Ketegangan Cina-AS Melunak Pasca Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping

M. Reza Sulaiman, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 03 Desember 2018 | 07:09 WIB
Ketegangan Cina-AS Melunak Pasca Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Presiden AS, Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Cina, Xi Jinping di Beijing, Cina pada November 2017 silam. [AFP/Fred Dufour]

Suara.com - Ketegangan yang terjadi akibat perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina akhirnya sedikit melunak. Wakil Menteri Perdagangan Cina Wang Shouwan mengatakan, Amerika Serikat mencabut rencana menaikkan tarif atas barang tertentu dari China sebesar 25 persen pada 1 Januari.

Dilansir Reuters, kesepakatan itu dicapai setelah Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping.

"Cina dan AS juga memutuskan tidak memberlakukan tarif baru atas produk lain," kata Wang setelah pertemuan tersebut, yang berlangsung di sela-sela pertemuan tingkat tinggi Kelompok 20 (G20) di Buenos Aires, Argentina.

Trump sepakat untuk tidak menaikkan tarif atas barang-barang Cina senilai 200 miliar dolar jadi 25 persen pada 1 Januari seperti diumumkan sebelumnya.

Sementara Beijing setuju membeli produk-produk pertanian, industri, energi dan produk-produk lain yang tak disebutkan secara khusus tapi 'sangat substansial', kata Gedung Putih dalam pernyataannya.

Gedung Putih juga menyatakan, Trump dan Xi Jinping juga sepakat bakal segera memulai pembicaraan tentang perubahan struktural sehubungan dengan transfer teknologi, perlindungan hak milik intelektual, hambatan non-tarif, intrusi dan pencurian cyber, layanan dan pertanian.

Adapun, kedua negara sepakat untuk mencoba melakukan 'transaksi' ini dalam 90 hari ke depan. Yaitu, AS menahan kenaikan tarif impor untuk Cina dan Cina melakukan pembelian produk pertanian lebih besar dari AS.

Jika transaksi ini tidak tercapai, AS bakal kembali menaikkan tarif impor terhadap China menjadi 25 persen, tambah Sekretraris Pers Gedung Putih Sarah Huckabee.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

General Motors Tutup Sejumlah Pabrik, Begini Komentar Donald Trump

General Motors Tutup Sejumlah Pabrik, Begini Komentar Donald Trump

Otomotif | Jum'at, 30 November 2018 | 17:00 WIB

Di Amerika Serikat, Gaji Lelaki Lebih Besar Dibandingkan Perempuan

Di Amerika Serikat, Gaji Lelaki Lebih Besar Dibandingkan Perempuan

News | Jum'at, 30 November 2018 | 05:33 WIB

BMW Kemungkinan Bakal Membuat Pabrik Kedua di Amerika Serikat

BMW Kemungkinan Bakal Membuat Pabrik Kedua di Amerika Serikat

Otomotif | Kamis, 29 November 2018 | 22:30 WIB

Daimler Produksi Mobil Listrik di Cina

Daimler Produksi Mobil Listrik di Cina

Otomotif | Kamis, 29 November 2018 | 20:30 WIB

Rupiah Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp 14.515 - Rp 14.530

Rupiah Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp 14.515 - Rp 14.530

Bisnis | Kamis, 29 November 2018 | 08:37 WIB

Terkini

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:20 WIB

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:06 WIB

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

×