Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Anies akan Kurangi Pemakaian Detergen, Pengusaha Cuci Mobil Menjerit

Bangun Santoso | Walda Marison | Suara.com

Kamis, 03 Januari 2019 | 15:47 WIB
Anies akan Kurangi Pemakaian Detergen, Pengusaha Cuci Mobil Menjerit
Usaha steam mobil di daerah Sunter, Jakarta Utara. (Suara.com/Walda Marison)

Suara.com - Munculnya busa tebal di Kali Item, Sunter, Jakarta Utara baru-baru ini memantik reaksi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia berencana mengurangi penggunaan detergen yang dinilai menjadi penyebab limbah di sungai yang dikenal dengan baunya itu.

Rencana Anies sontak membuat sejumlah warga bereaksi. Ada yang meminta Kali Item dikeruk, warga juga enggan disalahkan dengan banyaknya limbah di kali tersebut.

Begitu juga dengan warga yang membuka usaha jasa cuci motor maupun mobil yang ada di sekitar kawasan Kali Item.

Ari, salah satu pengelola usaha jasa cuci mobil di kawasan Sunter mengaku dirugikan apabila kebijakan pengurangan detergen benar-benar diberlakukan oleh Gubernur Anies.

"Dampak bakal banyak banget seperti omset turun, mungkin bisa tutup," ujar Ari saat ditemui di tempat usahanya, Kamis (3/1/2018).

Menurutnya, permasalahan limbah seharusnya tidak hanya ditekankan kepada pengusaha cuci motor dan mobil atau steam. Masyarakat di sekitaran kali Item juga berperan dalam pembuangan limbah ke Kali Item.

Lebih lanjut, pemerintah tidak bisa serta merta memaksa warga mengurangi pemakian detergen. Sebab, detergen sudah menjadi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Ya tahu sendiri ya, memang sabun itu kebutuhan sehari-hari. Ada yang buat cuci piring, pakaian, kadang lantai kalau dipel kan ada busanya juga. Sikat gigi aja ada busanya mas," kata dia.

Ari berharap pemerintah bisa mempertimbangkan lagi rencana kebijakan tersebut. Ia juga meminta pemerintah mencarikan solusi yang tidak merugikan pihak lain dalam upaya membersihkan Kali Item dari limbah.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, penyebab Kali Item berbusa lantaran banyaknya limbah rumah tangga berasal dari detergen yang dibuang ke kali itu.

Solusi agar Kali Item tidak lagi tercemar limbah detergen adalah dengan mengendalikan penggunaan detergen keras yang kerap digunakan oleh warga Jakarta.

"Ketika air dari Danau Sunter itu dipompa dan dimasukkan ke Kali Item, maka limbah sisa detergen seperti diaduk dan keluar buih (busa) yang amat banyak. Dan itu memang airnya mengandung kadar detergen yang sangat tinggi," kata Anies saat ditemui di Sunter Jaya, Jakarta Utara, Rabu (2/1/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Akan Batasi Pemakaian Detergen Keras, Warga Dekat Kali Item Bingung

Anies Akan Batasi Pemakaian Detergen Keras, Warga Dekat Kali Item Bingung

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 13:19 WIB

Soal Limbah di Kali Item, Warga Minta Pemprov DKI Cari Solusi

Soal Limbah di Kali Item, Warga Minta Pemprov DKI Cari Solusi

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 13:18 WIB

Kali Item Berbusa, Anies Bakal Atur Usaha Laundry dan Cucian Mobil

Kali Item Berbusa, Anies Bakal Atur Usaha Laundry dan Cucian Mobil

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 12:35 WIB

Warga Minta Gubernur Anies Keruk Kali Item

Warga Minta Gubernur Anies Keruk Kali Item

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 11:43 WIB

Kesaksian Warga: Zaman Ahok Kali Item Bersih Bisa Dipakai Renang, Sekarang?

Kesaksian Warga: Zaman Ahok Kali Item Bersih Bisa Dipakai Renang, Sekarang?

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 11:06 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB