Warga China Gemar Makan Manggis Asal Sukabumi, 15 Ton Diekspor Setiap Hari

Iwan Supriyatna

Rabu, 23 Januari 2019 | 12:23 WIB
Warga China Gemar Makan Manggis Asal Sukabumi, 15 Ton Diekspor Setiap Hari
Ilustrasi buah manggis. (Shutterstock)

Suara.com - Tak disangka-sangka rupanya warga China gemar mengkonsumsi buah manggis asal Sukabumi Jawa Barat. Hal tersebut dibuktikan dengan angka volume ekspor buah manggis yang terus meningkat.

Bahkan disebut-sebut, ekspor buah manggis asal Sukabumi paling banyak masuk ke China dibandingkan buah manggis asal negara lain di Asia Tenggara.

"Sukabumi mempunyai beberapa sentra manggis seperti di Kecamatan Cikembar, Cicantayan dan Gunungguruh. Untuk di Kecamatan Gunungguruh, Desa Cibolang menjadi sentra produksi manggis yang mayoritas diekspor ke China," kata Kepala Desa Cibolang Pepen Supendi.

Biasanya pada musim panen seperti ini rata-rata setiap harinya ekspor untuk ke China saja mencapai 10-15 ton, bahkan jika di puncak musim panen jumlah ekspornya bisa lebih melonjak.

Permintaan ekspor dari China selalu tidak terbatas atau unlimited seberapa banyak manggis yang dikirim akan diterima, apalagi mendekati Imlek.

China menjadi salah satu negara paling banyak meminta pasokan manggis dari Sukabumi karena buah ini dianggap buah terbaik untuk sesaji.

Untuk harganya pun fluktuatif, tetapi bisa dikatakan standar. Namun, jika permintaan melonjak ditambah pasokan manggis dari negara lain ke China sedikit atau terbatas maka harganya melonjak bisa mencapai Rp 50 ribu/kg.

Untuk kualitas manggis yang diekspor tentunya harus super, seperti tidak ada bercak dibuahnya, tangkai buah harus ada, serta daun buah yang jumlahnya empat tidak boleh ada yang tercabut dan kering.

"Ekspor manggis dari Sukabumi tidak hanya ke China saja, tetapi beberapa negara lain pun meminta seperti negara di Timur Tengah dan Taiwan, hanya yang membedakan adalah size atau ukuran," tambahnya.

baca juga

Di Sukabumi ada sekitar 50 hektare kebun manggis, yang sekitar 30 persen dari 8.900 jiwa warganya menjadi petani manggis sejak puluhan tahun lalu.

Salah seorang petani manggis di Desa Cibolang Jumin menuturkan, untuk awal panen di Januari ini rata-rata setiap harinya produksi manggis sekitar 200 kuintal, tapi jika sudah masuk puncak panen biasanya di Februari mencapai satu ton setiap harinya.

"Rata-rata masa panen Januari hingga Februari, tetapi jika kondisi pohon berbuahnya lebat dan petani tidak cepat-cepat memanen masa panen bisa sampai April," tambahnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Jembatan Ini Dibangun dari Printer 3D, Kokoh Tak Tergoyahkan

Keren, Jembatan Ini Dibangun dari Printer 3D, Kokoh Tak Tergoyahkan

Lifestyle | Selasa, 22 Januari 2019 | 17:10 WIB

Diduga Muat Ujaran Kebencian, Bawaslu Sita Tabloid Indonesia Barokah

Diduga Muat Ujaran Kebencian, Bawaslu Sita Tabloid Indonesia Barokah

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 09:23 WIB

Kecelakaan di Cianjur, Yukie Pas Band Batal Isi Ceramah

Kecelakaan di Cianjur, Yukie Pas Band Batal Isi Ceramah

Entertainment | Senin, 21 Januari 2019 | 13:16 WIB

Terkini

Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran

Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:33 WIB

Apa Saja Opsi Motor Matic Baru di Bawah Rp25 Juta? Ini 6 Opsinya

Apa Saja Opsi Motor Matic Baru di Bawah Rp25 Juta? Ini 6 Opsinya

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 18:31 WIB

Series Still Single: Saat Jodoh Tidak Sesuai Ramalan Zodiak

Series Still Single: Saat Jodoh Tidak Sesuai Ramalan Zodiak

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:30 WIB

Kemenhut Selamatkan 100 Hewan Liar dari Area Karhutla di 6 Provinsi

Kemenhut Selamatkan 100 Hewan Liar dari Area Karhutla di 6 Provinsi

Video | Rabu, 23 September 2026 | 18:30 WIB

Deretan Momen Manis Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan: Kaki Diinjak hingga Nebeng Pulang

Deretan Momen Manis Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan: Kaki Diinjak hingga Nebeng Pulang

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 18:28 WIB

Pengusaha Bisa Tersenyum, Insentif Pajak 2026 Tembus Rp576 Triliun

Pengusaha Bisa Tersenyum, Insentif Pajak 2026 Tembus Rp576 Triliun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:26 WIB

Menjelajah Kemegahan Heydar Aliyev Center, Ikon Arsitektur Kota Baku

Menjelajah Kemegahan Heydar Aliyev Center, Ikon Arsitektur Kota Baku

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 18:23 WIB

BUMN Dana Pensiun Mulai Investasi SDM dari Anak Peserta

BUMN Dana Pensiun Mulai Investasi SDM dari Anak Peserta

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:22 WIB

Psywar Ala Bintang Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kami Tak Takut

Psywar Ala Bintang Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kami Tak Takut

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 18:13 WIB

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:12 WIB

×