- Grup Volkswagen berencana melakukan pemutusan hubungan kerja dan merestrukturisasi bisnis secara besar-besaran.
- CEO Audi menyatakan manajemen sedang mengevaluasi potensi pelepasan merek sepeda motor asal Italia, Ducati.
- Audi mempertimbangkan pemindahan sebagian jalur produksi kendaraan ke Amerika Serikat demi menghindari tarif impor.
Suara.com - Grup Volkswagen berencana melakukan PHK atau memangkas 50.000 pekerjaan serta mengurangi jajaran modelnya hingga 50 persen dalam sebuah program restrukturisasi besar. Perusahaan kini sedang meneliti berbagai lini bisnis dan kepemilikan saham secara mendalam salah satunya untuk melepas Ducati.
Pekan lalu pihak produsen mengatakan sekitar sepertiga dari aktivitas non-strategis mereka akan dilepas atau diselaraskan kembali. Langkah ini sejalan dengan ambisi Volkswagen untuk fokus pada entitas yang memberikan kontribusi strategis dan finansial yang jelas terhadap bisnis inti.
Berdasarkan laporan Bloomberg, kebijakan efisiensi ini berpotensi berujung pada pelepasan merek sepeda motor Ducati.
CEO Audi, Gernot Döllner, membenarkan kemungkinan tersebut dengan menyatakan bahwa jajaran manajemen harus membahas masa depan Ducati sebagai bagian dari proses evaluasi. "Meski begitu sejauh ini belum ada keputusan yang diambil," ungkapnya, dikutip Kamis (10/9/2026).
Ducati telah menjadi merek kesebelas dalam portofolio Grup Volkswagen sejak pertengahan 2012. Tahun lalu merek asal Italia ini mengirimkan 50.895 unit sepeda motor secara global atau mengalami penurunan 7 persen. Model Multistrada memimpin angka penjualan sebanyak 13.873 unit, disusul oleh Panigale dan Scrambler.
Nilai valuasi Ducati diprediksi mencapai sekitar 1,25 miliar Euro. Angka tersebut terbilang tinggi mengingat perusahaan hanya mencetak laba operasional sebesar 52 juta Euro tahun lalu. Penurunan laba operasional hingga 42,8 persen ini dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang yang kurang menguntungkan serta regulasi tarif perdagangan.
Pada perkembangan lain, Döllner mengonfirmasi bahwa perusahaan tengah mempertimbangkan pemindahan sebagian jalur produksi Audi ke Amerika Serikat. Opsi fasilitas produksi meliputi pabrik baru Scout di South Carolina atau pabrik Volkswagen di Tennessee.
Ia menyebutkan bahwa perusahaan harus mempertimbangkan perakitan setidaknya beberapa model SUV di Amerika. Saat ini Audi sama sekali tidak memproduksi kendaraan di Amerika Serikat sehingga posisi mereka rentan terhadap tarif impor, berbeda jauh dengan kompetitor utama seperti BMW dan Mercedes yang telah mengoperasikan pabrik perakitan berskala besar di wilayah tersebut.