Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Komunitas Kretek Klaim Rokok Bukan Faktor Tunggal Kanker

Adhitya Himawan

Kamis, 09 Maret 2017 | 15:05 WIB
Komunitas Kretek Klaim Rokok Bukan Faktor Tunggal Kanker
Asosiasi Petani Tembakau Indonesia berdemonstrasi didepan Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/11/2016). [Suara.com/Dian Rosmala]

Kelompok anti tembakau selalu menuduh rokok berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Penghitungan dampak dan kerugian akibat penyakit mematikan seperti jantung dan kanker selalu menjadikan rokok sebagai faktor tunggal.

"Padahal, kedua penyakit tadi disebabkan oleh banyak hal dan tak melulu disebabkan oleh rokok," kata Ketua Komunitas Kretek, Aditia Purnomo di Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Aditia mencontohkan, lima negara dengan rasio penderita kanker terbesar adalah Denmark, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Belgia. Dan kelima negara tersebut sama sekali tidak masuk dalam 10 besar negara dengan perokok terbanyak.

"Kalau mengikuti logika rokok selalu menyebabkan penyakit kanker, harusnya China adalah negara yang memiliki rasio penderita kanker terbesar. Bukannya Denmark," jelas dia.

Menurutnya, di sinilah cacat penghitungan dampak akibat rokok terlihat. Mereka yang mengatakan kalau pemasukan negara dari rokok sama sekali tak sebanding dengan besaran biaya yang harus dikeluarkan karena dampaknya, selalu menghitung semua penyakit berbahaya pasti disebabkan rokok. "Padahal ya tidak begitu," jelasnya

Untuk lebih meyakinkan, Aditia pun mengajak publik melihat kasus mantan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedianingsih. Beliau adalah seorang yang hidup di lingkungan kerja tanpa asap rokok. Suaminya adalah orang yang aktif di dunia kesehatan pula. Jadi agak sulit membayangkan Almarhum Ibu Endang terpapar asap rokok karena aktivitasnya.

"Orang yang jauh dari asap rokok seperti Bu Endang saja masih terkena kanker paru-paru. Kanker paru-paru yang katanya selalu disebabkan oleh rokok itu. Jadi, masih mengatakan kalau rokok selalu menjadi penyebab kanker?," tanya Aditia.

Karena penghitungan selalu diawali dengan cacat logika seperti ini, menurut Aditia, tidak layak angka-angka yang ditampilkan teman-teman anti tembakau juga headline di harian Kompas, Senin (6/3/2017) sebagai dampak akibat rokok.

baca juga

"Bahwa rokok menjadi faktor resiko memang betul, tapi tak melulu menjadi faktor utama penyebab penyakit kematian," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Aditia, di Indonesia, tidak sedikit mbah-mbah yang sudah berusia lanjut masih tetap sehat dan merokok tiap harinya. Bahkan orang yang disebut sebagai tertua di dunia, Mbah Grotho, juga masih merokok hingga usia lanjut. Ini adalah salah satu bukti paling nyata bahwa persoalan kesehatan tak melulu disebabkan oleh rokok.

"Dan menjadi bukti bahwa mereka tetap sehat di usia lanjut, walau merokok bukanlah hal yang kasuistik karena jumlah orangnya tak bisa dibilang sedikit," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelompok Anti Tembakau Diminta Tak Dramatisir RUU Pertembakauan

Kelompok Anti Tembakau Diminta Tak Dramatisir RUU Pertembakauan

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 11:26 WIB

Firman Minta Industri Media Berimbang Beritakan Isu Pertembakauan

Firman Minta Industri Media Berimbang Beritakan Isu Pertembakauan

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 08:36 WIB

Baleg DPR: Hanya Pemimpin Bodoh yang Matikan Industri Tembakau

Baleg DPR: Hanya Pemimpin Bodoh yang Matikan Industri Tembakau

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 08:24 WIB

Kelompok Anti Tembakau Dituduh Matikan Industri Tembakau Nasional

Kelompok Anti Tembakau Dituduh Matikan Industri Tembakau Nasional

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 07:11 WIB

Faisal Basri: Industri Rokok di Indonesia Sudah Alami Sunset

Faisal Basri: Industri Rokok di Indonesia Sudah Alami Sunset

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 07:08 WIB

Dalam Dekade Terakhir, Pertembakauan Nasional Alami Titik Lesu

Dalam Dekade Terakhir, Pertembakauan Nasional Alami Titik Lesu

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 14:01 WIB

Ini 6 Tuntutan Komunitas Pecinta Kretek untuk RUU Pertembakauan

Ini 6 Tuntutan Komunitas Pecinta Kretek untuk RUU Pertembakauan

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 13:54 WIB

Inilah Curhat Petani Tembakau Pada Politisi Golkar

Inilah Curhat Petani Tembakau Pada Politisi Golkar

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 13:49 WIB

Misbakhun Tegaskan Petani Tembakau Harus Mendapatkan Perlindungan

Misbakhun Tegaskan Petani Tembakau Harus Mendapatkan Perlindungan

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 21:01 WIB

Industri Hasil Tembakau Menyerap 6 Juta Tenaga Kerja di Indonesia

Industri Hasil Tembakau Menyerap 6 Juta Tenaga Kerja di Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 20:56 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×