Ini Sejumlah Jurus Pemerintah Atasi Ketimpangan Ekonomi

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 31 Mei 2017 | 09:30 WIB
Ini Sejumlah Jurus Pemerintah Atasi Ketimpangan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih diwarnai ketimpangan. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Sejak kuartal ke-empat tahun 2016, pemerintah berhasil membalikkan pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya melambat. Dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan, pemerintah membuktikan dapat memperbaiki kondisi ekonomi Tanah Air di tengah kelesuan ekonomi global.

Demi terus memperbaiki kondisi saat ini, beberapa cara ditempuh oleh pemerintah. Diantaranya, mencoba mendorong kertertinggalan yang cukup jauh dalam pembangunan infrastruktur.

“Sebetulnya sudah lama disadari bahwa infrastruktur merupakan sektor penting. Maka dari itu pemerintah kemudian mengundang para investor untuk juga melakukan investasi di bidang infrastruktur,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam Diskusi Indonesia Menuju Ekonomi Berkeadilan - Kebijakan Mengatasi Ketimpangan, Selasa (30/5/2017), di Jakarta.

Hadir pula dalam acara tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofjan Djalil, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Lukita Dinarsyah Tuwo, Ekonom Senior Raden Pardede, Sekretaris Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto, Peneliti Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Bagus Takwin, dan Kepala Ekonom Bank Dunia Vivi Alatas.

Pemerintah juga terus mencoba merumuskan beberapa sektor yang sebetulnya merupakan fondasi dari ekonomi yaitu industri manufaktur, pariwisata dan perikanan. Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah penerapan kebijakan deregulasi dan debirokratisasi sehingga Indonesia semakin menarik dan semakin kompetitif untuk destinasi investasi baik dalam maupun luar negeri.

“Selain pertumbuhan ekonomi mulai membaik, segala kebijakan yang diambil berimbas positif pada turunnya tingkat kemiskinan, turunnya tingkat pengangguran dan gini ratio yang mulai menurun,” ujar Darmin.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menambahkan pada 1999, gini ratio menunjukkan angka 0,308 dan secara bertahap meningkat 0,41 hingga 2015. “Satu tahun terakhir baru merasakan dampak dari kebijakan ekonomi kita menurunkan gini ratio 0,394 pada September 2016,” kata Iskandar.

Meskipun gini ratio cukup menurun, pemerintah menyadari bahwa ketimpangan ekonomi masih terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, untuk mengurangi ketimpangan yang terjadi di masyarakat ini. Selain terus menggenjot dan mempercepat pembangunan secara merata.

baca juga

Hal ini terkonfigurasi dalam Kebijakan Pemerataan Ekonomi terdiri atas 3 area utama, yaitu: (1) kebijakan pemerataan lahan; (2) kebijakan pemerataan kesempatan; dan (3) peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia.

“Maka dari tiga pilar besar inilah, kita turunkan kebijakan untuk mendorong perkembangan ekonomi yang berkeadilan,” ujar Darmin

Dirinya menegaskan diperlukan peranan dari semua pihak sehingga kebijakan ini dapat terlaksana secara efektif dan mencapai tujuan yang diinginkan untuk mengatasi ketimpangan. “Tentu ini jauh dari sempurna dan kita masih perlu mengambil pengalaman dari negara lain”, tutupnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Tahu Berapa Ribu Triliun Utang Indonesia Sekarang?

Mau Tahu Berapa Ribu Triliun Utang Indonesia Sekarang?

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 17:13 WIB

Jumlah Petani Turun, Pemerintah Galakkan Reformasi Agraria

Jumlah Petani Turun, Pemerintah Galakkan Reformasi Agraria

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 13:45 WIB

Kebijakan Jokowi Hapus Subsidi Dinilai Positif Bagi Ekonomi RI

Kebijakan Jokowi Hapus Subsidi Dinilai Positif Bagi Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 13:05 WIB

Versi Darmin, Ada Tiga Pilar Pemerataan Ekonomi

Versi Darmin, Ada Tiga Pilar Pemerataan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 12:17 WIB

Darmin Prediksi 85 Persen Penduduk Desa Pindah ke Kota Pada 2050

Darmin Prediksi 85 Persen Penduduk Desa Pindah ke Kota Pada 2050

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 15:41 WIB

Darmin Akui Surabaya Bisa Jadi Contoh Smart City

Darmin Akui Surabaya Bisa Jadi Contoh Smart City

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 15:25 WIB

Darmin Akui Perekonomian Daerah Harus Dibangun Dengan Segera

Darmin Akui Perekonomian Daerah Harus Dibangun Dengan Segera

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 15:18 WIB

Darmin: PMK Terkait Perppu Akses Informasi Keuangan Akan Terbit

Darmin: PMK Terkait Perppu Akses Informasi Keuangan Akan Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 13:58 WIB

Darmin Peringatkan PNS Pajak Tak Salah Gunakan Data Nasabah

Darmin Peringatkan PNS Pajak Tak Salah Gunakan Data Nasabah

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 13:46 WIB

Era Keterbukaan Pajak Sedang Melanda Dunia

Era Keterbukaan Pajak Sedang Melanda Dunia

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 06:33 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×