Balas Kritik Prabowo, Wapres JK: Indonesia Butuh Impor

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 06 November 2018 | 17:30 WIB
Balas Kritik Prabowo, Wapres JK: Indonesia Butuh Impor
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pidato pada upacara Penutupan Asian Para Games 2018 di Stadion Madya GBK, Jakarta, Sabtu (13/10). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Pemerintah Indonesia tetap perlu mengimpor komoditas dari luar negeri. Sebab itu sebagai penyeimbang kegiatan ekspor yang dilakukan Indonesia ke luar negeri.

Suatu negara, kata Wapres, tidak ada yang bisa melakukan satu kegiatan perdaganan saja, apakah itu impor atau ekspor. Sebab untuk menjaga stabilitas perdagangan dalam negeri harus ada kegiatan impor dan ekspor.

"Dunia ini butuh perdagangan, impor-ekspor. Jadi suatu negara tidak akan bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. Oleh karena itu harus mengimpor, tapi untuk membayar dia punya impor, itu harus mengekspor," kata Wapres Jusuf Kalla kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (6/11/2018).

"Jadi, suatu negara itu pasti terjadi impor-ekspor, negara apa pun itu. Tidak ada negara yang hanya mengeskpor melulu," tambahnya.

Terkait pernyataan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, tentang Indonesia tidak memerlukan impor, JK mengira hal itu terkait komoditas bahan pangan. Mengenai itu, Wapres mengatakan Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas komoditas pangan utama seperti beras, jagung dan kedelai.

"Barangkali yang dimaksud (Prabowo) ialah pangan atau beras. Ya itu usaha Pemerintah juga untuk meningkatkan produktivitas, sehingga kita harap benar bahwa yang dimaksud kebutuhan dasar, yaitu beras, jagung. Tapi harus produktivitas lahan itu harus dinaikkan," jelasnya.

Terkait ketersediaan bahan pangan utama di dalam negeri, Wapres mengatakan kebutuhan impor terhadap komoditas tersebut sangat bergantung pada beberapa faktor, antara lain luas lahan dan cuaca, yang berpengaruh pada panen dalam negeri.

"Ya tergantung keadaan, bahan pangan itu tergantung pada luas lahan, tergantung cuaca, tergantung perawatannya, pupuknya dan macam-macam. Walaupun semua tapi cuaca jelek, bagaimana? Atau terjadi El-Nino? Jadi kita tidak bisa mengatakan 'tidak akan impor'," ujarnya. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bupati Boyolali Dilaporkan Kubu Prabowo, PDIP: Berlebihan

Bupati Boyolali Dilaporkan Kubu Prabowo, PDIP: Berlebihan

News | Selasa, 06 November 2018 | 16:17 WIB

Kubu Prabowo Tunggu Tanggapan Ma'ruf Soal Makian Bupati Boyolali

Kubu Prabowo Tunggu Tanggapan Ma'ruf Soal Makian Bupati Boyolali

News | Selasa, 06 November 2018 | 15:33 WIB

Soal Pidato 'Tampang Boyolali', Djoko Santoso: Itu Tanda Sayang

Soal Pidato 'Tampang Boyolali', Djoko Santoso: Itu Tanda Sayang

News | Selasa, 06 November 2018 | 15:07 WIB

Metro TV Jawab Aksi Boikot Prabowo - Sandiaga

Metro TV Jawab Aksi Boikot Prabowo - Sandiaga

News | Selasa, 06 November 2018 | 14:56 WIB

Prabowo - Sandiaga Tak Pakai Hotman Paris Sebagai Pengacara

Prabowo - Sandiaga Tak Pakai Hotman Paris Sebagai Pengacara

News | Selasa, 06 November 2018 | 12:48 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×