Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Duta Banua, Koperasi Karyawan yang Berkembang Jadi Besar

Fabiola Febrinastri

Kamis, 06 Desember 2018 | 11:14 WIB
Duta Banua, Koperasi Karyawan yang Berkembang Jadi Besar
Manajer Koperasi Duta Banua, M. Heriyanto. (Dok: LPDB-KUMKM)

Suara.com - Berawal dari sebuah koperasi karyawan grup Banjarmasin Post, Koperasi Duta Banua mampu berkembang menjadi besar. Tak hanya menyediakan jasa simpan pinjam untuk karyawan, Duta Banua juga mampu mengelolanya menjadi sebuah bisnis yang menggiurkan, seperti mengoperasikan minimarket hingga penyediaan jasa outsourcing.

Menurut Manajer Koperasi Duta Banua, M. Heriyanto, saat awal berdirinya Koperasi Duta Banua pada 1991, omsetnya hanya sekitar Rp110 juta. Seiring berjalannya waktu, koperasi mampu dikelola dengan baik hingga mencatat omset sekitar Rp5 miliar.

“Awalnya memang hanya simpan pinjam dengan omset sekitar Rp100 jutaan, sekarang sudah mencapai Rp5 miliar. Dari segi usaha, kita juga ada pengembangan. Sekarang sudah ada empat lini bisnis, ada outsourcing, ekspedisi, minimarket, dan percetakan juga. Jadi otomatis sekarang kita sudah berkembang. Koperasi, kalau hanya mengandalkan simpan pinjam, seberapa banyak sih karyawan pinjam terus, seberapa banyak dana yang bisa diputar. Makanya kita kembangkan supaya kita bisa survive,” ujarnya, Kamis (19/7/2018).

Untuk mengembangkan koperasi menjadi besar seperti saat ini, tentu dibutuhkan modal besar. Bantuan pinjaman dana pun mengalir dari lembaga keuangan, salah satunya dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), yang tak tanggung-tanggung mengucurkan dana sebesar Rp1 miliar untuk mengembangkan Koperasi Duta Banua.

“Pertama kali tahu, ketika itu saya diundang acara presentasi LPDB-KUMKM di sebuah hotel. Mereka memaparkan, memperkenalkan bahwa kini ada pembiayaan yang murah dari pemerintah. Kita pun tertarik, akhirnya kita juga ditantang LPDB-KUMKM untuk meminjam dalam jumlah besar sebagai modal untuk mengembangkan koperasi. Akhirnya dapat Rp1 miliar, alhamdulillah lancar, tidak ada masalah,” kata Heriyanto.

Heriyanto beserta jajaran pengurus koperasi lainnya pun segera bergerak mengembangkan, mulai dari membuka minimarket hingga pengembangan usaha lainnya. Dari yang tak punya aset, dulu berkantor dengan menyewa ruko, kini koperasi beranggotakan karyawan Banjarmasin Post Group sejumlah 325 orang ini dapat memiliki ruko tiga lantai tersebut.

“Alhamdulillah, LPDB-KUMKM ini sangat membantu. Terutama untuk para anggota, mereka yang merasakan betul dampaknya. Dana LPDB-KUMKM ini saya salurkan untuk kesejahteraan para anggota. Mereka ada yang mau bisnis ternak, atau warung makan, segala macam, nah kita salurkan untuk itu. Jadi sangat membantu.ereka merasa diberi kemudahan dari dana tersebut,” katanya.

Sementara untuk pengembangan bisnis, Duta Banua menggunakan dana dari hasil profit.

Menurut Heriyanto, jika dibandingkan dengan lembaga keuangan lain seperti perbankan, LPDB-KUMKM memang sangat memberi kemudahan, terutama bagi pelaku UMKM, lantaran bunga yang ditawarkan jauh lebih rendah dibandingkan dengan bunga bank dan lembaga keuangan lainnya.

baca juga

Ia berharap, ke depan, LPDB-KUMKM mulai memikirkan untuk menyediakan pinjaman dana dengan jumlah uang yang lebih kecil, misalnya mulai dari Rp100 juta hingga Rp300 juta.

"Tentu hal tersebut akan sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM untuk memulai serta mengembangkan usahanya," ujar Heriyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×