Ini Alasan KPPU Yakin Aqua Bersalah Terkait Dugaan Monopoli

Adhitya Himawan

Kamis, 07 Desember 2017 | 04:30 WIB
Ini Alasan KPPU Yakin Aqua Bersalah Terkait Dugaan Monopoli
Gedung Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Jika tidak ada halangan,  pada pekan mendatang, KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha ) akan segera memutuskan perkara nomer 22/KPPU-I/2016 yaitu pelanggaran pasal 15 ayat 3 huruf b dan pasal 19 huruf a dan b Undang Undang No 5 tahun 1999 tentang Monopoli dan Persaingan tidak sehat yang dilakukan oleh Air Minum Dalam Kemasan merk Aqua dalam hal ini PT Tirta Investama (produsen) dan PT Balina Agung Perkasa (distributor).

Ketua Tim Investigator KPPU Arnold Sihombing perlu menegaskan sekali lagi bahwa kesimpulan Tim Investigator KPPU menyatakan Aqua bersalah bukan tanpa alasan. Banyak bukti yang telah ditemukan. Masih menurut Arnold kenapa  Tim Investigator menyimpulkan bahwa Aqua bersalah tak lain dan tak bukan karena sistem penjualan dari distributor ke pedagang itu dengan cara jual putus.

“Pedagang ini mendapatkan produk Aqua dengan sistem beli-putus. Nah seharusnya dengan sistem ini sudah tak ada ikatan lagi para pedagang dengan PT TIV selaku produsen dan PT BAP selaku distributor. Untuk apalagi mereka mengatur dagangan pedagang kalau sistem yang mereka berlakukan adalah jual-putus?” ungkap Arnold Sihombing di Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Soal bukti bahwa hanya toko Chunchun yang diintimidasi itu tidak benar. Banyak toko yang mengaku diintimidasi.

“Mungkin Aqua merasa hanya toko ChunChun yg menjadi korbannya, tapi setelah kami lakukan investigasi, masih banyak pedagang lain. Mereka sangat berharap diberi kebebasan untuk jual produk apapun,” ungkap Arnold Sihombing pada Senin (27/11) lalu.

Pernyataan Arnold Sihombing banyak benarnya. Dari penulusuran KPPU di lapangan, ternyata memang banyak pedagang lain yang menjadi korban.  Mereka bahkan sudah banyak yang bersaksi di depan majelis hakim KPPU.Bahkan ada yang mengaku dipaksa untuk menandatangi form pernyatan untuk tidak menjual produk Le Minerale.  Dan masih banyak lagi yang tidak berani bersaksi lantaran takut bisnisnya terganggu. Pedagang yang sudah bersaksi di sidang KPPU  setidaknya ada 5 pemilik toko yaitu, Yatim Agus Prasetyo pemilik Toko Vanny alias Chunchun, Julie pemilik Toko Yania, Irwan pemilik Toko Sinar Jaya, Edi pemilik toko Noval dan Handy pemilik Toko Sumber Jaya / Country Food. Mereka mengaku kecewa dengan tindakan *monopoli*Aqua.

“ Gara-gara saya jual Le Minerale grade toko saya diturunkan dari SO menjadi WS. Jadi awalnya Karyawan BAP  berinisial "NS"  sering datang ke toko saya. Karena ada Le Minerale di depan, dia minta dimasukin. Saya diemin aja. Katanya kalau mau jual Aqua jangan jual Le Minerale,” kata Yatim Agus Prasetyo pemilik Toko Vania alias Chunchun saat dihubungi pada Selasa (28/11) lalu.

Nasib kurang baik juga dialami oleh Julie  pemilik Toko Yania di Narogong, Bekasi. Yuli telah bersaksi di depan majelis hakim KPPU karena dirinya telah diintimidasi oleh pihak Aqua.

“Jadi udah lama saya merasa diintimidasi sama Aqua. Mentang-mentang  produknya merajai, saya seperti budak mereka, harus nurutin semua permintaan mereka. Ini toko saya, beli juga pake uang saya, tapi banyak intimidasi yang mereka ke lakukan,” ungkap Yuli.

baca juga

Irwan pemilik Toko Sinar Jaya yang berjualan di bilangan Depok tak kalah geramnya dengan perilaku Aqua. Walaupun tak sampai diturunkan statusnya tapi kerap diintimidasi.

”Memang toko saya tak sempat diturunkan grade SO-nya. Tapi mereka sering ngancem dan intimidasi saya. Yang paling sering datang Karyawan BAP, berinisial "PN". Dia minta saya tak memajang Le Minerale di toko,” keluh Irwan.

Menurt Irwan dirinya tak jadi diturunkan karena Aqua *keburu*disomasi. “  Nggak jadi karena mereka keburu kena somasi Mayora dan kasusnya dibawa ke KPPU. Kalau tidak, pasti grade saya sudah diturunkan. Saya bersyukur setelah kasus ini muncul, saya jadi bebas berdagang,” tutur Irwan.

Selain Irwan  hal senada juga dialami Edi pemilik toko Noval, Cimanggis, Depok Jawa Barat. Edi juga mengaku telah diintimidasi oleh pihak Aqua. Bahkan statusnya juga diturunkan menjadi WS.

“ Kronologi awalnya saya pajang Le Minerale di depan, mereka meminta dipindahkan,  oke saya ikuti. Terus saya dapat undangan garhering dari Le Minerale. Nah H-1 gathering,  saya ditanya karyawan Balina, ‘ ikut nggak?’ Ya saya jawab ikut, orang diundang. Tiba-tiba setelah gathering grade SO saya diturunkan tanpa alasan jelas,” tutur Edi saat dihubungi melalui telepone pada Senin (27/11) lalu.

Edi merasa yakin penyebab diturunkannya statusnya karena dirinya telah menjual produk Le Minerale

“Tentu saja yakin karena selama ini untuk target penjualan kami selalu bisa memenuhi, “ papar Edi.

 Sedangkan Toko Sumber Jaya / Country Food di bilangan Cielengsi, Bogor milik Handy  juga tak luput dari intimidasi Aqua. Handy   mengaku diancam dan diintimidasi bahkan diturunkan statusnya dari SO (Star Outlet ) menjadi WS (Whole Seller). Handy telah bersaksi di depan majelis hakim KPPU beberapa waktu lalu.

“Saya kesal dengan ancaman, intimidasi sampai grade toko saya diturunkan. Saya diturunkan karena saya telah menjual produk kompetitor, Le Minerale. Secara target saya tidak pernah melanggar apa yang mereka targetkan,” ungkap Handy.

Bukan sekadar ancaman biasa. Handy malah dipaksa untuk menandatangai form yang telah disiapkan pihak Aqua untuk bersedia tidak menjual produk Le Minerale sejak 1 september 2016

“ Betul saya tanda tangan form sosialisasi karena saya takut. Istilahnya setengah terpaksa. Kata mereka ini perintah atasannya agar saya mau tandatangan,” ungkap Handy.

Selain Handy yang juga mengaku dipaksa untuk tanda tangan form sosialisasi adalah Cahyana pemilik Toko Mirah yang beralamat di Cieleungsi, Jawa Barat.

“Iya benar sudah lama diminta tanda tangan sosialisasi. Setahun lalu," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa

Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:10 WIB

3 Kulkas Aqua 1 Pintu Murah, Anti Bunga Es dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli

3 Kulkas Aqua 1 Pintu Murah, Anti Bunga Es dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kulkas Pintar Jadi Kunci Cegah Food Waste, Ini Cara Simpan Stok Makanan Mingguan agar Tetap Segar

Kulkas Pintar Jadi Kunci Cegah Food Waste, Ini Cara Simpan Stok Makanan Mingguan agar Tetap Segar

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Skin Aqua Tutup Hijau Jenis Sunscreen Apa? Kenali Manfaat dan Tipe Kulit yang Cocok

Skin Aqua Tutup Hijau Jenis Sunscreen Apa? Kenali Manfaat dan Tipe Kulit yang Cocok

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Apa Itu Kaum Adem? Rahasia Tetap Adem di Setiap Aktivitas Harian!

Apa Itu Kaum Adem? Rahasia Tetap Adem di Setiap Aktivitas Harian!

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:30 WIB

Mesin Cuci AQUA Eco-Wash Series FQW-850900QD Andalkan Steam dan Anti Bacterial Treatment

Mesin Cuci AQUA Eco-Wash Series FQW-850900QD Andalkan Steam dan Anti Bacterial Treatment

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:23 WIB

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB

Promo Aqua Jawa Barat 2026:  Cara Ikutan Aqua 100% Untung!

Promo Aqua Jawa Barat 2026: Cara Ikutan Aqua 100% Untung!

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:30 WIB

Terkini

Indeks Keyakinan Konsumen Naik, Purbaya Klaim Ekonomi RI Mulai Membaik

Indeks Keyakinan Konsumen Naik, Purbaya Klaim Ekonomi RI Mulai Membaik

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:44 WIB

3 Tinted Sunscreen untuk Olive Undertone agar Wajah Tidak Terlihat Orange

3 Tinted Sunscreen untuk Olive Undertone agar Wajah Tidak Terlihat Orange

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:42 WIB

Promo Ngopi di Djournal, Bayar Pakai QRIS BRImo Langsung Dapat Cashback 20%

Promo Ngopi di Djournal, Bayar Pakai QRIS BRImo Langsung Dapat Cashback 20%

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 13:42 WIB

Tekan Salah Sasaran Bansos, Pemerintah Rilis Perlinsos Berbasis AI pada Oktober

Tekan Salah Sasaran Bansos, Pemerintah Rilis Perlinsos Berbasis AI pada Oktober

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:41 WIB

Jangan Cuma Perampasan Aset: Siapa Tanggung Aset Sitaan yang Rusak?

Jangan Cuma Perampasan Aset: Siapa Tanggung Aset Sitaan yang Rusak?

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:40 WIB

Minus Dua Pemain Diaspora, Bangladesh Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Minus Dua Pemain Diaspora, Bangladesh Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 13:37 WIB

Purbaya Gunakan AI Buat Cegah Kebocoran Ekspor-Impor hingga Lacak Pajak Perusahaan

Purbaya Gunakan AI Buat Cegah Kebocoran Ekspor-Impor hingga Lacak Pajak Perusahaan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:33 WIB

Makna Lagu 'Dunia Tipu-Tipu' Yura Yunita: Menemukan Sosok untuk Bersandar

Makna Lagu 'Dunia Tipu-Tipu' Yura Yunita: Menemukan Sosok untuk Bersandar

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:30 WIB

Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati

Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 13:30 WIB

Dihimpit Kemarau dan Erupsi Anak Krakatau, Lampung Gelar Salat Istisqa: Mengetuk Pintu Langit

Dihimpit Kemarau dan Erupsi Anak Krakatau, Lampung Gelar Salat Istisqa: Mengetuk Pintu Langit

Lampung | Kamis, 10 September 2026 | 13:29 WIB

×