Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Donald Trump Larang Warga AS Gunakan Produk Huawei dan ZTE

Silfa Humairah Utami, Achmad Fauzi

Jum'at, 28 Desember 2018 | 08:03 WIB
Donald Trump Larang Warga AS Gunakan Produk Huawei dan ZTE
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melarang telekomunikasi Huawei di Amerika Serikat. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]. [AFP/Mandel Ngan]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tahun depan bakal melarang warga AS untuk menggunakan peralatan telekomunikasi yang dibuat oleh Huawei dan ZTE China, hal ini dibocorkan tiga sumber yang berbicara ke Reuters.

Seperti dilansir Reuters, perlarangan ini karena, Trump menuduh kedua perusahaan tersebut telah memata-matai para pengguna di AS dengan perangkat telekomunikasinya. Langkah ini juga sebagai upaya Trump untuk menyingkirkan kedua produk kedua perusahaan tersebut ke AS.

Perlarangan ini juga sudah direncanakan Trump berserta jajarannya sejak delapan bulan lalu. Rencananya, pada awal Januari Trump akan memerintahkan Departemen Perdagangan AS untuk memblokir produk telekomunikasi Huawei dan ZTE, sehingga tidak dibeli oleh perusahan-perusahan AS.

Perintah Trump tersebut mengikuti berlakunya RUU kebijakan pertahanan pada bulan Agustus yang melarang pemerintah AS sendiri menggunakan peralatan Huawei dan ZTE.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying, tidak mengomentari rencana tersebut karena belum dikonfirmasi secara resmi.

"Yang terbaik adalah membiarkan fakta berbicara sendiri tentang masalah keamanan. Beberapa negara telah, tanpa bukti, dan memanfaatkan keamanan nasional, diam-diam mengasumsikan kejahatan untuk mempolitisasi, dan bahkan menghalangi dan membatasi, kegiatan pertukaran teknologi normal," kata Hua.

Huawei dan ZTE tidak menanggapi rencana Presiden Trump tersebut. Akan tetapi, keduanya telah membantah tuduhan bahwa produk mereka digunakan untuk memata-matai. Gedung Putih juga tidak menggapi permintaan orang nomor satu AS.

Operator pedesaan di Amerika Serikat merupakan pelanggan terbesar Huawei dan ZTE, dan khawatir perintah eksekutif juga akan mengharuskan mereka untuk mengganti peralatan buatan China yang ada tanpa kompensasi.

Sementara perusahaan nirkabel besar A.S. telah memutuskan hubungan dengan Huawei pada khususnya, operator pedesaan kecil mengandalkan Huawei dan ZTE switch dan peralatan lainnya karena mereka cenderung lebih murah.

baca juga

Perusahaan ini sangat sentral bagi operator kecil sehingga William Levy, wakil presiden untuk penjualan Huawei Tech USA, ada di dewan direksi Asosiasi Wireless Rural.

RWA mewakili operator dengan kurang dari 100.000 pelanggan. Diperkirakan 25 persen anggotanya memiliki peralatan Huawei atau ZTE di jaringan mereka, katanya dalam sebuah pengajuan ke Komisi Komunikasi Federal awal bulan ini.

Penasihat umum RWA Caressa Bennet mengatakan, perusahaan khawatir rencana tersebut memaksa anggotanya untuk mengganti peralatan ZTE dan Huawei dan juga melarang pembelian di masa mendatang.

"Akan menelan biaya 800 juta dolar AS hingga 1 miliar dolar AS bagi semua anggota RWA untuk mengganti peralatan Huawei dan ZTE mereka karena Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tahun depan bakal melarang warga AS untuk menggunakan peralatan telekomunikasi yang dibuat oleh Huawei dan ZTE China," kata Bennet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2018, Huawei Catatkan Pengiriman Lebih dari 200 Juta Smartphone

2018, Huawei Catatkan Pengiriman Lebih dari 200 Juta Smartphone

Tekno | Kamis, 27 Desember 2018 | 11:41 WIB

Selama Libur Natal, Warga AS Telah Belanja 850 Miliar AS

Selama Libur Natal, Warga AS Telah Belanja 850 Miliar AS

Bisnis | Kamis, 27 Desember 2018 | 06:50 WIB

Pegawai Huawei Beli iPhone, Jangan Harap Naik Pangkat

Pegawai Huawei Beli iPhone, Jangan Harap Naik Pangkat

Tekno | Rabu, 26 Desember 2018 | 16:05 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB