Ini Resep Jokowi Supaya Proyek Infrastruktur Tidak Mangkrak

Adhitya Himawan Suara.Com
Minggu, 26 Februari 2017 | 21:13 WIB
Ini Resep Jokowi Supaya Proyek Infrastruktur Tidak Mangkrak
Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Australia. [Foto Laily Rachev - Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah memang tengah gencar membangun infrastruktur jalan tol. Tujuannya untuk menekan biaya logistik sehingga harga barang dan jasa akan semakin murah di berbagai wilayah Indonesia.

"Dengan adanya banyak jalan bebas hambatan, maka harga-harga barang akan semakin murah," kata Jokowi saat bertemu dengan sejumlah WNI di Sydney, Australia, Minggu (26/2/2017). Pertemuan tersebut didokumentasikan dalam bentuk video melalui akun twitter resmi Presiden Joko Widodo.

Jokowi mencontohkan proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera. Banyak yang bersikap sinis kepadanya bahwa proyek itu hanyalah akan sekedar peletakan batu pertama (groundbreaking). "Ya silakan saja tidak percaya. Saya ada fotonya. Saya sering datang kesana dan cek setiap saat. Bagi yang tidak percaya, silakan datang ke Lampung dan Palembang," ujar Jokowi.

Jokowi menegaskan dirinya selalu mengawasi pengerjaan proyek-proyek infrastruktur besar di tanah air. Dengan demikian, pemerintah, BUMN ataupun swasta yang sedang mengerjakan proyek infrastruktur tersebut senantiasa merasa diawasi. Dengan demikian, Jokowi memastikan tak akan ada proyek infrastruktur yang mangkrak di era pemerintahannya. "Nanti kalau sudah 5 tahun, baru kita ukur sudah berapa kilometer jalan tol yang sudah kita bangun," jelas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Sepanjang Indonesia merdeka sejak tahun 1945 hingga kini, Indonesia hanya memiliki 830 kilometer jalan tol baru.

Untuk pembangunan jalur kereta api, Jokowi menyesalkan lambatnya keputusan politik untuk memulai pembangunan jalur kereta api di Sulawesi. Padahal pembahasan proyek itu sudah dilakukan pemerintah selama bertahun-tahun. Namun karena tak ada keputusan yang diambil, proyek tersebut tak kunjung bisa dieksekusi.

Jokowi mengakui kebutuhan pendanaan pembangunan infrastruktur dalam 5 tahun mencapai Rp5400 triliun. Sementara APBN Indonesia hanya bisa mengalokasikan Rp1500 triliun. Oleh sebab itulah, Jokowi menggandeng swasta maupun skema kemitraan pemerintah dengan swasta. "Kalau cuma andalkan APBN, sampai kiamat infrastruktur kita tidak akan bisa kita miliki. Padahal rakyat membutuhkan itu," ujar Jokowi.

Baca Juga: Jokowi Jelaskan Alasannya Ngotot 35 Ribu MW Harus Tercapai

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI