Ini Tips dari Menteri Jonan Jika Ingin Menjadi Seorang Pemimpin

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 20 Januari 2019 | 17:28 WIB
Ini Tips dari Menteri Jonan Jika Ingin Menjadi Seorang Pemimpin
Jonan

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan bahwa untuk menjadi pemimpin harus bekerja keras dan harus memberi contoh kepada anak buahnya. Jonan bercerita saat dirinya berumur 20 tahunan, ia bekerja dengan sungguh-sungguh dan sangat keras, dengan cara bekerja lebih lama dibandingkan dengan yang lain.

Karena menurut Jonan, dirinya dan orang lain memiliki kompetensi yang sama, sehingga diperlukan usaha ekstra agar bisa lebih dari yang lain.

"Dalam pemikiran saya itu kalau orang lain bekerja misalnya 5 jam sehari dengan sungguh sungguh, maka saya sedikitnya harus kerja 6 atau 7 jam dengan sungguh-sungguh. Karena saya selalu berasumsi, orang lain memiliki kapasitas atau memiliki kemampuan yang sama dengan saya, jadi saya kerjanya harus sungguh-sungguh," kata Jonan dalam rilisnya, Minggu (20/1/2019).

Lebih lanjut, Jonan mengatakan untuk menjadi seorang pemimpin harus bisa memberikan contoh. "Saya belajar kalau memimpin itu ilmunya cuma 1, kalau yang lain tidak punya mungkin bisa ditambah, kalau satu ini tidak punya mungkin susah. Jadi memimpin itu adalah memberikan contoh," tutur Jonan.

Dengan memberikan contoh, menurut Jonan, anak buah akan mengerjakan apa yang dilakukan oleh pemimpinnya. Sebagai pimpinan di Kementerian, Jonan menyadari bahwa sekitar 30 persen anak buahnya berusia di bawah 30 tahun, atau dapat dikatakan generasi milenial, sehingga harus ditunjukkan role model kepada generasi milenial dengan memberikan contoh.

"Kemarin malam saya baru pulang dari pos pengamatan Gunung Merapi, saya naik sampai tengah malam ingin lihat ini guguran lavanya seperti apa sih. Kalau saya tidak mau memantau, pengamat gunungapi yang usianya sekitar 20 tahun, nanti (pos pengamatan) akan ditinggal pulang juga sama dia," jelasnya.

Selain memberikan tips untuk menjadi seorang pemimpin, Jonan juga berpesan kepada generasi milenial untuk menyuarakan sesuatu yang bersifat konstruktif dan optimis, mengingat menyuarakan pendapat semakin mudah dan bisa melalui platform apapun termasuk media sosial, sehingga tidak perlu menyuarakan hal-hal yang berbau pesimis.

"Karena kalau orang pesimis itu tidak menghasilkan apa apa, dan dapat merusak diri sendiri juga orang lain. Sedangkan kalau optimis mungkin bisa menghasilkan sesuatu," ujarnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MenESDM Jonan: Tsunami Selat Sunda Bukan karena Letusan Anak Krakatau

MenESDM Jonan: Tsunami Selat Sunda Bukan karena Letusan Anak Krakatau

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 17:30 WIB

Menteri Jonan : IUPK Freeport Paling Lambat Selesai Besok

Menteri Jonan : IUPK Freeport Paling Lambat Selesai Besok

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 23:46 WIB

Anies Minta Warga dan Pegawai Pemprov DKI Bekerja Terus Meski Libur

Anies Minta Warga dan Pegawai Pemprov DKI Bekerja Terus Meski Libur

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 11:25 WIB

Dorong Tenaga Surya Rooftop, Menteri ESDM: Harga Jualnya Harus Adil

Dorong Tenaga Surya Rooftop, Menteri ESDM: Harga Jualnya Harus Adil

Bisnis | Kamis, 29 November 2018 | 13:25 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×