Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 22 Maret 2017 | 12:59 WIB
Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS
Mata uang Rupiah baru. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Rupiah menguat terhadap Dolar pada perdagangan hari Selasa (21/3/2017) menuju level 13280 karena dampak rapat The Fed yang tidak terlalu hawkish membuat mata uang AS ini melemah. Dengan semakin menurunnya ekspektasi bahwa Fed akan meningkatkan suku bunga empat kali tahun ini, pasar berkembang sedikit diuntungkan dan IHSG berpotensi menguat.

"Membaiknya sentimen terhadap ekonomi Indonesia secara keseluruhan dapat mendorong para investor bullish Rupiah untuk mengeksploitasi periode lemahnya USD untuk mengantarkan USDIDR ke bawah level support psikologis 13270," kata Lukman Otunuga, Research Analyst Forextime di Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Poundsterling (GBP) menguat di hari Selasa karena data inflasi Februari yang mengalami akselerasi 2,3 persen mendorong spekulasi bahwa Bank of England akan meningkatkan suku bunga Inggris Raya di jangka menengah atau panjang. Lemahnya GBP karena Brexit secara efektif telah mengangkat inflasi ke atas target emas Bank of England untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun dan IHK inti bahkan mencapai 2 persen.

Walaupun reaksi awal pasar terhadap inflasi yang menggembirakan ini bullish, peningkatannya mungkin terbatas karena investor mengevaluasi kembali dampaknya terhadap ekonomi Inggris. Level inflasi 2,3 persen saat ini melampaui rata-rata upah yang saat ini berada di level 2,2 persen sehingga belanja konsumen dapat terkena dampak negatif. Ini dapat memunculkan kekhawatiran tentang keberlangsungan pertumbuhan ekonomi Inggris yang berbasis konsumen.

"Walaupun ekspektasi mungkin meningkat tentang kenaikan suku bunga Inggris oleh BoE karena menguatnya inflasi, ketidakpastian seputar Brexit dan kekhawatiran tentang kesehatan perekonomian mungkin mendorong BoE untuk tidak mengambil langkah perubahan," ujar Lukman.

Meski GBP berulang kali menguat, mayoritas peningkatan ini disebabkan oleh Dolar yang melemah. Kombinasi bullish antara vulnerabilitas USD dan sedikit optimisme bahwa para hawkish di BoE akan kembali mendominasi membuat investor bullish untuk mengadakan aksi beli. Pantulan teknikal ini dapat terhenti tiba-tiba saat fokus kembali tertuju ke perkembangan Brexit. Ujian penting pertama bagi Brexit adalah saat Pasal 50 diaktifkan pada 29 Maret. Trader teknikal dapat mengamati bagaimana reaksi GBPUSD di bawah 1.2500 dan apabila pasangan ini melemah maka para investor bearish mungkin akan segera beraksi.

EURUSD mencapai di atas 1.0800

EUR menguat pada perdagangan hari Selasa dengan EURUSD mencapai di atas 1.0800 karena masalah politik di Eropa mulai mereda setelah kandidat independen Emmanuel Macron menunjukkan performa sangat mengesankan pada debat calon presiden pertama Prancis. EUR mulai menguat seiring dengan meredanya kekhawatiran seputar ketidakpastian politik di Prancis dan ECB perlahan mulai mengambil posisi hawkish. Dolar yang melemah memiliki peran dalam bangkitnya EURUSD. Apabila Dolar semakin melemah, maka pasangan mata uang ini dapat semakin meningkat.

Dari sudut pandang teknikal, fokus akan tertuju pada reaksi harga terhadap level resistance 1.0800. Penutupan harian di atas 1.0800 dapat mendorong investor bullish untuk menyerang level relevan berikutnya yaitu 1.08500. Sebaliknya, apabila 1.0800 tetap bertahan maka 1.0700 mungkin menjadi level berikutnya untuk bears.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Forextime Sebut Rupiah Melemah Pasca Pidato Trump

Forextime Sebut Rupiah Melemah Pasca Pidato Trump

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 13:26 WIB

Forextime Sebut Indeks Harga Saham Gabungan Menguat

Forextime Sebut Indeks Harga Saham Gabungan Menguat

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 14:43 WIB

Forextime Optimis Rupiah Tetap Tangguh Jelang Rilis Notulen Fed

Forextime Optimis Rupiah Tetap Tangguh Jelang Rilis Notulen Fed

Bisnis | Kamis, 23 Februari 2017 | 10:24 WIB

Dolar AS Melemah Ketika Petemuan FED Dimulai

Dolar AS Melemah Ketika Petemuan FED Dimulai

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 05:00 WIB

Nuansa Waspada Warnai Pasar Global Pasca Pidato Pelantikan Trump

Nuansa Waspada Warnai Pasar Global Pasca Pidato Pelantikan Trump

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 13:46 WIB

Pengamat: 2017 Adalah Tahun Terberat Untuk Nilai Tukar Rupiah

Pengamat: 2017 Adalah Tahun Terberat Untuk Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 13:08 WIB

Pascapilpres AS, BI Sebut Kurs Rupiah Menguat

Pascapilpres AS, BI Sebut Kurs Rupiah Menguat

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 17:16 WIB

Desember 2016, Rupiah Terapresiasi 0,74 Persen Terhadap Dolar AS

Desember 2016, Rupiah Terapresiasi 0,74 Persen Terhadap Dolar AS

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 14:36 WIB

Forextime: Rupiah Menguat Menjelang Tahun Baru

Forextime: Rupiah Menguat Menjelang Tahun Baru

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 12:24 WIB

Forextime: Rupiah Menguat Jelang Rapat FOMC

Forextime: Rupiah Menguat Jelang Rapat FOMC

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 12:28 WIB

Terkini

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Negara 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Negara 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:11 WIB

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Layanan Mewah Alphard Hybrid Tersedia untuk Penumpang Garuda Indonesia Melalui Kolaborasi Strategis

Layanan Mewah Alphard Hybrid Tersedia untuk Penumpang Garuda Indonesia Melalui Kolaborasi Strategis

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Kasus Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat

Kasus Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:05 WIB

×