Kemensos Klaim PKH Efektif Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia

Adhitya Himawan

Senin, 06 Maret 2017 | 06:31 WIB
Kemensos Klaim PKH Efektif Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (dok Kemensos)
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyambut positif perubahan Struktur Organisasi Tata Kelola (SOTK) yang menempatkan urusan sosial menjadi dinas tersendiri. Menurutnya, perubahan tersebut adalah langkah maju daerah dalam menangani masalah sosial kemasyarakatan di wilayahnya. 
 
"Pelantikan SOTK baru dilakukan awal tahun 2017 ini. Dampaknya nanti akan terlihat ahir tahun ini, paling lama 2 tahun kedepan," ungkap Khofifah saat Penyaluran Bantuan Sosial non tunai di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (5/3/2017). 
 
Khofifah menerangkan, dari seluruh provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia, sebanyak 60 persen telah merubah SOTK nya. Sementara sisanya masih menggabungkan urusan sosial dengan urusan lainnya. Antara lain ketenagakerjaan, transmigrasi, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, kependudukan, serta catatan sipil. 
 
 
Menurut Khofifah, dengan berdiri sendiri Dinas Sosial mempunyai lebih "banyak energi" untuk mengatasi masalah-masalah sosial. Jika sebelumnya seluruh persoalan sosial daerah ditangani hanya 2-3 pejabat struktural dengan staff yang terbatas rata- rata 7 - 8 orang maka saat ini jumlahnya meningkat. 
 
"Masalah sosial tidak bisa dianggap sepele, karena itu sudah seharusnya ada dinas yang fokus mengatasinya. Tidak dicampur-campur karena tidak akan "nutut" (cukup-red) tenaganya," ujarnya. 
 
Khofifah mengungkapkan, sikap sebagian Pemda yang menggabungkan urusan sosial dengan urusan lainnya akibat urusan sosial dipandang hanya menggerogoti APBD, bukan mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga, tidak dipandang sebagai sesuatu yang strategis dalam pembangunan daerah. 
 
Padahal, lanjut Khofifah, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya dilihat dari seberapa banyak PAD yang diperoleh. Namun juga menyelesaikan berbagai masalah sosial daerah seperti kemiskinan, orang terlantar, penanganan bencana alam, juga pemenuhan hak disabilitas. Ditambah lagi saat ini harus mengkordinasikan berbagai bansos dan subsidi tunai dan non tunai sehingga harus berkoordinasi dengan lembaga keuangan dan perbankan, Bulog dan lain sebagainya. 
 
"Karena terbatasnya dukungan struktur maka berdampak pada terbatasnya sumberdaya dan dukungan APBD sehingga berdampak pada kurang maksimalnya penanganan berbagai masalah kesejahteraan sosial di daerah," tuturnya. 
 
Mensos kembali mengingatkan pentingnya implementasi UU 23 Tahun 2014 tentang Pemda dimana menyebut urusan sosial termasuk satu dari enam urusan wajib. Sehingga diharapkan pemerintah daerah memprioritaskan struktur tunggal Dinas Sosial . 
 
Dalam kunjungan ke Bojonegoro, Menteri Sosial Khofifah membawa bantuan senilai Rp255,8 miliar. Angka tersebut dibagi dalam sejumlah program antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) Tunai senilai Rp59 miliar yang disalurkan kepada 31.269 keluarga ; PKH non tunai Rp30 miliar kepada 15.884 keluarga ; beras sejahtera (Rastra) Rp166 miliar untuk 121.462 keluarga ; bantuan bahan bangunan rumah (BBR) Rp50 juta untuk 4 keluarga ; bansos disabilitas Rp30 juta untuk 10 jiwa ; dan bantuan hibah dalam negeri Rp76 juta untuk 370 keluarga. 
 
Direktur Jaminan Keluarga, Nur Pujiyanto menambahkan PKH merupakan salah satu program paling efektif dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. PKH saat ini menjangkau 6 juta keluarga dan menurut kajian Bank Dunia berkontribusi 0,3 persen dalam penurunan angka kemiskinan. 
 
Terkait perubahan format bansos menjadi non tunai, Nur menjelaskan saat ini sebanyak tiga juta keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di 98 kota dan 200 kabupaten akan menikmati aksesibilitas perbankan akhir tahun ini. Selain itu, sebanyak 1,2 juta KPM di 44 kota juga telah menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
 
Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Suyoto mengatakan bantuan sosial yang digulirkan Kemensos turut berkontribusi terhadap penurunan tingkat keparahan dan kedalaman kemiskinan di Bojonegoro. Bahkan indeks gini rasio atau tingkat ketimpangan di Kabupaten Bojonegoro terendah se Jawa Timur dimana hanya 0,24. 
 
"Bansos saat ini jauh lebih tepat sasaran, sehingga kemungkinan masyarakat miskin untuk jatuh lebih miskin semakin kecil," ujarnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mensos : Jangan Anggap Sepele Kekerasan Terhadap Anak

Mensos : Jangan Anggap Sepele Kekerasan Terhadap Anak

News | Senin, 06 Maret 2017 | 06:21 WIB

Blusukan Ke Daerah, Mensos Khofifah Pilih Kursi Ekonomi

Blusukan Ke Daerah, Mensos Khofifah Pilih Kursi Ekonomi

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 12:29 WIB

Ini Jurus Khofifah Tekan Inflasi Akibat "Pedasnya" Harga Cabai

Ini Jurus Khofifah Tekan Inflasi Akibat "Pedasnya" Harga Cabai

Bisnis | Minggu, 05 Maret 2017 | 12:20 WIB

Pemda dan Bank Diminta Edukasi Warga Miskin Soal Bansos Non Tunai

Pemda dan Bank Diminta Edukasi Warga Miskin Soal Bansos Non Tunai

Bisnis | Minggu, 05 Maret 2017 | 12:15 WIB

Mensos Sebut Bansos Non Tunai Efektif Tekan Kemiskinan 0,3 Persen

Mensos Sebut Bansos Non Tunai Efektif Tekan Kemiskinan 0,3 Persen

Bisnis | Minggu, 05 Maret 2017 | 11:44 WIB

Khofifah, Menteri Pertama RI yang Injakkan Kaki di Puncak Jaya

Khofifah, Menteri Pertama RI yang Injakkan Kaki di Puncak Jaya

News | Senin, 27 Februari 2017 | 05:42 WIB

Suku Dayak Beri Obat Mujarab ke Mensos Khofifah, Apa Itu?

Suku Dayak Beri Obat Mujarab ke Mensos Khofifah, Apa Itu?

News | Senin, 27 Februari 2017 | 00:44 WIB

Kekayaan 4 Orang Terkaya RI Setara 100 Juta Orang Termiskin

Kekayaan 4 Orang Terkaya RI Setara 100 Juta Orang Termiskin

Bisnis | Kamis, 23 Februari 2017 | 15:02 WIB

Dengarkan Cita-cita Anak Suku Anak Dalam, Mensos Merasa Takjub

Dengarkan Cita-cita Anak Suku Anak Dalam, Mensos Merasa Takjub

News | Senin, 20 Februari 2017 | 07:10 WIB

Tahun Ini, BRI Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai

Tahun Ini, BRI Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 15:37 WIB

Terkini

Pajak Toko Online Harus Terintegrasi untuk Cegah Pemungutan Berganda

Pajak Toko Online Harus Terintegrasi untuk Cegah Pemungutan Berganda

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 12:24 WIB

Ada BRIZZI ARKIV di Blok M Hub, Saatnya Jelajahi Karya Lokal

Ada BRIZZI ARKIV di Blok M Hub, Saatnya Jelajahi Karya Lokal

Bali | Senin, 21 September 2026 | 12:24 WIB

Rano Karno: Jakarta Boleh Makin Modern, Tapi Akar Sejarah Harus Makin Dalam

Rano Karno: Jakarta Boleh Makin Modern, Tapi Akar Sejarah Harus Makin Dalam

News | Senin, 21 September 2026 | 12:23 WIB

Viral Kopdes Bakal Dibangun di Lokasi Taman Poltek Rumbai Pekanbaru

Viral Kopdes Bakal Dibangun di Lokasi Taman Poltek Rumbai Pekanbaru

Riau | Senin, 21 September 2026 | 12:22 WIB

Membungkam Alarm Token Listrik: Audit Kebiasaan Kecil yang Bikin Kantong Jebol

Membungkam Alarm Token Listrik: Audit Kebiasaan Kecil yang Bikin Kantong Jebol

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:22 WIB

Bukan Sekadar Kartu, BRIZZI ARKIV Bawa Cerita Karya Lokal ke Blok M Hub

Bukan Sekadar Kartu, BRIZZI ARKIV Bawa Cerita Karya Lokal ke Blok M Hub

Sulsel | Senin, 21 September 2026 | 12:21 WIB

Makin Bikin Penasaran, Ini Bocoran Episode Terbaru Serial Tante Sonya

Makin Bikin Penasaran, Ini Bocoran Episode Terbaru Serial Tante Sonya

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 12:21 WIB

Takut Coba Hal Baru, Intip Tips Winter aespa Memotivasi Diri Sendiri

Takut Coba Hal Baru, Intip Tips Winter aespa Memotivasi Diri Sendiri

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:20 WIB

BRIZZI ARKIV Ajak Anak Muda Jelajahi dan Bawa Pulang Karya Lokal

BRIZZI ARKIV Ajak Anak Muda Jelajahi dan Bawa Pulang Karya Lokal

Malang | Senin, 21 September 2026 | 12:18 WIB

Rilis Trailer Utama, Dengeki Daisy Mulai Tayang Januari 2027 dalam Dua Cour

Rilis Trailer Utama, Dengeki Daisy Mulai Tayang Januari 2027 dalam Dua Cour

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:18 WIB

×