Misbakhun: Pertaruangan RUU Pertembakauan Ini Luar Biasa

Adhitya Himawan

Selasa, 11 Juli 2017 | 13:04 WIB
Misbakhun: Pertaruangan RUU Pertembakauan Ini Luar Biasa
Tanaman tembakau. [Shutterstock]

Anggota Pansus RUU Pertembakauan DPR RI Mukhamad Misbakhun berpendapat, pertarungan RUU Pertembakauan ini luar biasa. Pasalnya, RUU Pertembakauan berpolemik baik oleh kalangan pro dan kontra.

Sebagai inisiator RUU Pertembakauan, Misbakhun mengakui, DPR kalau kerja untuk rakyat itu dikritik. Kalau kerja untuk asing dipuji-puji. Sebelum di Indonesia belum ada UU yang melindungi sektor pertembakauan, baik itu petani tembakau, industri hasil tembakau nasional, dirinya akan melawan.

"Kita harus bicara kepentingan nasional. Kontribusi penerimaan negara sektor pertembakauan baik itu dari cukai hasil tembakau, pajak, mencapai 200 triliun", kata Misbakhun saat rapat dengar pendapat umum Pansus RUU Pertembakauan dengan stakeholders pertembakauan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (10/7/2017).

Dikatakan Misbakhun, pada saat DPR membahas RUU Pertembakauan, yang terjadi DPR dituduh main mata sama industri rokok.

Misbakhun mengaku heran adanya dorongan kelompok anti tembakau yang meminta petani tembakau beralih profesi dengan menanam tanaman lain. Kalau petani tembakau diminta beralih profesi, apakah kalangan dokter bersedia juga beralih profesi menjadi tukang ojek misalnya.

"Itu logika kalangan anti tembakau yang tidak masuk akal," tegasnya.

Dalam rangka kepentingan nasional, politisi Golkar ini sudah dalam batas tidak mau membahas agenda kepentingan asing. Menurutnya, kalau berbicara pertembakauan, dia berharap petani pada saat panen harga tembakau tidak jatuh, adanya penyuluhan bagi petani, perlu adanya riset dari pemerintah sehingga menghasilkan tembakau yang bagus.

"Stakeholders pertembakauan butuh perlindungan mengingat belum ada regulasi yang melindungi mereka. Karena itulah, diperlukan RUU Pertembakauan," tukas Misbakhun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sarmuji Desak Pemerintah Segera Benahi Masalah Petani Tebu

Sarmuji Desak Pemerintah Segera Benahi Masalah Petani Tebu

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 12:58 WIB

Tanaman Tembakau Adalah Komoditas Legal

Tanaman Tembakau Adalah Komoditas Legal

Bisnis | Sabtu, 01 Juli 2017 | 14:31 WIB

Antropolog UGM: Tembakau Tanaman Primadona Sejak Zaman Kolonial

Antropolog UGM: Tembakau Tanaman Primadona Sejak Zaman Kolonial

Bisnis | Sabtu, 01 Juli 2017 | 14:23 WIB

Sekjen APTI: Produktivitas Tanaman Tembakau Indonesia Rendah

Sekjen APTI: Produktivitas Tanaman Tembakau Indonesia Rendah

Bisnis | Sabtu, 01 Juli 2017 | 14:18 WIB

HIPMI Minta DPR Tolak Revisi UU Ketentuan Umum Perpajakan

HIPMI Minta DPR Tolak Revisi UU Ketentuan Umum Perpajakan

Bisnis | Sabtu, 01 Juli 2017 | 12:39 WIB

Misbakhun: Jadikan Pemberantasan Korupsi Sebagai Agenda Nasional

Misbakhun: Jadikan Pemberantasan Korupsi Sebagai Agenda Nasional

News | Jum'at, 30 Juni 2017 | 14:54 WIB

Ariel Kunjungi Andika "The Titans" di Penjara

Ariel Kunjungi Andika "The Titans" di Penjara

Entertainment | Minggu, 25 Juni 2017 | 17:17 WIB

Misbakhun Usul Boikot Anggaran KPK-Polri, Ini Kata PDI P

Misbakhun Usul Boikot Anggaran KPK-Polri, Ini Kata PDI P

News | Kamis, 22 Juni 2017 | 16:31 WIB

Soal KPK, Misbakhun: Apakah Penggunaan Kewenangan Ini Arogansi?

Soal KPK, Misbakhun: Apakah Penggunaan Kewenangan Ini Arogansi?

News | Kamis, 22 Juni 2017 | 12:03 WIB

Misbakhun: Kita Sudah Waktunya Mengevaluasi KPK

Misbakhun: Kita Sudah Waktunya Mengevaluasi KPK

News | Kamis, 22 Juni 2017 | 11:29 WIB

Terkini

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

News | Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:37 WIB

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

News | Senin, 28 September 2026 | 13:33 WIB

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:31 WIB

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 13:30 WIB

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:23 WIB

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:22 WIB

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:21 WIB

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:20 WIB

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

News | Senin, 28 September 2026 | 13:16 WIB

×