Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Forextime: Brexit Tak Pasti, Poundsterling Berpotensi Melemah

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 04 April 2017 | 12:29 WIB
Forextime: Brexit Tak Pasti, Poundsterling Berpotensi Melemah
Mata uang Poundsterling asal Inggris. [Shutterstock]

Harga konsumen di Indonesia tumbuh dengan laju yang jauh lebih lambat dari perkiraan di bulan Maret dengan inflasi turun menjadi -0.02 persen karena penurunan harga pangan. Karena perlambatan harga konsumen yang drastis, Bank Indonesia mungkin terdorong untuk mempertahankan suku bunga yang rendah untuk lebih lama lagi.

"Perhatian investor akan tertuju pada laporan keyakinan konsumen yang dijadwalkan untuk dirilis pada hari Kamis ini yang mungkin memberi informasi tambahan mengenai keadaan ekonomi Indonesia. Peningkatan keyakinan konsumen dapat mendukung sentimen investor dan memperkuat Indeks Harga Saham Gabungan," kata Lukman Otunuga, Research Analyst Forextime dalam keterangan tertulis, Selasa (4/3/2017).

Adapun saham global sedikit meningkat di hari Senin (3/4/2017) karena investor meninjau kembali kesehatan ekonomi global dan sejumlah topik utama pasar untuk kuartal kedua 2017. Walaupun nuansa kewaspadaan terasa secara umum di pekan yang penuh data ini, saham Asia tetap kuat dan sebagian besarnya memasuki teritori hijau. Meski selera risiko yang agak membaik telah mendukung saham Eropa, peningkatan di Wall Street mungkin terbatas apabila peserta pasar memutuskan untuk berhati-hati terlebih dahulu. Perhatian akan tertuju pada rapat Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping yang mungkin dapat dianggap sebagai peristiwa berisiko.

"Komplikasi atau ketegangan dalam rapat ini dapat memicu penghindaran risiko dan menekan pasar saham serta meningkatkan ketertarikan pada aset safe haven," jelas Lukman.

Indeks Dolar berkisar di 100.50

Dolar AS memasuki kuartal kedua 2017 dengan kuat. Mata uang ini melejit menuju 100.60 karena sentimen positif terhadap ekonomi AS. Walaupun momentum naik yang telah meningkatkan harga kembali di atas level psikologis 100.00 ini jelas mengesankan, tapi kita harus mempertanyakan apakan reli ini dapat bertahan. Ekspektasi tentang jadwal kenaikan suku bunga AS sangat memengaruhi Dolar AS. Investor sangat mengharapkan kejelasan tentang kapan suku bunga akan ditingkatkan lagi. Walaupun USD dapat menguat karena meningkatnya keyakinan terhadap ekonomi AS, peserta pasar tetap waspada terhadap langkah proteksionisme Trump dan kemungkinan bahwa kebijakan Trump yang mengguncang pasar tidak berhasil memenuhi ekspektasi.

"Dolar AS sedang menghadapi tarik menarik antara Fed dan Trump tanpa kejelasan tentang pihak mana yang akan dapat mendominasi. Untuk hari ini, data PMI manufaktur ISM yang positif dapat mendorong investor bullish untuk mengantarkan Indeks Dolar kembali ke atas 100.60," jelas Lukman.

Disisi lain, poundsterling diperdagangkan secara tak menentu, volatil, dan terikat rentang sejak pengaktifan resmi Pasal 50 pekan lalu dengan resistance di sekitar 1.2570 dan support di 1.2370. Uni Eropa telah mengumumkan rancangan panduan tentang hubungan dengan Inggris Raya pasca Brexit, sehingga investor kini menantikan langkah penting berikutnya. Sepertinya Uni Eropa mungkin akan mengambil langkah tegas dalam negosiasi, terutama setelah menolak jadwal Brexit Theresa May dan meminta penyelesaian perpisahan sebelum berkenan mendiskusikan kesepakatan perdagangan apa pun di masa mendatang.

Karena ketidakpastian Brexit masih terus menyelimuti, Poundsterling berpotensi semakin melemah. Apabila investor bearish berhasil mengantarkan GBPUSD ke bawah 1.2370, maka pasangan mata uang ini dapat terus melemah menuju 1.2200. Sebaliknya, breakout di atas 1.2570 dapat memicu peningkatan menuju 1.2650.

Adapun Euro mengalami tekanan jual di hari Senin karena ketidakpastian politik di Eropa menjadi dasar bagi penjual untuk menyerang. Dengan semakin rendahnya optimisme peningkatan suku bunga ECB, Euro dapat semakin tergelincir jauh lebih rendah lagi. Penolakan pekan lalu dari resistance 1.0900 telah memberi peluang bagi bears untuk menggelar aksi jual berulang kali. Dari sudut pandang teknikal, level support sebelumnya 1.0700 dapat berubah menjadi level resistance dinamis yang mendorong penurunan lebih lanjut menuju 1.0500.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Forextime Sebut IHSG Bergegas Memetik Keuntungan

Forextime Sebut IHSG Bergegas Memetik Keuntungan

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 20:20 WIB

 Jokowi Minta Tragedi Brexit Tak Terulang Lebaran Tahun Ini

Jokowi Minta Tragedi Brexit Tak Terulang Lebaran Tahun Ini

News | Senin, 03 April 2017 | 18:25 WIB

"Brexit" Justru Bisa Jadi Peluang Bagi Pedagangan Indonesia

"Brexit" Justru Bisa Jadi Peluang Bagi Pedagangan Indonesia

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 08:39 WIB

Rumit! Begini Tahapan Inggris Keluar dari Uni Eropa

Rumit! Begini Tahapan Inggris Keluar dari Uni Eropa

Video | Minggu, 02 April 2017 | 02:30 WIB

Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS

Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 12:59 WIB

Jepang dan Uni Eropa Segera Tuntas Bahas Perdagangan Bebas

Jepang dan Uni Eropa Segera Tuntas Bahas Perdagangan Bebas

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 06:31 WIB

Perusahaan di Uni Eropa Boleh Paksa Karyawati Lepas Jilbab

Perusahaan di Uni Eropa Boleh Paksa Karyawati Lepas Jilbab

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 19:48 WIB

Donald Tusk Kembali Terpilih Jadi Presiden Dewan Eropa

Donald Tusk Kembali Terpilih Jadi Presiden Dewan Eropa

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 06:30 WIB

Forextime Sebut Indeks Harga Saham Gabungan Menguat

Forextime Sebut Indeks Harga Saham Gabungan Menguat

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 14:43 WIB

Forextime Optimis Rupiah Tetap Tangguh Jelang Rilis Notulen Fed

Forextime Optimis Rupiah Tetap Tangguh Jelang Rilis Notulen Fed

Bisnis | Kamis, 23 Februari 2017 | 10:24 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB