Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Diduga Hindari Pajak, 1,4 Miliar Dolar AS Mengendap di Singapura

Adhitya Himawan

Sabtu, 07 Oktober 2017 | 14:29 WIB
Diduga Hindari Pajak, 1,4 Miliar Dolar AS Mengendap di Singapura
Ilustrasi penggelapan pajak. [Shutterstock]

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan bahwa Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan harus berhati-hati dalam melakukan penyelidikan terhadap dugaan penghindaran pajak di Singapura. Terlebih jika memang benar dana tersebut diduga terkait dengan pejabat militer dari Indonesia.

Sebagaimana diketahui, muncul berita mengejutkan dari London, Inggris. Salah satu raksasa perbankan dunia, Standard Chartered Plc mengaku telah kecolongan transfer aset dana nasabah dari Indonesia. Besaran dana yang ditransfer mencapai 1,4 miliar dolar Amerika Serikat (AS) alias Rp18,9 triliun. (Dengan asumsi kurs 1 dolar AS = Rp13.500,00).

Menurut sumber Bloomberg, dana tersebut ditransfer dari Guernsey, Kepulauan Channel, ke Singapura. Transfer tersebut terjadi sejak akhir 2015. Dana tersebut dikelola oleh unit trust Stanchart Guernsey. Menariknya, dana yang sangat besar tersebut diduga memiliki hubungan dengan kalangan militer Indonesia.

Transfer tersebut dilakukan sebelum Guernsey mengadopsi Common Reporting Standard (CRS), kerangka global pertukaran data pajak yang berlaku mulai awal tahun 2016. Dengan CRS, sekitar 100 negara sepakat untuk membagikan laporan tahunan tentang rekening milik orang-orang di setiap negara anggota untuk kepentingan pajak.

"Saya kira secara umum, Ditjen Pajak harus mendeteksi apakah pemilik dana tersebut sudah ikut tax amnesty atau belum. Jika sudah tidak ada masalah, meskipun secara hukum di negara lain yang bersangkutan kena masalah," kata Yustinus saat dihubungi Suara.com, Sabtu (7/10/2017).

Jika belum ikut tax amnesty, maka dana tersebut adalah objek pajak yang harus dikejar semaksimal mungkin oleh pemerintah. Apalagi modus tersebut sebetulnya selama ini sudah sering dilakukan WNI ataupun korporasi dari Indonesia untuk menghindari pajak.

"Apalagi Singapura menjadi pusat bisnis yang semakin menjanjikan. Makanya banyak dana yang bergeser dari semula Swiss, pindah ke Singapura misalnya. Soal ilegal atau tidak, bisa jadi. Tugas Ditjen Pajak untuk mengejarnya dan menagihnya. Kalau ada pemindahan dana sebesar itu dengan cara yang kurang wajar, saya rasa memang ada masalah hukum," tutur Yustinus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Pentingnya Laporkan Smartphone di SPT Pajak?

Apa Pentingnya Laporkan Smartphone di SPT Pajak?

Tekno | Kamis, 21 September 2017 | 16:36 WIB

Siap-siap, Ditjen Pajak Akan Lacak Wajib Pajak 'Bandel'

Siap-siap, Ditjen Pajak Akan Lacak Wajib Pajak 'Bandel'

Bisnis | Rabu, 20 September 2017 | 18:17 WIB

Pembayar Pajak di Indonesia Cuma 25 Persen dari Tenaga Kerja

Pembayar Pajak di Indonesia Cuma 25 Persen dari Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 20 September 2017 | 17:32 WIB

Ditjen Pajak: Masyarakat Harus Segera Perbaiki SPT

Ditjen Pajak: Masyarakat Harus Segera Perbaiki SPT

Bisnis | Rabu, 20 September 2017 | 16:49 WIB

Setelah Tax Amnesty, Pemerintah Terbitkan Aturan Kepatuhan Pajak

Setelah Tax Amnesty, Pemerintah Terbitkan Aturan Kepatuhan Pajak

Bisnis | Rabu, 20 September 2017 | 16:39 WIB

Sri Mulyani: Pemerintah akan Bangun Core Tax System

Sri Mulyani: Pemerintah akan Bangun Core Tax System

Bisnis | Senin, 18 September 2017 | 15:28 WIB

Heboh Pajak Penulis, Berapa sih Besaran Pajaknya?

Heboh Pajak Penulis, Berapa sih Besaran Pajaknya?

Bisnis | Kamis, 14 September 2017 | 13:38 WIB

Tak Hadir Dalam Dialog Pajak, Sri Mulyani Sindir Tere Liye

Tak Hadir Dalam Dialog Pajak, Sri Mulyani Sindir Tere Liye

Bisnis | Kamis, 14 September 2017 | 07:34 WIB

Sri Mulyani Dukung Proses Hukum Dua Pegawai Pajak

Sri Mulyani Dukung Proses Hukum Dua Pegawai Pajak

News | Kamis, 14 September 2017 | 05:39 WIB

Novelis Dee Lestari Protes Perlakuan Pajak Bagi Para Penulis

Novelis Dee Lestari Protes Perlakuan Pajak Bagi Para Penulis

Bisnis | Kamis, 14 September 2017 | 00:01 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×