Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Analis: Rupiah Diperkirakan Masih dalam Tren Melemah

Ririn Indriani, Achmad Fauzi

Rabu, 03 Oktober 2018 | 09:02 WIB
Analis: Rupiah Diperkirakan Masih dalam Tren Melemah
Mata uang rupiah.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan masih dalam tren melemah alias negatif pada Rabu (3/10/2018).

Analis Senior dari CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, ‎belum adanya kejelasan upaya mengurangi gejolak ekonomi dan politik di Italia memberikan imbas negatif pada euro yang dapat berimbas pada kembali melemahnya laju rupiah.

"Diperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.100-Rp 15.029," kata Reza di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Senada dengan Reza, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara juga memperkirakan rupiah bergerak melemah pada hari ini. Dia memperkirakan rupiah bergerak di level Rp 14.950- Rp 15.100.

‎Menurut Bhima Pada pekan ini AS akan mengumumkan data tenaga kerja. Diprediksi lapangan kerja pada September kembali mencatatkan kenaikan di atas 180.000 orang. Alhasil pengangguran di AS turun ke 3,8 persen atau terendah dalam 18 tahun terakhir.

Situasi ini, lanjut dia, menciptakan spekulasi terhadap kenaikan Fed rate yang lebih cepat dari prediksi awal. Dolar Index yang merupakan perbandingan dolar AS terhadap mata uang lainnya mencapai level 95.

"Kenaikan dolar Index jadi sinyal tren super dolar berlanjut dan menghantam mata uang negara berkembang," imbuh Bhima

Untuk diketahui, rupiah kembali tersungkur terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada Selasa (2/10/2018), pergerakan rupiah telah menyentuh Rp 15.000 per 1 dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah pada Selasa kemarin berada di level Rp 15.042 per dolar AS. Posisi tersebut melemah dibandingkan pada pergerakan sebelumnya di level Rp 14.910 per dolar AS.

baca juga

Sementara berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Selasa kemarin berada di level Rp 14.988 per dolar AS. Posisi itu juga melemah dari hari sebelumnya di level Rp 14.905 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Terus Melemah, Ini Solusi dari Faisal Basri

Rupiah Terus Melemah, Ini Solusi dari Faisal Basri

Bisnis | Rabu, 03 Oktober 2018 | 08:19 WIB

Analis: Pelemahan Rupiah Bikin Pergerakan IHSG Hari Ini Melemah

Analis: Pelemahan Rupiah Bikin Pergerakan IHSG Hari Ini Melemah

Bisnis | Rabu, 03 Oktober 2018 | 08:09 WIB

Faisal Basri Sebut Banyak Menteri yang Asetnya dalam Bentuk Dolar

Faisal Basri Sebut Banyak Menteri yang Asetnya dalam Bentuk Dolar

Bisnis | Rabu, 03 Oktober 2018 | 07:04 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×