Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Tarif Kargo Udara Naik Hingga 300 Persen, Asperindo Ngadu ke Darmin

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 06 Februari 2019 | 14:30 WIB
Tarif Kargo Udara Naik Hingga 300 Persen, Asperindo Ngadu ke Darmin
Ilustrasi: Kargo. (Shutterstock)

Suara.com - Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia‎ (Asperindo) M Feriadi menyebutkan, tarif surat muatan udara (SMU) atau kargo udara naik hingga 300 persen.

Kenaikan tarif kargo udara tersebut dikatakan Feriadi terjadi sejak Juni 2018.

Feriadi mencontohkan kenaikan tarif SMU pada maskapai Garuda Indonesia. Maskapai pelat merah itu telah menaikan tarif SMU mulai Juni 2018, kemudian di Oktober 2018 tarif SMU kembali naik sebanyak dua kali.

Selanjutnya, pada November 2018 kembali naik dan terakhir pada Januari 2019 kembali naik sebanyak dua kali. Sehingga jika ditotal, Garuda Indonesia telah menaikan tarif SMU sebanyak enam kali.

"Persentase kenaikan total mencapai lebih dari 300 persen. Makanya tinggi sekali. kenaikan itu terjadi pertama sejak Juni 2018. Sampai Januari ini naik dua kali total 300 persen lebih," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019).

Menurut Feriadi, kenaikan tarif SMU akan berdampak langsung kepada pengguna jasa pengiriman. Pasalnya, yang menanggung kenaikan tarif SMU adalah pengguna jasa.

Akibat dari kenaikan tersebut, Asperindo pada Desember 2018 juga telah menaikan ongkos kirim sebesar 20 persen.

"Pada akhirnya, yang harus menanggung user yang ada di belakang kita. User keberatan di saat sekarang ini UMKM tumbuh dan mulai menjual produknya, sekarang mereka mulai mengatakan beban sangat berat. Biaya kirim bisa berkali-kali lipat daripada harga produknya," tutur dia.

Feriadi yang juga menjabat sebagai Direktur Utama JNE ini menambahkan, kenaikan tarif SMU ini juga akan membuat industri UMKM tertekan.

baca juga

Karena, UMKM bakal enggan memproduksi barangnya lebih banyak lagi imbas dari naiknya ongkos kirim.

"Tentu ini dirasakan tidak baik buat produsen kecil yang sekarang ini banyak menjadi pelanggan Asperindo dan anggota. Kita dalam hal ini tentu ingin supaya pemerintah juga memahami masalah ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kirim Paket Via Ekspedisi Mahal dan Sering Telat, Ternyata Ini Penyebabnya

Kirim Paket Via Ekspedisi Mahal dan Sering Telat, Ternyata Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 06 Februari 2019 | 13:19 WIB

Buat Pengusaha Kedodoran, Jasa Marga Kaji Lagi Harga Tarif Tol Trans Jawa

Buat Pengusaha Kedodoran, Jasa Marga Kaji Lagi Harga Tarif Tol Trans Jawa

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 20:10 WIB

Biaya Kargo Pesawat Naik, Tarif Ongkos Kirim JNE Naik 20 Persen

Biaya Kargo Pesawat Naik, Tarif Ongkos Kirim JNE Naik 20 Persen

Bisnis | Rabu, 16 Januari 2019 | 10:57 WIB

Terkini

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:44 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:33 WIB

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:22 WIB

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Temukan Indikasi Bau Solar pada Minyakita, Dirut Bulog Instruksikan Penarikan Produk PT KMR

Temukan Indikasi Bau Solar pada Minyakita, Dirut Bulog Instruksikan Penarikan Produk PT KMR

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:15 WIB

IHSG Merana Anjlok Hampir 1%, Saham Perbankan Jadi Pemberat

IHSG Merana Anjlok Hampir 1%, Saham Perbankan Jadi Pemberat

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:10 WIB

Jabatan Komisaris BUMN Disorot, Gaji Ade Armando 33 Kali Lipat UMR Jakarta

Jabatan Komisaris BUMN Disorot, Gaji Ade Armando 33 Kali Lipat UMR Jakarta

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:57 WIB

×