Sandiaga Uno Beberkan Ekonomi Kebodohan yang Disebut Prabowo

Dythia Novianty, Ria Rizki Nirmala Sari

Minggu, 14 Oktober 2018 | 05:24 WIB
Sandiaga Uno Beberkan Ekonomi Kebodohan yang Disebut Prabowo
Sandiaga Uno di asrama mahasiswa Riau di Jakarta, Jalan H. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, menjelaskan maksud ekonomi kebodohan yang disampaikan Calon Presiden Prabowo Subianto. Sandiaga meyakini, autokritik Prabowo itu bukan hanya menyasar kepada kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Sandiaga menjelaskan, dasar Prabowo menyebut Indonesia sedang mengalami ekonomi kebodohan bukan hanya dirasakan empat tahun ke belakang saat Jokowi memimpin, namun juga pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, hingga saat ini belum ada yang mampu memperkuat produksi-produksi lokal serta mengekspornya ke luar.

“Kita berada dalam sistem yang belum memperkuat sumber-sumber produksi Nasional yang kita miliki dulu, kita punya ketahanan pangan, kita punya kemampuan untuk mengekspor secara masif,” kata Sandiaga di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018) malam.

Sandiaga memahami apabila pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya tumbuh tujuh persen untuk jangka waktu yang panjang. Menurutnya, hal tersebut menjadi acuan Prabowo untuk mengajak jajaran-jajaran elite negara kembali fokus pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 untuk mengatasi ekonomi kebodohan tersebut.

Menurut Sandiaga, selain mengacu kepada Pasal 33 UUD 1945. Dia pun memberikan solusi untuk menghapus ekonomi kebodohan itu. Selain mendorong jiwa kewirausahaan anak-anak muda serta menciptakan lapangan pekerjaan, Sandiaga melihat harus ada upaya memperdayakan ekspor ketimbang impor.

Hal itu menurutnya menjadi solusi di kala nilai mata uang rupiah melemah. Namun kalau ekspor Indonesia kuat, masyarakat pun tak akan panik karena harga bahan pangan yang tidak dipengaruhi oleh tingginya nilai tukar rupiah terhadap dolar.

“Supaya setiap dolar itu naik kita tidak kelimpungan untuk harga pangan dan harga bahan pokok yang meningkat tinggi. Itu juga salah satu cara menyetop kebodohan tersebut,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diundang Jadi Pembicara Mahasiswa, Sandiaga Pilih Jadi Pendengar

Diundang Jadi Pembicara Mahasiswa, Sandiaga Pilih Jadi Pendengar

News | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 12:31 WIB

Soal Tagline Donald Trump, Demokrat: Spiritnya Kita Ambil

Soal Tagline Donald Trump, Demokrat: Spiritnya Kita Ambil

News | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 06:40 WIB

Disebut Tiru Slogan Presiden AS, Prabowo: Saya Mau Indonesia Kuat

Disebut Tiru Slogan Presiden AS, Prabowo: Saya Mau Indonesia Kuat

News | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 06:15 WIB

Urung Bertemu Prabowo Subianto, Jokowi Sampaikan Salam Hormat

Urung Bertemu Prabowo Subianto, Jokowi Sampaikan Salam Hormat

News | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 06:12 WIB

Soal Kebijakan Harga BBM, Begini Kata Sandiaga

Soal Kebijakan Harga BBM, Begini Kata Sandiaga

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:13 WIB

Ekonomi Kebodohan, Pandangan Prabowo Soal Perekonomian Indonesia

Ekonomi Kebodohan, Pandangan Prabowo Soal Perekonomian Indonesia

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 23:35 WIB

Terkini

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 10:52 WIB

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:51 WIB

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:48 WIB

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:44 WIB

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:43 WIB

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 10:42 WIB

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

×