Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Presiden Minta Anak Muda Punya Mimpi Jadi Pengusaha

Ardi Mandiri

Rabu, 17 Mei 2017 | 05:19 WIB
Presiden Minta Anak Muda Punya Mimpi Jadi Pengusaha
Presiden Jokowi melantik Kepala dan Wakil Daerah di Istana Merdeka, Jakarta. [Foto Biro Pers Setpres]

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta anak-anak muda di Tanah Air tidak hanya terjun ke dunia politik, tetapi juga menjadi pengusaha dengan ide-ide baru.

"Jangan hanya bermimpi untuk jadi politisi. Bermimpilah misalnya menjadi pengusaha, entrepreneur karena saat ini baru 1,6 persen, normalnya di atas lima persen, dengan gagasan-gagasan besar, jadi developer software, aplikasi, animasi, games, ke depan alurnya ada di situ," kata Presiden Jokowi.

Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan Presiden Jokowi menyampaikan hal itu saat membuka Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Ke-19 di Aula Masjid Agung Darussalam, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa.



Presiden meyakini bahwa banyak anak bangsa yang memiliki kemampuan dan kompetensi yang baik sehingga ia mendorong anak muda tidak hanya terjun ke dunia politik, melainkan menjadi pengusaha yang menciptakan ide-ide baru.

Indonesia harus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap tarung, siap berkompetisi dan siap bersaing. "Tanpa itu akan ditinggal karena perubahan itu sangat cepat sekali," katanya.

Presiden Jokowi menyebutkan pemerintah juga terus berupaya mengejar ketertinggalan. Di bidang infrastruktur misalnya, pemerintah tengah membangun jalur kereta di Sulawaesi, jalan tol di Sumatera dan Trans Papua.

Perhatian pun diberikan kepada pulau-pulau kecil yang memerlukan pelabuhan kecil. Misalnya, ia berkunjung ke Halmahera untuk meresmikan Pelabuhan Laut Tapaleo. Pelabuhan tersebut memang pelabuhan kecil tapi memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Manfaat itu didengar langsung saat Presiden bertemu masyarakat. Mereka, ucap Presiden, karena adanya kejelasan kapal yang berlabuh maka dapa menjual hasil bumi, seperti kopra, cengkih dan lada dengan harga yang lebih baik.

"Inilah pentingnya membangun infrastruktur dalam rangka menekan biaya-biaya logistik, transportasi. Dan kita memang sudah ditinggal jauh dengan yang namanya infrastruktur," tutur Presiden.

Dalam kesempatan itu Presiden juga meminta agar kaum muda khususnya mahasiswa sebaiknya menyalurkan energi untuk berinovasi demi kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk saling menghujat satu sama lain.

"Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia harus menjadi bagian dari solusi bangsa ini. Jangan saling menghujat, jangan saling menjelekkan, jangan saling memfitnah karena kita ini saudara, baik sebagai sesama muslim, baik sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air," kata Presiden.

Bangsa Indonesia, ujarnya memiliki keragaman yang merupakan sebuah kekuatan. Untuk itu Presiden menekankan agar selalu menjaga dan merawat keanekaragaman itu.

"Bangsa mana yang seberagam kita? Enggak ada. Inilah anugerah Allah yang diberikan kepada kita dan harus dirawat dan kita jaga," ucap Presiden.

Presiden juga menegaskan bahwa budaya saling hujat dan menjelek-jelekkan sangat tidak produktif. Di negara lain orang berlomba-lomba menciptakan inovasi dalam berbagai hal terutama di bidang teknologi.

"Dunia sekarang ini berubah sangat cepatnya, setiap detik berubah, setiap menit berubah, setiap jam berubah, sangat dinamis. Perubahan itulah yang harus kita ikuti kalau tidak ingin ditinggal," ucapnya.

Presiden menceritakan ketika dirinya pernah mengingatkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti karena mengurus cantrang bertahun-tahun tidak selesai. Negara lain sudah berpikir bagaimana membangun "offshore aquaculture", budidaya ikan di tengah laut. "Kita masih urusan cantrang bertahun-tahun enggak selesai," ujarnya.

Kepada para elite politik, Presiden meminta mereka memberikan tauladan bagaimana bersikap dan berpendapat karena budaya sopan dan santun merupakan karakter bangsa Indonesia.

"Berilah contoh, berilah tauladan dengan kata-kata dan kalimat yang baik, pernyataan-pernyataan yang baik dan santun karena itulah karakter bangsa kita," ucapnya. [Antara]


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Bertemu Tokoh Lintas Agama

Jokowi Bertemu Tokoh Lintas Agama

Foto | Selasa, 16 Mei 2017 | 19:03 WIB

Tak Langsung ke Jakarta, Jokowi Tiba di Palu Usai dari Cina

Tak Langsung ke Jakarta, Jokowi Tiba di Palu Usai dari Cina

News | Selasa, 16 Mei 2017 | 01:19 WIB

Jokowi Kunjungi Masjid Niujie

Jokowi Kunjungi Masjid Niujie

Foto | Senin, 15 Mei 2017 | 12:51 WIB

Terkini

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×