Mengais Rupiah dari Setiap Lipatan Kertas Surat Suara

Iwan Supriyatna

Selasa, 05 Maret 2019 | 14:09 WIB
Mengais Rupiah dari Setiap Lipatan Kertas Surat Suara
Pekerja pelipat surat suara di gudang logistik tambahan KPU Banjar sedang melakukan pelipatan. Foto : rendy/Kanalkalimantan.com

Suara.com - Untuk mendapat uang tambahan, bisa apa saja dilakukan termasuk menjadi pelipat surat suara Pemilu 2019.

Seperti di gudang logistik tambahan KPU Banjar, Jalan Jeruk, Sungai Ulin, Kota Banjarbaru misalnya. Ada sekitar 222 orang yang mencari uang tambahan dengan bertugas menjadi pelipat surat suara.

Adalah pasangan suami istri Muslim dan Bastiah, warga Martapura bersama 4 orang lainnya bekerja dari pagi hingga petang hari.

Mereka mulai melakukan pelipatan surat suara sejak pukul 08.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita. Selama tiga hari ini pasangan suami istri tersebut mampu melipat sebanyak 6 packs kotak suara.

Artinya ada 3.000 lembar surat suara yang sudah berhasil mereka tuntaskan pelipatannya, sejak Jumat (1/3) hingga Minggu (3/3).

“Sudah tiga hari saya dan istri melipat (surat suara), ada 6 pack yang sudah kami berdua lipat, kalau dikali Rp 100 lumayan sudah dapat Rp 300 ribu, mudah-mudahan hari ini bisa dapat 3 pack lagi, hingga sore,” ujar Muslim.

Setiap besaran biaya upah pelipatan yang diterima masing-masing pekerja sortir dan lipat suara berbeda-beda.

Tergantung setiap jenis surat suara yang dilipat, banyaknya lipatan dan pajak yang dikenakan.

Seperti contohnya jenis surat suara untuk DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, dan DPR RI dipatok upah Rp 100 per lembar dengan jumlah lipatan 5 kali, dengan pajak Rp 6, sehingga besaran yang diterima Rp 94.

baca juga

Sementara untuk jenis surat suara Pilpres dipatok biaya Rp 50 dengan 2 kali lipatan, pajak Rp 3, sehingga besaran yang diterima Rp 47.

Sementara untuk jenis surat suara DPD dipatok biaya Rp 75 dengan 3 kali lipatan dengan besaran pajak Rp 5, jadi besaran yang diterima oleh masing-masing pekerja adalah Rp 71.

Dalam melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara, masing-masing pekerja dibagi dalam beberapa kelompok, dikoordinir oleh penangungjawab setiap kelompok tersebut. Satu kelompok terdiri dari 5 hingga 6 orang petugas pelipatan surat suara.

Muslim mengaku, ikut terlibat dalam pelipatan surat suara merupakan pengalaman pertama kali baginya. Setiap hari dirinya mengaku tidak pernah menarget berapa pack yang bisa dilipat, hanya tergantung kemampuan dan sebisanya dikerjakan.

Lain lagi, ibu rumah tangga Fitriani dan Rinawati, warga Kemuning, Kota Banjarbaru, keduanya terlihat sangat lincah jemari tangannya dalam melakukan pelipatan surat suara, sangat cepat dan nampak berpegalaman.

Ya benar saja, ternyata Fitriani dan Rinawati mengaku sudah pernah melakukan pelipatan surat suara pada Pemilu tahun 2014 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Kemungkinan Penyebab 103 Warga Asing Masuk DPT Versi KPU

3 Kemungkinan Penyebab 103 Warga Asing Masuk DPT Versi KPU

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 12:21 WIB

3 Warga Negara Asing di Madiun Masuk DPT Pemilu

3 Warga Negara Asing di Madiun Masuk DPT Pemilu

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 08:29 WIB

KPU NTT Kekurangan Ribuan Bilik Suara

KPU NTT Kekurangan Ribuan Bilik Suara

News | Senin, 04 Maret 2019 | 16:48 WIB

Terkini

Diprotes Warga, Reklame Mobil Mewah Halangi Jalur Tunanetra di Senopati

Diprotes Warga, Reklame Mobil Mewah Halangi Jalur Tunanetra di Senopati

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:51 WIB

5 Hal yang Bikin Tikus Betah di Rumah, Bukan Cuma Sisa Makanan

5 Hal yang Bikin Tikus Betah di Rumah, Bukan Cuma Sisa Makanan

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 13:50 WIB

Arti Mimpi Melihat Ular dalam Islam, dari Musuh hingga Datangnya Harta

Arti Mimpi Melihat Ular dalam Islam, dari Musuh hingga Datangnya Harta

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah ICM Tangsel Masuk Penyidikan, Terduga Pelaku Oknum Wali Kelas

Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah ICM Tangsel Masuk Penyidikan, Terduga Pelaku Oknum Wali Kelas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:44 WIB

Iran Bantah Lagi Buat Bom Nuklir, Begini Penjelasan Presiden Pezeshkian

Iran Bantah Lagi Buat Bom Nuklir, Begini Penjelasan Presiden Pezeshkian

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:40 WIB

Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?

Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:39 WIB

Viva Skin Food Cream untuk Apa? Ini Fungsi dan Cara Pakai Sesuai Anjuran

Viva Skin Food Cream untuk Apa? Ini Fungsi dan Cara Pakai Sesuai Anjuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:38 WIB

Jamur Kaca dan Bodi Mobil Ternyata Beda, Ini Cara Bersihkannya

Jamur Kaca dan Bodi Mobil Ternyata Beda, Ini Cara Bersihkannya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:35 WIB

7 Film Komedi Indonesia yang Bikin Ngakak, Cocok Ditonton Saat Suntuk

7 Film Komedi Indonesia yang Bikin Ngakak, Cocok Ditonton Saat Suntuk

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 13:35 WIB

Menkeu: Tidak ada Anggaran Khusus Sekolah Gratis, Pendidikan Terabaikan?

Menkeu: Tidak ada Anggaran Khusus Sekolah Gratis, Pendidikan Terabaikan?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:30 WIB

×