7 Kekurangan Perempuan Dibanding Lelaki dalam Hal Finansial

Angelina Donna | Suara.com

Jum'at, 06 April 2018 | 14:14 WIB
7 Kekurangan Perempuan Dibanding Lelaki dalam Hal Finansial
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Keuangan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan, baik oleh lelaki maupun perempuan. Terlebih lagi bagi perempuan. Sebab sejatinya kelak mereka akan menjadi seorang ibu yang mengatur pengeluaran keluarga.

Mengingat semakin sulitnya lapangan pekerjaan, membuat setiap orang harus peka terhadap pentingnya nilai uang. Karena itu, setiap orang harus mampu mengenali kebutuhannya dan seberapa banyak yang harus dikeluarkannya untuk keinginannya.

Meskipun perempuan adalah pribadi yang umumnya lebih sensitif perihal uang, ternyata ada beberapa hal mengenai keuangan di mana perempuan tidak lebih unggul dibanding lelaki. Hal ini tentu harus segera diperbaiki sebelum wanita menginjak usia yang lebih matang untuk membangun rumah tangga.

Karena itu, untuk menyadarkan kelemahan tersebut, berikut dijelaskan mengenai kelemahan perempuan perihal keuangan dibandingkan pria seperti yang dikutip dari Cermati.com.

1.Semua Keinginan Terkesan Kebutuhan
Tidak bisa dimungkiri bahwa masih banyak perempuan yang kesulitan dalam membedakan hal yang diinginkannya dengan hal yang dibutuhkannya. Hal inilah yang menjadi penyebab banyaknya pengeluaran tak terkendali setiap bulannya.

Apalagi jika ada diskon di sebuah mal, tanpa berpikir panjang para perempuan akan segera membelinya. Terlebih lagi jika produk tersebut adalah produk bermerek. Padahal, uang yang tadinya digunakan hanya untuk memenuhi keinginan bisa dialokasikan ke kebutuhannya.

2.Tidak Ada Catatan Pengeluaran
Mulai sekarang biasakanlah untuk mencatat pengeluaran Anda. Hal ini dimaksudkan agar Anda dapat mengkaji ulang benda-benda yang telah Anda beli. Dengan begitu, Anda bisa memutuskan apakah memang harus membelinya atau tidak.

Jika memang tidak, Anda bisa diingatkan agar tidak membelinya. Selain itu, catatan pembelian tersebut juga dapat membuat Anda untuk lebih menghargai uang karena dapat membantu Anda menyadari bahwa berhemat itu penting.

3.Menggunakan Kartu Kredit dengan Berlebihan
Poin ini berhubungan dengan poin pertama di mana keinginan yang menggebu-gebu membuat para perempuan menggunakan kartu kredit dengan berlebihan. Bagaimana pun juga kartu kredit adalah utang.

Semakin sering Anda menggunakannya, semakin banyak juga utang yang harus Anda bayar. Karena itu, bijaklah dalam berbelanja dan menggunakan kartu kredit. Terlebih lagi jika kartu kredit Anda menerapkan sistem bunga yang lumayan besar.

4.Menghindari Risiko Investasi
Investasi adalah cara lain yang dapat Anda lakukan untuk menjamin masa depan. Hal inilah yang banyak perempuan tidak bisa lakukan. Mereka menghindari investasi karena tidak berani mengambil risiko akibat investasi tersebut.

Memang hasil investasi tidak bisa diperoleh dengan instan karena harus memakan waktu yang lama.
Akan tetapi, investasi disarankan untuk wanita agar mereka dapat melipatgandakan uang yang dimiliki. Banyak investasi yang bisa dicoba, misalnya emas, properti, saham, dan lain sebagainya.

5.Diri Sendiri Berada dalam Prioritas Akhir
Hal ini sering sekali terjadi pada perempuan yang sudah berumah tangga. Tak jarang ditemukan perempuan yang tidak menganggap kebutuhan dirinya itu penting. Memang kebutuhan keluarga sangat penting untuk dipenuhi. Akan tetapi, bukan berarti wanita boleh mengabaikan kebutuhan dirinya.

Waktu akan terus berjalan di mana anak-anak Anda akan berumah tangga sehingga Anda harus memikirkan ulang untuk belajar memprioritaskan kembali. Anda tentunya tidak ingin merepotkan orang lain ketika anak Anda sudah memiliki kehidupannya sendiri, bukan?

6.Perencanaan Jangka Panjang Keuangan yang Buruk
Pada umumnya, perempuan memiliki perencanaan keuangan jangka panjang yang buruk. Hal ini tentunya sangat tidak baik karena tidak ada yang bisa mengetahui apa yang terjadi di masa mendatang. Bisa jadi sewaktu-waktu Anda sangat membutuhkan uang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Dapatkan Voucher Belanja Gratis dengan Mudah

Begini Cara Dapatkan Voucher Belanja Gratis dengan Mudah

Bisnis | Kamis, 29 Maret 2018 | 17:15 WIB

Perempuan, Perbaiki 6 Kesalahan Ini Jika Tidak Mau Dicap Boros

Perempuan, Perbaiki 6 Kesalahan Ini Jika Tidak Mau Dicap Boros

Lifestyle | Sabtu, 17 Maret 2018 | 07:15 WIB

Nilai Tabungan Bertambah dengan Batasi 6 Hal Ini

Nilai Tabungan Bertambah dengan Batasi 6 Hal Ini

Bisnis | Jum'at, 09 Maret 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB