Jokowi Ingatkan Jangan Sampai Ada Kasus Gizi Buruk Lagi

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 28 Februari 2017 | 12:55 WIB
Jokowi Ingatkan Jangan Sampai Ada Kasus Gizi Buruk Lagi
Presiden Jokowi bertemu sejumlah WNI di Australia. [Foto Laily Rachev - Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo meminta semua jajarannya mulai tingkat pusat hingga daerah untuk menangani permasalahan kesehatan di masyarakat. Dia bahkan mengingatkan agar ke depan jangan ada lagi kasus anak gizi buruk.

"Jangan sampai masih ada yang namanya gizi buruk, tidak. Mudah-mudahan tidak ada, ini yang harus kita selesaikan. Ada satu orang saja di sebuah daerah, dua orang, tiga orang, harus ditangani sebaik-baiknya. Informasi harus baik, kita harus berada pada track yang benar, harus on track," kata Jokowi saat membuka Rakernas Kesehatan 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Dalam pembukaan Rakernas Kesehatan bertema “Integrasi Pusat dan Daerah dalam Pelaksanaan Pendekatan Keluarga untuk Mewujudkan Indonesia Sehat” ini Jokowi mengklaim Indonesia saat ini adalah negara pada posisi penapatan menengah. Maka dari itu, kasus seperti gizi buruk harusnya menjadi masa lalu, namun kenyataannya hingga sekarang masih ada.

Hal ini, kata Jokowi, karena pemerintah tidak fokus pada penanganan permasalahan kesehatan masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya.

"Percuma kita bersaing, mau berkompetisi dengan negara lain kalau keadaan seperti ini masih ada. Saya sampaikan ke Menteri Kesehatan, jangan sampai ada lagi hal-hal seperti ini di negara kita. Ini persoalan yang sebetulnya bisa kita selesaikan," ujar dia.

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak dokter, bidan dan tenaga kesehatan untuk menangani permasalahan kesehatan di masyarakat, khususnya gizi buruk pada anak. Maka dari itu ia memerintahkan Kementerian Kesehatan dan instansi terkait untuk menangani permasalahan tersebut.

"Kita semua tahu bagaimana mencegahnya, semua dokter, semua bidan harus bekerja. Inilah beban yang harus kita selesaikan apabila kita ingin pada tahun 2045 masuk ke-5 besar, sebagai negara dengan PDB terbesar," tutur dia.

Menghadapi kompetisi global, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta masalah angka kematian, angka orang miskin, dan penyakit yang masih dialami masyarakat seperti DBD dan TBC harus ditangani. Selain itu Jokowi juga memerintahkan semua kepada dinas kesehatan di pemerintah daerah agar Puskesmas lebih pro aktif mencegah terjadinya penyakit di masyarakat. Puskesmas harus mengajak masyarakat hidup sehat.

baca juga

"Jangan sampai Puskesmas atau RS pasiennya banyak. Pak saya sudah menangani 2.000 pasien, 5.000 pasien dengan penyakit ini, ini, ini. Semakin banyak orang sakit masuk ke Puskesmas, semakin banyak orang sakit masuk ke RS, artinya kita tidak menyelesaikan tugas bidang kesehatan. Yang benar adalah kita membuat masyarakat itu tidak sakit, masyarakat itu sehat. Sehingga Puskesmas sepi, RS sepi. Jangan dibalik-balik, jangan sampai ada yang mengatakan di Puskesmas dan RS masyarakat antre, ini yang keliru," jelas Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Rincian Agenda Jokowi Sambut Raja Salman

Ini Rincian Agenda Jokowi Sambut Raja Salman

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 09:20 WIB

Ketemu Utusan Sekjen PBB, Jokowi Bahas Cegah Kekerasan Pada Anak

Ketemu Utusan Sekjen PBB, Jokowi Bahas Cegah Kekerasan Pada Anak

News | Senin, 27 Februari 2017 | 16:19 WIB

Diduga Hina Jokowi, Muncul Petisi untuk Tangkap Perempuan Ini

Diduga Hina Jokowi, Muncul Petisi untuk Tangkap Perempuan Ini

Tekno | Senin, 27 Februari 2017 | 09:00 WIB

Hina Presiden Jokowi, Akun Perempuan Ini 'Diserang' Netizen

Hina Presiden Jokowi, Akun Perempuan Ini 'Diserang' Netizen

Tekno | Senin, 27 Februari 2017 | 06:03 WIB

Ini Resep Jokowi Supaya Proyek Infrastruktur Tidak Mangkrak

Ini Resep Jokowi Supaya Proyek Infrastruktur Tidak Mangkrak

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 21:13 WIB

Jokowi Jelaskan Alasannya Ngotot 35 Ribu MW Harus Tercapai

Jokowi Jelaskan Alasannya Ngotot 35 Ribu MW Harus Tercapai

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 20:56 WIB

BKPM: Investor Australia Berminat Investasi 5 Miliar Dolar AS

BKPM: Investor Australia Berminat Investasi 5 Miliar Dolar AS

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 20:33 WIB

Jokowi Sebut Kesenjangan Ekonomi Jadi Persoalan Besar

Jokowi Sebut Kesenjangan Ekonomi Jadi Persoalan Besar

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 17:21 WIB

Pusing Bicara Politik, Jokowi Pilih Bicara Ekonomi dengan WNI

Pusing Bicara Politik, Jokowi Pilih Bicara Ekonomi dengan WNI

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 15:39 WIB

Ketemu Jokowi di Australia, Mika Mengaku Deg-degan

Ketemu Jokowi di Australia, Mika Mengaku Deg-degan

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 14:38 WIB

Terkini

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

×