Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Kementerian PUPR Akan Restorasi Danau Sentarum di Kalbar

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 03 Juli 2017 | 08:26 WIB
Kementerian PUPR Akan Restorasi Danau Sentarum di Kalbar
Danau Sentarum di Kalimantan Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan I, Ditjen Sumber Daya Air memulai persiapan berupa studi pendahuluan pemulihan atau restorasi Danau Sentarum di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Danau Sentarum yang telah ditetapkan sebagai Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) merupakan kompleks danau-danau, terdiri dari 20 buah danau besar dan kecil dengan keanekaragaman flora dan fauna yang luar biasa dan tak dimiliki daerah lain.

Disamping itu, restorasi dibutuhkan karena Danau Sentarum berperan sebagai salah satu penjaga sumber air dan untuk memenuhi kebutuhan air bersih maupun irigasi di Kalimantan Barat. Selain pengembalian fungsi utamanya, restorasi juga bertujuan mengembangkan sebagai tujuan ekowisata.

Terlebih lokasinya yang dilalui jalan perbatasan Kalbar ruas Putusibau - Nanga Badau yang kondisinya sudah baik karena telah dilakukan penanganan oleh Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR.

"Danau Sentarum menjadi sumber utama Sungai Kapuas dan merupakan daerah tangkapan air yang secara alamiah merupakan reservoir yang dapat mengatur tata air Sungai Kapuas," kata Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Iriandi Azwartika dalam keterangan resmi, Minggu (2/7/2017).

Menurutnya saat musim kemarau tiba, tinggi permukaan Sungai Kapuas akan berangsur-angsur turun. Di saat itu air dari Danau Sentarum akan mengalir ke Sungai Kapuas sehingga debit air di sungai relatif stabil. Akibatnya, pada saat puncak musim kemarau, keadaan Danau Sentarum dan daerah sekitarnya akan menjadi hamparan tanah kering yang luas. Ikan-ikan yang tadinya berada di danau, akan terlihat jelas di kolam-kolam kecil.

Penyurutan air di Danau Sentarum sudah mencapai tahapan yang sangat ekstrem. Di beberapa bagian ada yang surutnya sampai empat meter dalam tiga hari. Padahal, lazimnya penurunan debit air hanya setengah meter. Jika di musim hujan, bisa terjadi banjir karena tinggi debit air mencapai 13 meter padahal normalnya tiga sampai delapan meter.

Dalam kondisi normal kedalaman Danau Sentarum berkisar antara tiga hingga delapan meter, bila surut airnya kedalaman danau hanya berkisar dua-tiga meter. Tetapi dalam dua tahun terakhir, penurunan air Sentarum sangat ekstrem.

baca juga

Restorasi yang dilakukan di Danau Sentarum adalah yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur sumber daya air (SDA) seperti pembangunan bendung dan jaringan daerah irigasi, peningkatan embung atau resapan air, hingga pembangunan tanggul Danau Sentarum. Oleh karena Danau Sentarum belum pernah dilakukan studi konservasi maka Balai Wilayah Sungai Kalimantan I akan melakukan studi pendahuluan konservasi pada Danau Sentarum Kabupaten Kapuas Hulu.

Berdasarkan data dari Ditjen SDA, Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Kementerian PUPR, Danau Sentarum merupakan kawasan basah yang terluas di Indonesia bahkan juga di Asia Tenggara.

Luas Danau Sentarum kurang lebih 132.000 hektar. Kawasan basah ini terletak di bagian pedalaman hulu Sungai Kapuas atau berjarak sekitar 700 km dari muara Sungai Kapuas di Pontianak.

Danau Sentarum menjadi salah satu dari 15 danau yang RPJMN 2015-2019 telah ditetapkan 15 danau prioritas nasional. Danau lainnya yaitu  Danau Toba di Sumatera Utara; Danau Maninjau dan Danau Singkarak di Sumatera Barat; Danau Kerinci di Jambi; Rawa Danau di Banten, Danau Rawapening di Jawa Tengah; Danau Batur di Bali; Danau Tempe dan Danau Matano di Sulawesi Selatan; Danau Poso di Sulawesi Tengah; Danau Tondano di Sulawesi Utara; Danau Limboto di Gorontalo; Danau Cascade Mahakam-Semayang, Danau Melintang, dan Danau Jempang di Kalimantan Timur; dan Danau Sentani di Papua.

Sementara progres pembangunan jalan perbatasan Kalbar dari Temajuk - Nanga Badau saat ini sudah berhasil ditembus. Sementara dari Nanga Era hingga Batas Kaltim masih dalam pengerjaan. Secara keseluruhan pembangunan jalan perbatasan Kalbar tahun 2017 progres fisiknya mencapai +/- 85%. Antara lain dari 27 km jalan perbatasan yang diprogramkan pengaspalannya tahun ini untuk ruas Putussibau - Badau tersisa hanya 10 km lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Gelar Program Kota Tanpa Kumuh di 11.067 Kelurahan

Pemerintah Gelar Program Kota Tanpa Kumuh di 11.067 Kelurahan

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 19:14 WIB

Meneropong Keindahan Jembatan Kelok Sembilan di Sumatera Barat

Meneropong Keindahan Jembatan Kelok Sembilan di Sumatera Barat

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 19:03 WIB

Kementerian PUPR Pantau Jalan Rusak dan Longsor Pakai PPKJN

Kementerian PUPR Pantau Jalan Rusak dan Longsor Pakai PPKJN

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 18:57 WIB

Wow, Ini Surganya Mobil Klasik!

Wow, Ini Surganya Mobil Klasik!

Video | Selasa, 27 Juni 2017 | 10:26 WIB

PUPR Mudahkan Akses dan Hunian dengan Jembatan dan Rusunawa

PUPR Mudahkan Akses dan Hunian dengan Jembatan dan Rusunawa

News | Kamis, 22 Juni 2017 | 00:01 WIB

Ini Alasan Jokowi Kebut Pembangunan Jalan Tol Bocimi

Ini Alasan Jokowi Kebut Pembangunan Jalan Tol Bocimi

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 14:26 WIB

Jalan Nasional Sumbar dan Bengkulu Siap Layani Mudik Lebaran

Jalan Nasional Sumbar dan Bengkulu Siap Layani Mudik Lebaran

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 10:05 WIB

Jelang Lebaran, Underpass Simpang Mandai Maros Mulai Beroperasi

Jelang Lebaran, Underpass Simpang Mandai Maros Mulai Beroperasi

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 09:48 WIB

Kementerian PUPR Bangun Bendungan Progo Pristan di Temanggung

Kementerian PUPR Bangun Bendungan Progo Pristan di Temanggung

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 09:22 WIB

4 "Flyover" Perlintasan Kereta Api di Jateng Sudah Bisa Dilalui

4 "Flyover" Perlintasan Kereta Api di Jateng Sudah Bisa Dilalui

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 00:01 WIB

Terkini

DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis

DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran

Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?

Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:03 WIB

Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal

Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:02 WIB

From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa

From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan

Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:52 WIB

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

×