Jack Ma Dulu Guru Miskin, Kini Hartanya Tembus Rp 570 Triliun

Iwan Supriyatna

Minggu, 02 September 2018 | 09:34 WIB
Jack Ma Dulu Guru Miskin, Kini Hartanya Tembus Rp 570 Triliun
Jack Ma. (nypost.com)

Suara.com - Jack Ma, seorang pengusaha asal Cina yang berhasil mengembangkan bisnisnya bernama Alibaba hingga berskala dunia.

Jack Ma pun kini masuk dalam jajaran orang terkaya di kampung halamannya, bahkan dunia dengan harta hampir Rp 570 triliun.

Namun tahukah kalian, sebelum sukses seperti sekarang ini Jack Ma hanyalah seorang guru yang miskin.

Pria kelahiran Hangzhou, Zhejiang, Cina 10 September 1964 itu berprofesi sebagai guru dan jasa penerjemah bahasa Inggris sekitar tahun 1990-an silam.

Jack Ma memang diketahui andal dan fasih berbahasa Inggris. Sejak kecil dia sudah belajar bahasa Inggris dengan para turis yang datang ke Cina.

Sebagai guru bahasa Inggris, Jack Ma pernah diminta mewakili sebuah perusahaan Cina untuk menagih utang pada seseorang di Amerika Serikat (AS). Dia meluangkan waktu datang ke rumah temannya Ken Morley di Seattle.

Di sana ada komputer yang terhubung internet. Saat itulah Jak Ma pertama kali mengenal internet. Jack Ma ingin tahu tapi takut-takut. Bisa dibilang, itu sebagai perkenalan yang bersejarah bagi Jack Ma.

"Temannya itu lalu berkata jangan takut, kamu takkan merusaknya. Sentuh saja," cerita Porter Erisman, mantan Vice President Alibaba.

Setelah berani, dia mulai mencari bermacam-macam informasi. Jack Ma pun kagum dengan teknologi ini. Namun ketika mencari soal Cina, tidak muncul apa-apa. Di sinilah muncul gagasan dalam kepala Jack Ma bahwa dia bisa memanfaatkan internet untuk berbisnis.

"Dia berkata pada dirinya, jika aku bisa memasukkan perusahaan Cina di internet dan memungkinkan mereka terkoneksi dengan pebisnis di AS dan negara lain, mungkin saja aku bisa menciptakan bisnis yang powerful," kata Porter.

Setelah mengenal internet, ia memutuskan untuk memfasilitasi para pedagang. Cina kemudian menjual barang ke luar negeri melalui dunia maya. Inilah yang menjadi bagian penting terhadap karier Jack Ma dalam membangun bisnis e-commerce terbesarnya, Alibaba.

Kini, Jack Ma tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Di 2014, penawaran saham perdana (IPO) Alibaba sebesar 25 miliar dolar AS tercatat sebagai IPO terbesar dalam sejarah.

Saat ini, perusahaan e-commerce tersebut baru saja memiliki kapitalisasi pasar 500 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 6.655 triliun.

Raihan tersebut membuat perusahaan yang dipimpin oleh Jack Ma ini bergabung dengan perusahaan yang sudah ada di klub Rp 6.655 triliun, yakni seperti Tencent, Apple, Alphabet (induk dari Google), Microsoft, Amazon, dan Facebook.

(Batamnews.co.id/Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bertemu Jack Ma di Istana, Jokowi Harapkan Komitmen Alibaba

Bertemu Jack Ma di Istana, Jokowi Harapkan Komitmen Alibaba

News | Sabtu, 01 September 2018 | 13:43 WIB

Jack Ma Beri Medali Sepak Bola Putri Asian Games 2018

Jack Ma Beri Medali Sepak Bola Putri Asian Games 2018

Bola | Sabtu, 01 September 2018 | 00:49 WIB

Dicari, Pria Bermasker Pembunuh Wanita Tionghoa Li Hui di Gambir

Dicari, Pria Bermasker Pembunuh Wanita Tionghoa Li Hui di Gambir

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 00:36 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×