Buruh Pengelola Jalan Tol Tangerang-Merak Berencana Mogok

Adhitya Himawan

Kamis, 09 Maret 2017 | 14:49 WIB
Buruh Pengelola Jalan Tol Tangerang-Merak Berencana Mogok
Buruh perusahaan pengelola Jalan Tol Tangerang-Merak. [Dok PT Marga Mandala Sakti]

Rencana mogok kerja pekerja PT Marga Mandala Sakti, pengelola jalan tol Tangerang - Merak, pada akhir Maret 2017, mendapat perhatian serius dari DPRD Propinsi Banten. Hal ini disampaikan oleh Fitron Nur Ikhsan, Pimpinan Komisi V DPRD Propinsi Banten, saat menghadiri acara Silaturahmi dan Doa Bersama Serikat Karyawan Tol Tangerang Merak dalam keterangan resmi, Kamis (9/3/2017).

"Pimpinan Komisi 5 DPRD Banten akan segera memanggil Direktur Utama PT Marga Mandala Sakti untuk meminta penjelasan dan mencari solusi terkait permasalahan ketenagakerjaan yang terjadi di anak perusahaan Astra Group tersebut. Kami juga akan panggil Pimpinan PT Astra Internasional selaku induk perusahaannya.", tegas Fitron Nur Iksan.

Selain memanggil pihak perusahaan, DPRD Propinsi Banten juga akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Propinsi Banten. DPRD akan meminta kronologis dan data-data terkait pokok permasalahan yang terjadi. "Yang harus dipastikan adalah apakah PT Marga Mandala Sakti dan Astra memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Banten. Ada filosofi yang harus dipegang bahwa mereka (pengusaha) jangan hanya "membangun di Banten" tapi juga harus "membangun Banten"," ujar Fitron.

Ia menegaskan bahwa perusahaan yang membangun di banten juga harus memiliki aspek kesejahteraan pada manusia yang tinggal di Banten.

Fitron juga menyingggung soal laba bersih PT Marga Mandala Sakti tahun 2016 sebesar 377 milyar. "Tidak mungkin kalau tidak bisa mensejahterakan karyawannya. Kenaikan upah sebesar 4 persen, dibandingkan dengan laba bersih perusahaan, itu manusiawi atau tidak?", tegas Fitron yang juga menjabat sebagai Ketua Pansus Perda Penyelenggara Ketenagakerjaan Banten.

Fitron juga tidak setuju adanya penerapan serta merta otomatisasi pembayaran tol, karena otomatisasi gardu tol ternyata tidak terlalu signifikan untuk mengatasi kemacetan di pintu keluar tol. Penerapan ini, menurutnya harus bertahap. Investasi apapun tidak ada gunanya jika hanya menguntungkan industri dan pengusaha, tapi juga harus bisa mensejahterakan masyarakat Banten, pungkas Fitron.

Mirah Sumirat, Presiden ASPEK Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi respon cepat yang diambil oleh Komisi V DPRD Propinsi Banten. Kehadiran Pimpinan Komisi 5 DPRD Banten memenuhi undangan Serikat Karyawan Tol Tangerang Merak, akan menjadi awal yang baik untuk mencari solusi bagi para pihak. "Kuncinya, Direksi jangan menutup diri untuk duduk bersama dengan Serikat Karyawan Tol Tangerang Merak, karena tuntutan kenaikan upah 10-15 persen sangat wajar ketika laba bersih perusahaan meningkat terus," ujar Mirat dalam kesempatan yang sama

Dari data laba bersih perusahaan setiap tahun, PT Marga Mandala Sakti selalu memperoleh peningkatan laba secara signifikan. Pada tahun 2014 perusahaan mencatatkan laba bersih 281 milyar, tahun 2015 sebesar 332 milyar, dan tahun 2016 sebesar 377 milyar. "Sehingga perlu ada kejelasan mengapa laba bersih selalu meningkat, namun kenaikan upah setiap tahun justru mengalami penurunan?," tanya Mirah.

baca juga

Dicky Umaran, Ketua Serikat Karyawan Tol Tangerang Merak (SKTTM) yang juga menjabat Ketua Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia Propinsi Banten (DPW ASPEK Indonesia Propinsi Banten), menyatakan bahwa kenaikan upah yang diputuskan sepihak oleh Direksi, hanya 4,25-5,07 persen sangat tidak layak karena tidak mempertimbangkan harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi, dan membuat upah pekerja di PT. Marga Mandala Sakti semakin jauh tertinggal dari para pekerja lainnya di bawah naungan Astra Group.

Dari data yang diperoleh SKTTM, kenaikan upah di PT. Marga Mandala Sakti dalam 4 tahun terakhir terus mengalami penurunan. Pada tahun 2013 pekerja mendapat kenaikan upah sebesar 16 persen. Tahun 2014 dan 2015 kenaikan upah turun drastis menjadi 8-10 persen. Sedangkan tahun 2016 kenaikan upah kembali turun hanya 4 persen.  "SKTTM selanjutnya akan membentuk tim kecil guna mengawal setiap proses perjuangan kenaikan upah", ungkap Dicky.

Direksi PT. Marga Mandala Sakti diharapkan untuk mau menerima usulan kenaikan upah tahun 2017 sebesar 10-15 persen yang diajukan oleh serikat pekerja (SKTTM) yang merupakan anggota dari ASPEK Indonesia. Kenaikan 10-15 persen dinilai sangat wajar mengingat laba bersih perusahaan yang terus meningkat dan harga kebutuhan pokok masyarakat yang semakin tinggi.

"Peningkatan kesejahteraan pekerja harus menjadi prioritas di saat laba bersih perusahaan juga meningkat. Kami menunggu respon positif dari Direksi PT Marga Mandala Sakti untuk mencari solusi terbaik," pungkas Dicky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Astra Miliki 49 Kampung Berseri Astra di 17 Provinsi

Astra Miliki 49 Kampung Berseri Astra di 17 Provinsi

Press Release | Minggu, 26 Februari 2017 | 17:31 WIB

Aksi Buruh Honorer K2

Aksi Buruh Honorer K2

Foto | Kamis, 23 Februari 2017 | 18:00 WIB

Isu Masuknya Jutaan Pekerja Cina ke Indonesia Tidak Masuk Akal

Isu Masuknya Jutaan Pekerja Cina ke Indonesia Tidak Masuk Akal

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 14:25 WIB

Ini Alasan Astratel Nusantara Ngebet Investasi Jalan Tol

Ini Alasan Astratel Nusantara Ngebet Investasi Jalan Tol

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 16:04 WIB

PM Shinzo Abe Diminta Perintahkan Investor Jepang Taat Hukum

PM Shinzo Abe Diminta Perintahkan Investor Jepang Taat Hukum

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 13:01 WIB

Pabrik Suku Cadang Pemasok Grup Astra Kini Pakai Gas PGN

Pabrik Suku Cadang Pemasok Grup Astra Kini Pakai Gas PGN

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 06:42 WIB

KPBI Anggap RCEP akan Dongkrak Pengangguran di Indonesia

KPBI Anggap RCEP akan Dongkrak Pengangguran di Indonesia

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 03:00 WIB

KPBI Desak Pemerintah Korsel Penuhi Tuntutan Mogok Nasional Buruh

KPBI Desak Pemerintah Korsel Penuhi Tuntutan Mogok Nasional Buruh

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 12:36 WIB

Polisi Himbau Buruh Tak Usah Ikut Demo Saat 2 Desember 2016

Polisi Himbau Buruh Tak Usah Ikut Demo Saat 2 Desember 2016

News | Selasa, 29 November 2016 | 12:51 WIB

Buruh KSPN Pastikan Tak Ikut Aksi 2 Desember

Buruh KSPN Pastikan Tak Ikut Aksi 2 Desember

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 08:01 WIB

Terkini

10 Fungsi Tersembunyi Vaseline Repairing Jelly untuk Kecantikan Wanita Usia 40-an

10 Fungsi Tersembunyi Vaseline Repairing Jelly untuk Kecantikan Wanita Usia 40-an

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:56 WIB

Mirabella Colorfix Nomor Berapa yang Warna Natural untuk Harian? Ini Rekomendasi Shade-nya

Mirabella Colorfix Nomor Berapa yang Warna Natural untuk Harian? Ini Rekomendasi Shade-nya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:56 WIB

3 HP Flagship Paling Menarik Dibeli, Bukan Keluaran Terbaru Tapi Performanya Gacor

3 HP Flagship Paling Menarik Dibeli, Bukan Keluaran Terbaru Tapi Performanya Gacor

Tekno | Selasa, 03 November 2026 | 12:55 WIB

Film Animasi We Are Aliens Raih Penghargaan Kau Ka Hoku di Ajang HIFF ke-46

Film Animasi We Are Aliens Raih Penghargaan Kau Ka Hoku di Ajang HIFF ke-46

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 12:50 WIB

'Jangan Buat Telinga Tuli atas Tangisan Gaza!' Massa di Jakarta Desak Pembatalan Konser Bocelli

'Jangan Buat Telinga Tuli atas Tangisan Gaza!' Massa di Jakarta Desak Pembatalan Konser Bocelli

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:47 WIB

AS-Iran Perang Lagi, Ledakan Guncang Pulau Qeshm Selat Hormuz

AS-Iran Perang Lagi, Ledakan Guncang Pulau Qeshm Selat Hormuz

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:47 WIB

Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas

Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:46 WIB

Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang

Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 12:46 WIB

Emiten Prajogo Pangestu Borong Saham Rp830 Miliar, Siapkan Dana Rp4,5 Triliun

Emiten Prajogo Pangestu Borong Saham Rp830 Miliar, Siapkan Dana Rp4,5 Triliun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

Siapa Penyelenggara GSI Youth Fest Hero Summit? Batal Undang Raffi Ahmad

Siapa Penyelenggara GSI Youth Fest Hero Summit? Batal Undang Raffi Ahmad

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

×