Hina Presiden Jokowi, Akun Perempuan Ini 'Diserang' Netizen

Reza Gunadha

Senin, 27 Februari 2017 | 06:03 WIB
Hina Presiden Jokowi, Akun Perempuan Ini 'Diserang' Netizen
Presiden RI Joko Widodo memakai busana adat Maluku (tengah), diapit oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmayanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto ini menjadi objek hinaan oleh seorang pengguna Facebook. [Net]

Suara.com - Seorang netizen yang memiliki akun Indrisantika Kurniasari di laman jejaring sosial Facebook, membuat dunia maya heboh.

Kehebohan itu terjadi setelah akun Facebook tersebut mengunggah tulisan yang dianggap netizen sebagai penghinaan terhadap pakaian adat Maluku dan Presiden RI Joko Widodo.

Dalam akunnya, Indrisantika mengunggah foto Presiden Jokowi tengah memakai pakaian adat Maluku. Busana itu berupa jubah berwarna dasar putih, yang dipadupadankan dengan motif emas, hitam, serta merah.

Jokowi juga memakai penutup kepala yang warnanya serasi dengan busana. Selain itu, ia juga memegang tongkat komando. Dalam foto itu, Jokowi berada di tengah, diapit oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmayanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Foto itu sebenarnya tak bermasalah, seandainya akun Indrisantika tidak memberikan tulisan keterangan foto yang dinilai provokatif. Ia mempertanyakan berasal dari manakah baju adat tersebut sembari menyebut Presiden Jokowi sebagai "raja kodok".

Akun Indrisantika juga menuding Presiden Jokowi sengaja memakai busana seperti itu untuk menyaingi Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, yang akan datang mengunjungi Indonesia awal Maret 2017.

"Status" provokatif itu diunggah akun Indrisantika, Jumat (24/2). Namun, unggahan itu baru menggegerkan jagad maya setelah diunggah ulang akun Instagram terkenal, @lambe_turah, Sabtu (25/2) pekan lalu.

"Dear Ibu Indriasantika Kurniasari yang terhormat. Baju yang dipakai pak Jokowi adalah baju adat raja-raja di tanah Maluku. Pak Jokowi datang untuk dinobatkan sebagai bagian dari masyarakat Maluku. Kalau ibu tidak tahu Maluku itu Indonesia bagian mana, ibu buka saja peta?" tulis akun lambe_turah.

Presiden Joko Widodo mendapat anugerah gelar 'Upu Kaletia Kenalean Dantul Po Deyo Routnya Hnulho Maluku' yang artinya 'Bapak Pemimpin Besar yang Peduli Terhadap Kesejahteraan Hidup Masyarakat Adat Maluku' dari Majelis Latupati Maluku," terang akun lambe_turah lagi.

baca juga

Netizen yang mengetahui unggahan tersebut turut marah, dan ramai-ramai mengecam akun Indrisantika. Namun, Minggu (26/2), unggahan itu dihapus oleh pemilik akun Indrisantika.

"Postingan yang 'hina' Presiden Joko Widodo dihapus ya mpok Indri..? Masih tinggal di Indonesia kan? Cukup tau diri kan masih warga negara Indonesia? Masih cari makan di NKRI kan? siapa presidennya tahu kan?#IndrisantikaKurniasari" tulis akun Facebook Bonar Hutapea.

Hingga berita ini diunggah, Senin (27/2), 83.928 pengguna Facebook membicarakan dalam nada mengecam unggahan akun Indrisantika Kurniasari tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Resep Jokowi Supaya Proyek Infrastruktur Tidak Mangkrak

Ini Resep Jokowi Supaya Proyek Infrastruktur Tidak Mangkrak

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 21:13 WIB

Jokowi Jelaskan Alasannya Ngotot 35 Ribu MW Harus Tercapai

Jokowi Jelaskan Alasannya Ngotot 35 Ribu MW Harus Tercapai

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 20:56 WIB

BKPM: Investor Australia Berminat Investasi 5 Miliar Dolar AS

BKPM: Investor Australia Berminat Investasi 5 Miliar Dolar AS

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 20:33 WIB

Pusing Bicara Politik, Jokowi Pilih Bicara Ekonomi dengan WNI

Pusing Bicara Politik, Jokowi Pilih Bicara Ekonomi dengan WNI

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 15:39 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×