 2017 | 06:03 WIB

Ini Resep Jokowi Supaya Proyek Infrastruktur Tidak Mangkrak

Ini Resep Jokowi Supaya Proyek Infrastruktur Tidak Mangkrak

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 21:13 WIB

Jokowi Jelaskan Alasannya Ngotot 35 Ribu MW Harus Tercapai

Jokowi Jelaskan Alasannya Ngotot 35 Ribu MW Harus Tercapai

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 20:56 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×