Jual Lauk Pauk, Omzet Warung Mbah Rajak Capai Rp 25 Juta Per Hari

Iwan Supriyatna Suara.Com
Sabtu, 16 Juni 2018 | 05:00 WIB
Jual Lauk Pauk, Omzet Warung Mbah Rajak Capai Rp 25 Juta Per Hari
Anak bungsu Mbak Rajak, Warlan (53) sibuk meladeni pembeli lauk-pauk kuliner khas Sragen. (Foto: Solopos/Tri Rahayu)

Suara.com - Warung Mbah Rajak hanya berada di gang sempit yang menghubungkan antar kios di Pasar Kota Sragen yang terletak di jantung Kota Sragen.

Meski hanya berada di gang sempit, namun warung sederhana yang dirintis Mbah Rajak sejak 1945 itu tak pernah sepi dari pengunjung.

Para pembeli nampak selalu memadati warung yang menyajikan aneka lauk pauk di meja berukuran 2 meter kali 6 meter itu.

Adapun lauk pauk yang dijual mulai dari ayam terik, tahu tempe bacem, krasikan, wajik, jadah, jenang dodol, dan aneka makanan ringan.

Selain itu, ada juga kasikan, wajik, jadah, dan jenang dodol biasanya menjadi oleh-oleh khas Sragen bagi pemudik yang hendak kembali ke perantauan.

Setelah kepergian Mbah Rajak, kini warung tersebut dikelola oleh tiga orang anaknya.

“Kepalane pinten? Nyuwun sekawan mawon. Kalih tahu tempe baceme. [Kepalanya berapa? Minta empat saja sama tahu tempe bacemnya],” ujar Juminem (43) pelanggan setia asal Dukuh Kemangi, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Sragen.

Juminem biasa beli tahu dan tempe bacem setiap berkunjung ke Pasar Kota Sragen. Kebiasaan itu sudah dilakoninya selama bertahun-tahun.

Warlan anak dari Mbah Rajak bersama sang istri, nyaris tak pernah istirahat karena harus meladeni pembeli. Ia duduk di dingklik kayu kecil sejak buka pada pukul 07.00 WIB.

Baca Juga: 5 Kuliner Hits Mudik Lebaran di Jawa

Kendati laki-laki, Warlan tak kalah gesit dengan istrinya saat membungkus lauk. Hal itu sudah menjadi kebiasaannya setiap hari sampai tutup pada pukul 16.00 WIB.

Warlan menuturkan, permintaan pembeli menjelang Lebaran meningkat pesat. Pada hari biasa, Warlan hanya bisa menghabiskan 35 sampai 40 ekor ayam, tetapi menjelang Lebaran Warlan mampu menghabiskan 170 ekor ayam.

“Omzet biasanya hanya Rp 5 juta per hari. Sekarang bisa lima kali lipat,” ujarnya sambil berbisik supaya tak terdengar pelanggannya.

Artinya, dalam sehari Warlan bisa mencapai omzet sebesar Rp 25 juta.

Warlan bersyukur bisa mendapatkan harga ayam murah di saat harga daging ayam potong melambung tinggi sampai Rp 45.000/kg. Karena langganan lama, Warlan bisa mendapat harga Rp 42.000/kg.

“Biasanya mereka ngomong sendiri kalau baru pulang dari perantauan dan kangen dengan masakan Mbak Rajak,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI