Transfer Dana Jumbo Janggal ke Singapura, Standchart Ditanyai OJK

Adhitya Himawan

Senin, 09 Oktober 2017 | 13:38 WIB
Transfer Dana Jumbo Janggal ke Singapura, Standchart Ditanyai OJK
Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Otoritas Jasa Keuangan meminta klarifikasi Standard Chartered Indonesia untuk menyelidiki dugaan transfer dana jumbo yang diduga dilakukan sejumlah nasabah Indonesia di Standard Chartered Plc, dari wilayah Guernsey ke Singapura sebesar Rp18,8 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana di Jakarta, Senin (9/10/2017), mengatakan pihaknya masih mendalami penjelasan Standard Chartered Indonesia, dan kemudian akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak untuk mengambil langkah selanjutnya.

"Kami harus lihat otoritas mana yang berwenang atas masalah ini," kata Heru menjawab tindak lanjut kepada Standard Chartered tentang transfer jumbo atau banyak sekali itu.

Heru masih enggan menjelaskan lebih lanjut dengan alasan masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti PPATK dan DJP.

Sementara itu, PPATK telah selesai menganalisis pergerakan dana dalam jumlah fantastis tersebut. Nasabah yang melakukan transfer dana tersebut terdiri atas warga negara Indonesia, berstatus nasabah individu dan korporasi.

"Memang dugaan sementara itu adalah "tax evasion' atau 'tax fraud' (penghindaran kewajiban pajak)," kata Wakil Kepala PPATK Dian Ediana Rae saat dihubungi Antara.

Analisis yang disimpulkan PPATK sudah diserahkan kepada DJP. Dian meminta untuk menunggu penjelasan resmi dari DJP.

PPATK sudah mengendus transfer dana yang janggal ini sejak beberapa bulan lalu.

baca juga

"Agar tidak menimbulkan simpang siur, dan tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu, lebih baik kita tunggu dulu hasil investigasi DJP, dan keterangan yang akan disampaikan mereka," ujar dia.

Merujuk pada laporan Bloomberg dan South China Morning Post, regulator di Eropa dan Asia sedang melakukan investigasi terhadap Standard Chartered Plc atas transfer dana milik nasabah khusus sebesar 1,4 miliar dolar AS dari Guernsey, yang merupakan daerah kekuasaan Inggris, ke Singapura pada akhir 2015.

Dalam laporan itu disebutkan, aset yang ditransfer tersebut sebagian besar milik nasabah Indonesia.

Regulator juga mendapat laporan adanya kecurigaan terhadap staf bank mengenai transfer tersebut. Transfer tersebut dilakukan jelang Guernsey menerapakan "Common Reporting Standard", sebuah kesepakatan global pertukaran informasi secara otomatis terkait pajak.

Investigasi juga dikabarkan sedang dilakukan oleh bank sentral Singapura yaitu Monetary Authority of Singapura (MAS) dan otoritas keuangan Guernsey yaitu Guernseys Financial Service Commission. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Hindari Pajak, PPATK Lacak Dana Besar di Singapura

Diduga Hindari Pajak, PPATK Lacak Dana Besar di Singapura

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 13:01 WIB

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Lewat ATM 4 Bank Ini Saja

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Lewat ATM 4 Bank Ini Saja

News | Minggu, 08 Oktober 2017 | 13:02 WIB

Misbakhun Minta PPATK dan DJP Selidiki Dana Besar di Singapura

Misbakhun Minta PPATK dan DJP Selidiki Dana Besar di Singapura

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 17:21 WIB

Dana 1,4 Miliar Dolar AS di Singapura Milik Pejabat Militer?

Dana 1,4 Miliar Dolar AS di Singapura Milik Pejabat Militer?

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 14:44 WIB

Diduga Hindari Pajak, 1,4 Miliar Dolar AS Mengendap di Singapura

Diduga Hindari Pajak, 1,4 Miliar Dolar AS Mengendap di Singapura

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 14:29 WIB

Umi Kalsum Ultah, Ayu Ting Ting Kasih Hadiah Ini

Umi Kalsum Ultah, Ayu Ting Ting Kasih Hadiah Ini

Entertainment | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 17:18 WIB

Duh, Sibuk Selfie, Ayu Ting Ting Cuekin Bilqis di Singapura

Duh, Sibuk Selfie, Ayu Ting Ting Cuekin Bilqis di Singapura

Entertainment | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 15:28 WIB

Jokowi 4 Bulan Tak Kirim Uang, Ini 'Curhat' Kaesang di Singapura

Jokowi 4 Bulan Tak Kirim Uang, Ini 'Curhat' Kaesang di Singapura

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 06:30 WIB

Jokowi Lupa Kirim Uang, Kaesang di Rantau Makan 2 Kali Sehari

Jokowi Lupa Kirim Uang, Kaesang di Rantau Makan 2 Kali Sehari

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 19:08 WIB

Kisah Kaesang 'Ngekos' di Singapura: Sehari Makan Sebungkus Mi

Kisah Kaesang 'Ngekos' di Singapura: Sehari Makan Sebungkus Mi

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 16:52 WIB

Terkini

Musim Hujan Banten Diprediksi Mundur hingga November 2026

Musim Hujan Banten Diprediksi Mundur hingga November 2026

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Intip Sinopsis Street Fighter, Tayang 14 Oktober di Bioskop Indonesia

Intip Sinopsis Street Fighter, Tayang 14 Oktober di Bioskop Indonesia

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Daftar Harga Mobil Listrik Terbaru yang DIpasarkan di Indonesia

Daftar Harga Mobil Listrik Terbaru yang DIpasarkan di Indonesia

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Cara Memperbaiki Gagang Mug yang Rusak Sesuai Jenis Materialnya

Cara Memperbaiki Gagang Mug yang Rusak Sesuai Jenis Materialnya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota

Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota

Bogor | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Bukan Earbud Biasa, Baseus MC2 NC Bawa ANC dan Baterai 60 Jam

Bukan Earbud Biasa, Baseus MC2 NC Bawa ANC dan Baterai 60 Jam

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Timnas Indonesia Jadi Juara, Media Inggris Soroti Kepentingan Gianni Infantino di FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia Jadi Juara, Media Inggris Soroti Kepentingan Gianni Infantino di FIFA ASEAN Cup

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Mengulas Film 'Fall 2: Deadpoint' dan Ketakutan yang Tidak Selesai

Mengulas Film 'Fall 2: Deadpoint' dan Ketakutan yang Tidak Selesai

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Kulkas Nyetrum saat Dipegang? Ini Penyebab dan Cara Aman Mengatasinya

Kenapa Kulkas Nyetrum saat Dipegang? Ini Penyebab dan Cara Aman Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Pekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Ini Lokasi, Tema, Sejarah, dan Cara Memperingatinya

Pekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Ini Lokasi, Tema, Sejarah, dan Cara Memperingatinya

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:34 WIB

×