Wow! 1 Keping Bitcoin Tembus Rp 92,4 Juta

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 17 Juli 2018 | 08:46 WIB
Wow! 1 Keping Bitcoin Tembus Rp 92,4 Juta
Ilustrasi aplikasi transaksi bitcoin di telepon seluler. [Shutterstock]

Suara.com - Mata uang virtual, Bitcoin mencatatkan rekor tertingginya pada Senin (16/7/2018) kemarin, harga per kepingnya naik 4 persen dari 6.335 dolar Amerika Serikat atau Rp 88,69 juta (kurs 1 dolar AS = Rp 14.000) menjadi 6.600 dolar AS atau setara dengan Rp 92,4 juta.

Sejak awal tahun ini, nilai Bitcoin terus mengalami peningkatan yang signifikan. Meskipun sempat fluktuatif di pertengahan tahun. Ini menandakan permintaan terhadap mata uang ini meningkat tinggi.

Jika dilihat beberapa tahun ke belakang, nilai sekeping Bitcoin terus mengalami pergerakan mulai dari dua digit, menuju tiga digit hingga akhirnya menyentuh empat digit.

Sebut saja pada 2013 hanya 92 dolar AS per keping, kemudian memasuki 2014 nilai crypto currency ini naik 819 persen menjadi 846 dolar AS per keping.

Lalu pada 2015 mengalami penurunan 68,8 persen ke posisi 265 dolar AS per keping, dan mulai merangkak naik kembali ke posisi 437,9 dolar AS per satu keping. Hingga akhirnya tembus empat digit yakni 4.909 dolar AS pada September 2017.

Bitcoin merupakan mata uang virtual yang dikembangkan pada 2009 oleh seseorang atau sekelompok orang yang memiliki nama samaran Satoshi Nakamoto.

Karena disebut mata uang, Bitcoin sebenarnya sama dengan rupiah, dolar, atau mata uang lain. Bedanya, jika mata uang tersebut memiliki bentuk fisik di dunia nyata, Bitcoin hanya tersedia di dunia maya atau digital.

Bitcoin memiliki fitur transfer instan secara peer to peer ini artinya Bitcoin berjalan sendiri, tidak memiliki server pusat seperti perbankan saat ini.

Jadi pengguna Bitcoin akan masuk ke dalam server yang sudah dibagi-bagi dan pengguna bisa terhubung ke dalam jaringan Bitcoin.

Mata uang virtual ini diklaim bisa mengirimkan sejumlah nilai tertentu dalam waktu cepat kapan pun ke berbagai tujuan. Pengiriman uang terbilang mudah, hanya dengan modal smartphone atau komputer yang terhubung dengan internet.

Bitcoin menyebut bisa menghilangkan biaya pengiriman uang. Namun jika transaksi pengiriman ingin lebih cepat maka Anda akan dikenakan biaya sekitar Rp 500 hingga Rp 3.000 dengan jumlah pengiriman tak terbatas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Masjid Pertama di Dunia yang Terima Donasi Bitcoin

Ini Masjid Pertama di Dunia yang Terima Donasi Bitcoin

Tekno | Rabu, 30 Mei 2018 | 20:51 WIB

Perhatikan Ini Sebelum Berinvestasi di Bitcoin

Perhatikan Ini Sebelum Berinvestasi di Bitcoin

Tekno | Kamis, 10 Mei 2018 | 06:45 WIB

Mahasiswa UNDIP Beli Ekstasi dengan Bitcoin

Mahasiswa UNDIP Beli Ekstasi dengan Bitcoin

News | Rabu, 04 April 2018 | 12:53 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×