Ribuan Karyawan Produsen Garmen Pemasok H&M Dipecat Gara-gara Ini

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 07 Februari 2019 | 09:50 WIB
Ribuan Karyawan Produsen Garmen Pemasok H&M Dipecat Gara-gara Ini
Ilustrasi PHK karyawan. (Shutterstock)

Suara.com - Produsen garmen di Bangladesh yang memasok produk H&M melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawannya.

Hal ini dilakukan setelah para karyawan ikut melakukan protes dan unjuk rasa soal kenaikan upah.

Setidaknya tiga pabrik di Bangladesh melakukan PHK berhari-hari, setelah gelombang demo buruh yang membuat bentrokan antara polisi dan para pekerja pecah.

"Pekerja yang meneriakan slogan atau meninggalkan pabrik dan bergabung dalam prosesi untuk menuntut kenaikan upah, dan mereka yang memiliki hubungan dengan badan perdagangan, sekarang kehilangan pekerjaan," kata Kepala Pusat Serikat Buruh Pekerja Garmen Bangladesh, Kazi Ruhul Amin seperti dilansir Reuters, Kamis (7/2/2019).

PHK terjadi setelah berhari-hari protes dan bentrokan antara polisi dan pekerja pada Januari yang mendorong pemerintah untuk campur tangan dan memaksa produsen untuk menaikan upah.

Federasi Pekerja Garmen dan Industri Bangladesh melaporkan sedikitnya 7.580 pekerja dari 27 pabrik telah diberhentikan dalam beberapa pekan terakhir.

Industri garmen readymade di Bangladesh menyumbang 80 persen volume ekspor dari negara itu. Dan angka tersebut menjadikan Bangladesh pengekspor garmen terbesar kedua di dunia setelah China.

Seorang pejabat senior di Kementerian Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan Bangladesh menolak mengomentari PHK tersebut.

Adapun tiga produsen lainnya yang melakukan pemecatan yaitu Crony Group, East West Industrial Park Ltd dan Metro Knitting & Dyeing Mills Ltd.

baca juga

Produsen garmen itu mencantumkan label H&M Swedia dan pengecer pakaian Inggris sebagai klien di situs web mereka.

Crony dan Metro tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar terkait pemecatan karyawannya.

Sementara, kepala administrator East West, Aminul Islam mengatakan, beberapa pekerja menyerang pabrik dan menghancurkan aset. Dia mengatakan lebih dari 800 dari 6.500 pekerjanya telah ditangguhkan setelah insiden itu.

Meski demikian, H&M mengatakan, pihaknya menganggap kebebasan berserikat sebagai hak asasi manusia yang tidak dapat dinegosiasikan dan bahwa perusahaan sangat prihatin dengan peristiwa baru-baru ini di industri tekstil Bangladesh.

Merek Eropa lainnya seperti merek Mango dan A. Guess and Saks yang terdaftar sebagai klien oleh satu atau lebih dari tiga perusahaan garmen Bangladesh tidak langsung menanggapi saat dihubungi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungi Pengungsi Rohingya, Agelina Jolie Mengaku Malu

Kunjungi Pengungsi Rohingya, Agelina Jolie Mengaku Malu

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 08:43 WIB

Imbas Brexit, Jaguar Land Rover Tutup Pabrik dan PHK Karyawan

Imbas Brexit, Jaguar Land Rover Tutup Pabrik dan PHK Karyawan

Bisnis | Rabu, 30 Januari 2019 | 09:08 WIB

Wapres JK: Jalan MH Thamrin Seperti di Singapura, Priok Seperti Bangladesh

Wapres JK: Jalan MH Thamrin Seperti di Singapura, Priok Seperti Bangladesh

News | Senin, 28 Januari 2019 | 13:26 WIB

Terkini

Ramalan Shio Minggu 11 Oktober 2026: Siapa yang Bakal Hoki di Percintaan dan Keuangan?

Ramalan Shio Minggu 11 Oktober 2026: Siapa yang Bakal Hoki di Percintaan dan Keuangan?

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Konser Amal Nada Kasih "Harapan dalam Harmoni", Wujud Kepedulian Generasi Muda melalui Musik

Konser Amal Nada Kasih "Harapan dalam Harmoni", Wujud Kepedulian Generasi Muda melalui Musik

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:14 WIB

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 00:20 WIB

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:19 WIB

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Sumbar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Sulsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:38 WIB

×