Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Meneropong Keindahan Jembatan Kelok Sembilan di Sumatera Barat

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 30 Juni 2017 | 19:03 WIB
Meneropong Keindahan Jembatan Kelok Sembilan di Sumatera Barat
Jembatan Kelok Sembilan, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat, Jumat (30/6). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Mudik Lebaran sambil menikmati objek wisata alam mungkin sudah lazim di banyak tempat. Tetapi menikmati keindahan arsitektur dan konstruksi rumit di belantara hutan dengan keindahan panoramanya belum tentu mudah ditemui.

Dari yang sedikit itu, keindahan Jembatan Kelok Sembilan dengan panorama alam hutan Bukit Barisan mungkin salah satu yang patut disyukuri.

Iya, pemudik yang melewati Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) – Riau, pastinya akan dimanjakan dengan panorama cagar alam dan gunung-gunung, dan tentu saja kontruksi jembatan yang kokoh itu. Pemudik, umumnya dari Pekanbaru dengan tujuan Bukittinggi maupun Padang, bakal langsung disambut keindahan jembatan yang mulai dibangun sejak 2003 dan selesai pada 2013 itu.

Terutama pengguna kendaraan roda dua dan roda empat. Memakan empat jam perjalanan dari Pekanbaru, Jembatan Kelok Sembilan memang jadi alternatif terbaik untuk transit melepas penat.

Ade (26), warga setempat mengakui, Jembatan Kelok Sembilan jadi tempat perhentian bagi pengguna jalan baik dari Pekanbaru, maupun sebaliknya dari Padang atau Bukittinggi. Pengguna jalan, hanya berhenti sesaat untuk swafoto, istirahat minum, atau hanya sebatas cuci mata menikmati pemandangan dan menghirup udara sejuk Bukit Barisan. “Biasanya ramai, apalagi mau Lebaran. Dari Pekanbaru [tujuan Sumbar] ramai sekali,” katanya, minggu lalu.

Dia mengatakan, sejak jembatan layang tersebut dioperasikan untuk umum pada 2013, maka pengguna jalan memanfaatkannya untuk istirahat. Apalagi posisinya juga berada dekat perbatasan Sumbar – Riau, atau bisa dibilang setengah perjalanan bagi pengendara dari Pekanbaru maupun dari Padang.

Jalan Berkelok
Sebenarnya, nama Kelok Sembilan merujuk jalan berkelok-kelok melewati perbukitan di Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar. Jalan itu, jika direntang lurus hanya sepanjang 300 meter dengan lebar jalan 5 meter yang dibangun pemerintah Kolonial Belanda pada 1908-1914 untuk memperlancar transportasi dari Pelabuhan Emma Haven [Teluk Bayur] di barat Sumatra ke wilayah timur.

baca juga

Namun, seiring berkembangnya waktu, jalan itu tak mampu lagi menampung volume kendaraan yang melewati rute tersebut, sehingga kemacetan tak terelakan. Solusinya, diusulkanlah pembuatan jembatan layang menembus dua bukit yang mengapit jalan tersebut.

Maka pada 2003, dimulai pembangunan Jembatan Kelok Sembilan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (sekarang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dengan konsep green construction atau ramah lingkungan karena berada di wilayah cagar alam. Pembangunan jembatan dengan biaya Rp580 miliar itu dikerjakan dalam kurun waktu 10 tahun.

Jembatan Kelok Sembilan dibagi dalam enam buah jembatan dengan ditambah jalan penghubung sepanjang lebih dari 1,5 kilometer. Untuk enam jembatan itu, masing-masing memiliki panjang yang berbeda. Jembatan pertama dengan panjang 20 meter, jembatan kedua 230 meter, jembatan ketiga 65 meter, jembatan keempat yang paling panjang 462 meter, jembatan kelima 31 meter, dan jembatan keenam sepanjang 156 meter.

Ikon Wisata
Jembatan itu memiliki lebar 13,5 meter, sehingga sangat luas bagi kendaraan yang melewatinya. Bahkan, di sisi jembatan juga diberi ruang yang cukup luas, sehingga pengguna jalan bisa parkir kendaraan.

Karena, Jembatan Kelok Sembilan sudah menjadi menjadi lokasi transit dan ikon wisata baru di kawasan itu, maka banyak pula masyarakat yang memanfaatkan momen itu untuk berdagang.

Maka jangan heran, jika Anda melewati jalur itu akan ditemukan banyak pedagang di sisi atas jembatan dari arah Riau. Mereka menyediakan jagung bakar, es kelapa muda, dan makanan kecil lainnya.

Untuk mudik Lebaran tahun ini, pemerintah menyiapkan salah satu poskonya di kawasan Jembatan Kelok Sembilan. Pokso itu juga disediakan alat berat berupa dump truck, excavator, dan peralatan lainnya mengantisipasi bencana.

“Kami juga sediakan posko siaga di Kelok Sembilan untuk memastikan jalur Padang – Pekanbaru lancar selama mudik Lebaran,” kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) III, Syaiful Anwar saat memantau kesiapan jalur mudik lebaran di Sumbar, minggu lalu.

Pantauan tim BPJN III ke lokasi itu menemukan sepanjang 205 kilometer ruas Padang – Bukittinggi – batas Riau dalam kondisi bagus. Bahkan, kerusakan jalan akibat banjir dan longsor di Pangkalan awal Maret lalu, yang sempat menyebabkan akses Sumbar – Riau terputus, kini tak tersisa lagi, berganti hamparan aspal yang mulus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Pantau Jalan Rusak dan Longsor Pakai PPKJN

Kementerian PUPR Pantau Jalan Rusak dan Longsor Pakai PPKJN

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 18:57 WIB

Menikmati Jembatan Kelok Sembilan

Menikmati Jembatan Kelok Sembilan

Foto | Jum'at, 30 Juni 2017 | 16:31 WIB

PUPR Mudahkan Akses dan Hunian dengan Jembatan dan Rusunawa

PUPR Mudahkan Akses dan Hunian dengan Jembatan dan Rusunawa

News | Kamis, 22 Juni 2017 | 00:01 WIB

Ini Alasan Jokowi Kebut Pembangunan Jalan Tol Bocimi

Ini Alasan Jokowi Kebut Pembangunan Jalan Tol Bocimi

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 14:26 WIB

Jalan Nasional Sumbar dan Bengkulu Siap Layani Mudik Lebaran

Jalan Nasional Sumbar dan Bengkulu Siap Layani Mudik Lebaran

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 10:05 WIB

Jelang Lebaran, Underpass Simpang Mandai Maros Mulai Beroperasi

Jelang Lebaran, Underpass Simpang Mandai Maros Mulai Beroperasi

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 09:48 WIB

Kementerian PUPR Bangun Bendungan Progo Pristan di Temanggung

Kementerian PUPR Bangun Bendungan Progo Pristan di Temanggung

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 09:22 WIB

4 "Flyover" Perlintasan Kereta Api di Jateng Sudah Bisa Dilalui

4 "Flyover" Perlintasan Kereta Api di Jateng Sudah Bisa Dilalui

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 00:01 WIB

Perbaikan Ruas Tol Palembang-Indralaya yang Amblas Tengah Digarap

Perbaikan Ruas Tol Palembang-Indralaya yang Amblas Tengah Digarap

Bisnis | Senin, 19 Juni 2017 | 14:14 WIB

Jalan Nasional Padang ByPass-Bukit Tinggi-Batas Riau Siap Dilalui

Jalan Nasional Padang ByPass-Bukit Tinggi-Batas Riau Siap Dilalui

Bisnis | Senin, 19 Juni 2017 | 14:04 WIB

Terkini

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB