Serbuan Impor Tembakau Bikin Petani Galau dan Kelimpungan

Adhitya Himawan

Sabtu, 25 Maret 2017 | 05:40 WIB
Serbuan Impor Tembakau Bikin Petani Galau dan Kelimpungan
Para petani tembakau di Temanggung, Jawa Tengah menggelar Selamatan Puji Jagat Larung Sukerto. [Dok DPN APTI]

Koordinator acara, Kirwiyono mengatakan, selamatan Puji Jagat Larung Sukerto adalah doa bersama kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dilakukan oleh para sesepuh lintas adat dan budaya dari lereng gunung Sumbing dan Sindoro Kabupaten Temanggung.

Menurutnya, selamatan ini bertujuan untuk, memohon doa kepada Tuhan YME pada awal tanam tembakau ini agar diberikan kelancaran dan perlindunganNya. Selain itu, selamatan untuk mengusir hama tembakau termasuk hal-hal yang menghambat dan mengurangi ruang gerak bagi petani untuk berusaha, termasuk hama dari barat (rezim anti tembakau).

“Ketiga, mendoakan Senopati Tembakau agar diberikan perlindungan dari segala mara bahaya. Serta, berdoa untuk NKRI tetap jaya dan jauh dari perpecahan,” kata dia di jembatan Kali Progo, Kranggan, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (24/3/2017).

Dijelaskannya, Temanggung adalah salah satu sentra tembakau terbesar di Indonesia. Akibat serbuan impor, sambung dia, membuat para petani tembakau menjadi galau dan kelimpungan karena takut ada penurunan penyerapan hasil produksi mereka.

“Imbasnya pun berantai pada perekonomian di tingkat bawah, khususnya di wilayah sentra tembakau termasuk Temanggung, dan ambruknya pondasi perekonomian di tingkat petani lokal di daerah sentra pertembakauan,” ujarnya.

Salah satu pengurus Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI), Yudha Sudarmaji, mengapresiasi para pini sepuh dan peserta ritual budaya ini yang berkomitmen menyelematkan nafas hidup petani tembakau di tengah gempuran kelompok anti tembakau.

Menurutnya, tembakau terutama di daerah-daerah penghasil tembakau dan sentra-sentra produksi rokok berkontribusi riil di sektor ekonomi nasional.  Industri tembakau nasional telah terbukti menyerap jutaan tenaga kerja, menumbuhkan industri/jasa terkait, mendorong munculnya lapangan usaha baru, serta merupakan salah satu sumber utama penerimaan Negara.

“Harapannya, para petani berdaulat dan sejahtera, petani tembakau segera mempunyai payung hukum yang jelas, petani tembakau memiliki peraturan perundangan yang adil dan berimbang. Dan, berdoa agar RUU Pertembakauan segera disahkan dan diimplementasikan di Indonesia,” pungkas Yudha.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Petani Tembakau Klaten Desak RUU Pertembakauan Disahkan

Ratusan Petani Tembakau Klaten Desak RUU Pertembakauan Disahkan

Bisnis | Sabtu, 25 Maret 2017 | 05:25 WIB

Baleg Menghimbau Pemerintah Kirimkan Surpres RUU Pertembakauan

Baleg Menghimbau Pemerintah Kirimkan Surpres RUU Pertembakauan

Bisnis | Sabtu, 25 Maret 2017 | 04:30 WIB

Ratas Masalah Tembakau

Ratas Masalah Tembakau

Foto | Selasa, 14 Maret 2017 | 20:37 WIB

Jokowi: Perhatikan Nasib Petani Saat Mengatasi Efek Tembakau

Jokowi: Perhatikan Nasib Petani Saat Mengatasi Efek Tembakau

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 18:51 WIB

2016, Kontribusi Cukai Rokok ke Negara Mencapai Rp136,5 Triliun

2016, Kontribusi Cukai Rokok ke Negara Mencapai Rp136,5 Triliun

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 15:09 WIB

Komunitas Kretek Klaim Rokok Bukan Faktor Tunggal Kanker

Komunitas Kretek Klaim Rokok Bukan Faktor Tunggal Kanker

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 15:05 WIB

Kelompok Anti Tembakau Diminta Tak Dramatisir RUU Pertembakauan

Kelompok Anti Tembakau Diminta Tak Dramatisir RUU Pertembakauan

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 11:26 WIB

Firman Minta Industri Media Berimbang Beritakan Isu Pertembakauan

Firman Minta Industri Media Berimbang Beritakan Isu Pertembakauan

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 08:36 WIB

Baleg DPR: Hanya Pemimpin Bodoh yang Matikan Industri Tembakau

Baleg DPR: Hanya Pemimpin Bodoh yang Matikan Industri Tembakau

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 08:24 WIB

Kelompok Anti Tembakau Dituduh Matikan Industri Tembakau Nasional

Kelompok Anti Tembakau Dituduh Matikan Industri Tembakau Nasional

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 07:11 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×