Jokowi: Proyek Infrastruktur Transportasi Massal DKI Harus Tuntas

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 11 Juli 2017 | 20:12 WIB
Jokowi: Proyek Infrastruktur Transportasi Massal DKI Harus Tuntas
Presiden Jokowi memimpin rapat di Kantor Kepresidenan, Jakarta. [Foto Kris - Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo memberikan apresiasinya kepada Provinsi DKI Jakarta yang berhasil menumbuhkan perekonomian daerahnya dengan baik. Berdasarkan data yang diterima oleh Presiden, DKI Jakarta pada triwulan pertama tahun 2017 ini memiliki angka pertumbuhan ekonomi sebesar 6,48 persen atau lebih tinggi dari angka pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama sebesar 5,01 persen.

Meski demikian, Kepala Negara mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus terus diupayakan. Pemerintah daerah, daerah-daerah penyangga, dan pemerintah pusat harus bersinergi untuk menyelesaikan sejumlah persoalan yang dihadapi oleh Ibu Kota Negara Indonesia ini.

Demikian diungkapkan Presiden saat memimpin rapat terbatas mengenai pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di DKI Jakarta pada Selasa (11/7/2017), di Kantor Presiden, Jakarta.

Presiden berujar bahwa DKI juga masih memiliki persoalan utama yang harus dihadapi. Seperti misalnya kemacetan dan penyediaan transportasi massal yang sering dikeluhkan oleh sejumlah warga.

"Persoalan utama yang dihadapi DKI Jakarta, seperti halnya kota-kota metropolitan dunia, adalah masalah urbanisasi, kemiskinan dan ketimpangan sosial, penyediaan fasilitas umum, penyediaan tenaga listrik, perumahan, air bersih dan sanitasi, kemacetan dan penyediaan transportasi massal, penanganan soal limbah, sampah dan polusi udara, sampai dengan pengendalian tata ruang," ucapnya.

Khusus soal kemacetan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini benar-benar menyoroti salah satu penyebab inefisiensi perekonomian itu. Baginya, tidak ada pilihan lain sebagai solusi dari permasalahan itu selain membangun sarana transportasi yang bersifat massal dan terintegrasi dengan lainnya.

"Untuk itu, saya titip agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sekarang maupun yang akan datang untuk dapat melanjutkan penyelesaian proyek infrastruktur transportasi massal ini, baik LRT, MRT, kereta api serta pembangunan jalan tol, termasuk memperlancar akses ke Pelabuhan Tanjung Priok," ia menegaskan.

Lebih lanjut, Kepala Negara menginstruksikan kepada Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang turut hadir dalam kesempatan tersebut untuk dapat terus menekan tingkat pengangguran yang pada Februari 2017 tercatat sebesar 5,36 persen. Meski angka tersebut sebenarnya telah mengalami penurunan sebesar 0,41 persen bila dibanding tahun 2016 lalu, Presiden tetap berharap agar DKI dapat membuka lebih banyak lapangan kerja baru.

"Saya harap capaian ini dapat ditingkatkan lagi dengan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas sehingga bisa membuka lapangan kerja baru serta mampu menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Perintahkan Proyek Infrastruktur di Aceh Dipercepat

Jokowi Perintahkan Proyek Infrastruktur di Aceh Dipercepat

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 20:02 WIB

Gatensi Optimis Konstruksi Masuk 3 Besar Penyumbang PDB

Gatensi Optimis Konstruksi Masuk 3 Besar Penyumbang PDB

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 19:01 WIB

Kementerian PUPR Kerjasama Insfrastruktur Dengan Timor Leste

Kementerian PUPR Kerjasama Insfrastruktur Dengan Timor Leste

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 14:50 WIB

Kontrak Sistem Pengolahan Limbah Terpusat Zona 1 Jakarta Diteken

Kontrak Sistem Pengolahan Limbah Terpusat Zona 1 Jakarta Diteken

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 14:29 WIB

Istana Pastikan Keluarga Jokowi Tidak Bebani Anggaran Negara

Istana Pastikan Keluarga Jokowi Tidak Bebani Anggaran Negara

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 14:06 WIB

Jokowi: Membangun Ekonomi Afrika Harus Tanpa Merusak Afrika

Jokowi: Membangun Ekonomi Afrika Harus Tanpa Merusak Afrika

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 13:59 WIB

Tumpas Pencurian Ikan, Jokowi Gandeng Vietnam

Tumpas Pencurian Ikan, Jokowi Gandeng Vietnam

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 13:50 WIB

Bertemu Trump, Jokowi Bahas Ekspor Sawit dan Biodiesel ke AS

Bertemu Trump, Jokowi Bahas Ekspor Sawit dan Biodiesel ke AS

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 13:45 WIB

Jokowi Keluhkan Sawit Indonesia Dapat Kampanye Negatif di Eropa

Jokowi Keluhkan Sawit Indonesia Dapat Kampanye Negatif di Eropa

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 13:36 WIB

Gaul di G20, Presiden Jokowi Nge-Vlog Sama Trudeau!

Gaul di G20, Presiden Jokowi Nge-Vlog Sama Trudeau!

Video | Senin, 10 Juli 2017 | 17:41 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×