Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IPW: Banyak Pengembang Rumah Murah Terbebani Uang Siluman

Adhitya Himawan

Selasa, 06 Juni 2017 | 16:18 WIB
IPW: Banyak Pengembang Rumah Murah Terbebani Uang Siluman
Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda di Jakarta, Kamis (2/3/2017). [Dok IPW]

Berdasarkan pengamatan dan investigasi yang dilakukan Indonesia Property Watch terhadap para pengembang rumah murah, ternyata faktor biaya ekonomi tinggi masih membayangi minat mereka untuk terus membangun rumah murah.

Dengan batasan harga rumah murah FLPP senilai Rp 140.000.000, beban biaya tak resmi atau biaya siluman minimum Rp 6.500.000 per unit atau 4,6 persen bahkan ada yang mencapai sampai 15 persen. Angka ini relatif kecil, namun menjadi sangat besar bila dikalikan jumlah rumah yang dibangun.

"Per seratus rumah yang dibangun, pengembang harus mengeluarkan dana cadangan di muka sebesar Rp 6.500.000 x 100 = Rp 650 juta. Dan bila 1.000 unit rumah menjadi Rp6,5 miliar," kata Direktur Eksekutif IPW, Ali Tranghanda di Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Uang siluman tersebut ditempatkan untuk beberapa pos, misalkan biaya perijinan, biaya sertifikasi, sampai biaya koordinasi antara oknum pejabat pemerintah daerah sampai preman-preman. Dan ini hampir dilakukan oknum di semua pemerintah daerah.

Paket kebijakan 13 yang dikeluarkan pemerintah dengan memangkas perijinan, ternyata tidak menyentuh praktek siluman para oknum terkait. Pemangkasan biaya perijinan pun ternyata tidak membuat biaya yang dikeluarkan pengembang menjadi lebih rendah.

"Mengapa? Karena dengan pemangkasan biaya perijinan pun, oknum melihat pengembang memperoleh untung lebih banyak dan uang silumannya menjadi lebih tinggi lagi. Pengembang yang kerja keras, tapi banyak parasit perumahan yang menggerogoti," ujar Ali.

Bayangkan bila uang senilai Rp6,5 miliar yang ada dalam satu kawasan ini digunakan untuk CSR dengan membangun rumah-rumah di sekitarnya lebih baik dan tertata. Bila satu rumah diperlukan biaya perbaikan Rp20 juta-an maka ada sebanyak 300-an rumah yang dapat diperbaiki. Secara wilayah pun harusnya akan memberikan dampak positif bagi pemerintah daerah setempat dan bukan hanya memperkaya diri sendiri.

"Pengembang mau? Sebenarnya pengembang tidak mempermasalahkan bila uang tersebut digunakan untuk CSR, namun mereka ‘terpaksa’ tidak melakukannya karena uangnya sudah tergerus oknum siluman. Bila di negara maju para pengembang seperti ini sudah menjadi pejuang yang harus diberikan ‘karpet merah’ oleh pejabat. Kalau di Indonesia menjadi terbalik, ketika pejabat datang, maka para pengembang yang harus menyiapkan ‘karpet merah’ karena takut dipersulit. Yang lucunya lagi ketika dipersalahkan maka pengembang yang akan dituduh ‘bermain’. Sedangkan sebenarnya mereka hanya ‘terpaksa’ karena dibuka celah untuk ‘bermain’. Ironis?," tutup Ali.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Beragam Fasilitas Untuk Anda di Sentra Timur Residence

Inilah Beragam Fasilitas Untuk Anda di Sentra Timur Residence

Bisnis | Senin, 05 Juni 2017 | 15:56 WIB

Ini Jurus Pemerintah Agar Program Sejuta Rumah Tak Salah Sasaran

Ini Jurus Pemerintah Agar Program Sejuta Rumah Tak Salah Sasaran

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 15:10 WIB

Inilah Sederet Program Pembiayaan Untuk Program Sejuta Rumah

Inilah Sederet Program Pembiayaan Untuk Program Sejuta Rumah

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 15:02 WIB

Genjot Kredit Konsumer, Bank Mayora Gandeng Summarecon Agung

Genjot Kredit Konsumer, Bank Mayora Gandeng Summarecon Agung

Bisnis | Senin, 22 Mei 2017 | 14:09 WIB

Tahun Ini Kementerian PUPR Targetkan KPR Subsidi Rp11,47 Triliun

Tahun Ini Kementerian PUPR Targetkan KPR Subsidi Rp11,47 Triliun

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 15:09 WIB

Kementerian PUPR Kebut Venue Lapangan Sepak Bola ABC

Kementerian PUPR Kebut Venue Lapangan Sepak Bola ABC

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 15:01 WIB

Gandeng Tahir, Kemensos Bangun Gedung Penelitian Anak Jalanan

Gandeng Tahir, Kemensos Bangun Gedung Penelitian Anak Jalanan

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 14:48 WIB

Sinar Mas Land akan Sulap Digital Hub Jadi Silicon Valley-nya RI

Sinar Mas Land akan Sulap Digital Hub Jadi Silicon Valley-nya RI

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 14:16 WIB

Inilah Konsep Sinar Mas Land Dalam Pengembangan Digital Hub

Inilah Konsep Sinar Mas Land Dalam Pengembangan Digital Hub

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 14:05 WIB

Bangun Digital Hub, Sinar Mas Land Investasi Rp7 Triliun

Bangun Digital Hub, Sinar Mas Land Investasi Rp7 Triliun

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 13:49 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×