Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 10 September 2026 | 13:30 WIB
Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati
Ducati Superleggera V4 Centenario (ducati.com)
baca 10 detik
  • Grup Volkswagen berencana melakukan pemutusan hubungan kerja dan merestrukturisasi bisnis secara besar-besaran.
  • CEO Audi menyatakan manajemen sedang mengevaluasi potensi pelepasan merek sepeda motor asal Italia, Ducati.
  • Audi mempertimbangkan pemindahan sebagian jalur produksi kendaraan ke Amerika Serikat demi menghindari tarif impor.

Suara.com - Grup Volkswagen berencana melakukan PHK atau memangkas 50.000 pekerjaan serta mengurangi jajaran modelnya hingga 50 persen dalam sebuah program restrukturisasi besar. Perusahaan kini sedang meneliti berbagai lini bisnis dan kepemilikan saham secara mendalam salah satunya untuk melepas Ducati.

Pekan lalu pihak produsen mengatakan sekitar sepertiga dari aktivitas non-strategis mereka akan dilepas atau diselaraskan kembali. Langkah ini sejalan dengan ambisi Volkswagen untuk fokus pada entitas yang memberikan kontribusi strategis dan finansial yang jelas terhadap bisnis inti.

Berdasarkan laporan Bloomberg, kebijakan efisiensi ini berpotensi berujung pada pelepasan merek sepeda motor Ducati.

CEO Audi, Gernot Döllner, membenarkan kemungkinan tersebut dengan menyatakan bahwa jajaran manajemen harus membahas masa depan Ducati sebagai bagian dari proses evaluasi. "Meski begitu sejauh ini belum ada keputusan yang diambil," ungkapnya, dikutip Kamis (10/9/2026).

Ducati telah menjadi merek kesebelas dalam portofolio Grup Volkswagen sejak pertengahan 2012. Tahun lalu merek asal Italia ini mengirimkan 50.895 unit sepeda motor secara global atau mengalami penurunan 7 persen. Model Multistrada memimpin angka penjualan sebanyak 13.873 unit, disusul oleh Panigale dan Scrambler.

Nilai valuasi Ducati diprediksi mencapai sekitar 1,25 miliar Euro. Angka tersebut terbilang tinggi mengingat perusahaan hanya mencetak laba operasional sebesar 52 juta Euro tahun lalu. Penurunan laba operasional hingga 42,8 persen ini dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang yang kurang menguntungkan serta regulasi tarif perdagangan.

Pada perkembangan lain, Döllner mengonfirmasi bahwa perusahaan tengah mempertimbangkan pemindahan sebagian jalur produksi Audi ke Amerika Serikat. Opsi fasilitas produksi meliputi pabrik baru Scout di South Carolina atau pabrik Volkswagen di Tennessee.

Ia menyebutkan bahwa perusahaan harus mempertimbangkan perakitan setidaknya beberapa model SUV di Amerika. Saat ini Audi sama sekali tidak memproduksi kendaraan di Amerika Serikat sehingga posisi mereka rentan terhadap tarif impor, berbeda jauh dengan kompetitor utama seperti BMW dan Mercedes yang telah mengoperasikan pabrik perakitan berskala besar di wilayah tersebut.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50

Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 20:28 WIB

Krisis Otomotif Paksa Volkswagen Sulap Pabrik Mobil Jadi Fasilitas Militer

Krisis Otomotif Paksa Volkswagen Sulap Pabrik Mobil Jadi Fasilitas Militer

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 17:15 WIB

Kenapa VW PHK 100 Ribu Karyawan? Ini Alasan di Balik Keputusan Ekstrem Raksasa Otomotif Jerman

Kenapa VW PHK 100 Ribu Karyawan? Ini Alasan di Balik Keputusan Ekstrem Raksasa Otomotif Jerman

Otomotif | Minggu, 06 September 2026 | 20:40 WIB

Terkini

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:30 WIB

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:25 WIB

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:24 WIB

Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Penumpang KMP Virgo Transport 9

Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Penumpang KMP Virgo Transport 9

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 13:21 WIB

Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan

Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:20 WIB

Kuda Menari dan Pohon Telur: Cara Unik Orang Mandar Rayakan Maulid Nabi

Kuda Menari dan Pohon Telur: Cara Unik Orang Mandar Rayakan Maulid Nabi

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:20 WIB

×