Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Anies akan Kurangi Pemakaian Detergen, Pengusaha Cuci Mobil Menjerit

Bangun Santoso, Walda Marison

Kamis, 03 Januari 2019 | 15:47 WIB
Anies akan Kurangi Pemakaian Detergen, Pengusaha Cuci Mobil Menjerit
Usaha steam mobil di daerah Sunter, Jakarta Utara. (Suara.com/Walda Marison)

Suara.com - Munculnya busa tebal di Kali Item, Sunter, Jakarta Utara baru-baru ini memantik reaksi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia berencana mengurangi penggunaan detergen yang dinilai menjadi penyebab limbah di sungai yang dikenal dengan baunya itu.

Rencana Anies sontak membuat sejumlah warga bereaksi. Ada yang meminta Kali Item dikeruk, warga juga enggan disalahkan dengan banyaknya limbah di kali tersebut.

Begitu juga dengan warga yang membuka usaha jasa cuci motor maupun mobil yang ada di sekitar kawasan Kali Item.

Ari, salah satu pengelola usaha jasa cuci mobil di kawasan Sunter mengaku dirugikan apabila kebijakan pengurangan detergen benar-benar diberlakukan oleh Gubernur Anies.

"Dampak bakal banyak banget seperti omset turun, mungkin bisa tutup," ujar Ari saat ditemui di tempat usahanya, Kamis (3/1/2018).

Menurutnya, permasalahan limbah seharusnya tidak hanya ditekankan kepada pengusaha cuci motor dan mobil atau steam. Masyarakat di sekitaran kali Item juga berperan dalam pembuangan limbah ke Kali Item.

Lebih lanjut, pemerintah tidak bisa serta merta memaksa warga mengurangi pemakian detergen. Sebab, detergen sudah menjadi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Ya tahu sendiri ya, memang sabun itu kebutuhan sehari-hari. Ada yang buat cuci piring, pakaian, kadang lantai kalau dipel kan ada busanya juga. Sikat gigi aja ada busanya mas," kata dia.

Ari berharap pemerintah bisa mempertimbangkan lagi rencana kebijakan tersebut. Ia juga meminta pemerintah mencarikan solusi yang tidak merugikan pihak lain dalam upaya membersihkan Kali Item dari limbah.

baca juga

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, penyebab Kali Item berbusa lantaran banyaknya limbah rumah tangga berasal dari detergen yang dibuang ke kali itu.

Solusi agar Kali Item tidak lagi tercemar limbah detergen adalah dengan mengendalikan penggunaan detergen keras yang kerap digunakan oleh warga Jakarta.

"Ketika air dari Danau Sunter itu dipompa dan dimasukkan ke Kali Item, maka limbah sisa detergen seperti diaduk dan keluar buih (busa) yang amat banyak. Dan itu memang airnya mengandung kadar detergen yang sangat tinggi," kata Anies saat ditemui di Sunter Jaya, Jakarta Utara, Rabu (2/1/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Akan Batasi Pemakaian Detergen Keras, Warga Dekat Kali Item Bingung

Anies Akan Batasi Pemakaian Detergen Keras, Warga Dekat Kali Item Bingung

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 13:19 WIB

Soal Limbah di Kali Item, Warga Minta Pemprov DKI Cari Solusi

Soal Limbah di Kali Item, Warga Minta Pemprov DKI Cari Solusi

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 13:18 WIB

Kali Item Berbusa, Anies Bakal Atur Usaha Laundry dan Cucian Mobil

Kali Item Berbusa, Anies Bakal Atur Usaha Laundry dan Cucian Mobil

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 12:35 WIB

Warga Minta Gubernur Anies Keruk Kali Item

Warga Minta Gubernur Anies Keruk Kali Item

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 11:43 WIB

Kesaksian Warga: Zaman Ahok Kali Item Bersih Bisa Dipakai Renang, Sekarang?

Kesaksian Warga: Zaman Ahok Kali Item Bersih Bisa Dipakai Renang, Sekarang?

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 11:06 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB