Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Rumah Cepat Rusak? Ini Sebabnya

Angelina Donna

Jum'at, 22 Desember 2017 | 18:58 WIB
Rumah Cepat Rusak? Ini Sebabnya
Ilustrasi rumah

Suara.com -
Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Artinya, setiap kebutuhan seseorang tidak boleh disamaratakan. Walaupun kebutuhan pokok manusia terlihat hampir sama, akan tetapi ada perbedaan yang mendasarinya.

Perbedaan kebutuhan ini erat kaitannya dengan gaya hidup seseorang.

Ada tiga jenis kebutuhan pokok seseorang, yaitu pangan, sandang, dan papan. Seseorang memiliki selera berpakaian yang berbeda-beda setiap kali keluar rumah. Begitu juga dengan sandang dan papan. Sebagai fasilitas penunjang hidup, papan menjadi kebutuhan yang sangat penting.

Seperti yang diketahui, papan itu sendiri adalah tempat kita tinggal dan sebagai tempat peristirahatan. Dalam pemenuhannya, banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas kredit untuk mendapatkan hunian yang layak.

Apabila hunian yang Anda tempati cepat rusak, ketahui sebab-sebanya seperti yang diuraikan di bawah ini

Lokasi Bangunan yang Tidak Pas
Lokasi bangunan menjadi faktor utama yang menentukan apakah bangunan tersebut cepat rusak atau tidak. Bencana alam dapat mempercepat proses rusaknya suatu bangunan. Oleh sebab itu, Anda perlu teliti untuk meneliti lokasi bangunan. Pilihlah bangunan yang ada di dataran tinggi yang minim dari dampak bencana alam.

Apabila Anda sudah terlanjur membeli rumah di dataran rendah yang notabenenya rawan terkena bencana alam, ada baiknya milikilah asuransi properti sebagai perlindungan. Ketika terjadi bencana alam, Anda dapat mengajukan klaim berupa biaya pertanggungjawaban dari pihak asuransi. Biaya ini sangat membantu dalam proses perbaikan rumah.

Kalau Anda memiliki tabungan lebih, tidak ada salahnya untuk membeli rumah baru yang lokasinya lebih aman. Juallah rumah lama apabila terlalu sering terkena dampak bencana alam. Sebab hal ini akan merugikan dan menguras biaya yang cukup banyak untuk proses perbaikannya.

Penggunaan Bahan Berkualitas Rendah
Ketahanan suatu bangunan juga ditentukan bahan yang digunakan selama proses pembangunan. Apabila bahan bangunannya berkualitas rendah, jangan heran kalau bangunan mudah roboh. Oleh sebab itu, pilihlah bahan bangunan yang berkualitas tinggi agar bangunan lebih kokoh.

baca juga

Bangunan yang kokoh memiliki daya tahan lebih baik terhadap bencana alam, seperti gempa bumi. Semakin berkualitas bahan bangunan, semakin minim tingkat kerusakan yang dialami. Dengan begitu, rumah juga lebih awet dan tahan lama. Bandingkan dengan rumah yang bahan bangunannya berkualitas rendah. Bencana alam seperti banjir saja bisa merusak struktur dari bangunan tersebut.

Proses Pembangunan yang Salah
Sebelum rumah siap dihuni tentunya melewati proses pembangunan. Proses ini harus dilakukan secara bertahap da tidak boleh asal-asalan. Proses awal pembangunan rumah biasanya dimulai dengan membuat fondasi. Fondasi yang dibuat haruslah kokoh dan kuat. Apabila terjadi kesalahan pada pembuatan fondasi, dapat dipastikan tingkat ketahanan bangunan sangat rendah.

Selain itu, proses pencampuran bahan-bahan bangunan juga perlu diperhatikan. Mulai dari pengadukan semen, pasir, hingga batu krikilnya. Semuanya memiliki takaran yang sudah ditetapkan ahli bangunan. Apabila perncampuran bahan tersebut terlalu banyak atau sedikit, akan bepengaruh besar pada ketahanan bangunan.

Pekerja Bangunan yang Tidak Profesional
Kita lebih sering memilih pekerja borongan saat membangun rumah. Alasannya lebih murah, proses pengerjaannya juga lebih cepat, dan terstruktur. Akan tetapi, tidak semua kontraktor bangunan bekerja secara profesional. Ada saja di antara mereka yang sengaja menambahkan biaya pembelian bahan-bahan bangunan untuk menambah keuntungan yang diperoleh.

Ada pula yang sengaja mengurangi pencampuran bahan bangunan untuk memperkecil pengeluaran.
Memilih pekerja bangunan yang profesional sudah mutlak menjadi suatu keharusan. Tanyakan kepada sanak saudara yang sebelumnya sudah membangun rumah. Apakah jasa tukang bangunannya profesional atau tidak. Mintalah rekomendasi sebanyak-banyaknya.

Kalau perlu carilah informasi mengenai pekerja bangunan profesional di daerah tempat tinggal Anda melalui internet. Dengan demikian, rumah yang dibangun dapat berdiri kokoh sesuai dengan yang diharapkan.


Baca juga artikel Cermati lainnya:

Menantu Idaman: Jadilah Istri yang Telaten Mengatur Keuangan!

Cegah Kanker Serviks: Berapa Biaya Pap Smear dan IVA Test?

Berhenti Kuliah atau lanjut? Ini Jawabannya


Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Setiap Kali Menerima Gaji

6 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Setiap Kali Menerima Gaji

Bisnis | Kamis, 21 Desember 2017 | 08:00 WIB

5 Alasan Begitu Pentingnya Kuliah

5 Alasan Begitu Pentingnya Kuliah

Lifestyle | Rabu, 20 Desember 2017 | 18:42 WIB

PUPR Bantu Pengadaan Prasarana dan Sarana 74.106 Unit Rumah

PUPR Bantu Pengadaan Prasarana dan Sarana 74.106 Unit Rumah

Bisnis | Senin, 18 Desember 2017 | 12:40 WIB

Terkini

BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG: Makanan Tak Terpantau Bisa Berujung Keracunan

BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG: Makanan Tak Terpantau Bisa Berujung Keracunan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:20 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,71 Juta/Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,71 Juta/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan

Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan

Lampung | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!

Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya

Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

×