Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Mengais Rupiah dari Setiap Lipatan Kertas Surat Suara

Iwan Supriyatna

Selasa, 05 Maret 2019 | 14:09 WIB
Mengais Rupiah dari Setiap Lipatan Kertas Surat Suara
Pekerja pelipat surat suara di gudang logistik tambahan KPU Banjar sedang melakukan pelipatan. Foto : rendy/Kanalkalimantan.com

Suara.com - Untuk mendapat uang tambahan, bisa apa saja dilakukan termasuk menjadi pelipat surat suara Pemilu 2019.

Seperti di gudang logistik tambahan KPU Banjar, Jalan Jeruk, Sungai Ulin, Kota Banjarbaru misalnya. Ada sekitar 222 orang yang mencari uang tambahan dengan bertugas menjadi pelipat surat suara.

Adalah pasangan suami istri Muslim dan Bastiah, warga Martapura bersama 4 orang lainnya bekerja dari pagi hingga petang hari.

Mereka mulai melakukan pelipatan surat suara sejak pukul 08.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita. Selama tiga hari ini pasangan suami istri tersebut mampu melipat sebanyak 6 packs kotak suara.

Artinya ada 3.000 lembar surat suara yang sudah berhasil mereka tuntaskan pelipatannya, sejak Jumat (1/3) hingga Minggu (3/3).

“Sudah tiga hari saya dan istri melipat (surat suara), ada 6 pack yang sudah kami berdua lipat, kalau dikali Rp 100 lumayan sudah dapat Rp 300 ribu, mudah-mudahan hari ini bisa dapat 3 pack lagi, hingga sore,” ujar Muslim.

Setiap besaran biaya upah pelipatan yang diterima masing-masing pekerja sortir dan lipat suara berbeda-beda.

Tergantung setiap jenis surat suara yang dilipat, banyaknya lipatan dan pajak yang dikenakan.

Seperti contohnya jenis surat suara untuk DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, dan DPR RI dipatok upah Rp 100 per lembar dengan jumlah lipatan 5 kali, dengan pajak Rp 6, sehingga besaran yang diterima Rp 94.

baca juga

Sementara untuk jenis surat suara Pilpres dipatok biaya Rp 50 dengan 2 kali lipatan, pajak Rp 3, sehingga besaran yang diterima Rp 47.

Sementara untuk jenis surat suara DPD dipatok biaya Rp 75 dengan 3 kali lipatan dengan besaran pajak Rp 5, jadi besaran yang diterima oleh masing-masing pekerja adalah Rp 71.

Dalam melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara, masing-masing pekerja dibagi dalam beberapa kelompok, dikoordinir oleh penangungjawab setiap kelompok tersebut. Satu kelompok terdiri dari 5 hingga 6 orang petugas pelipatan surat suara.

Muslim mengaku, ikut terlibat dalam pelipatan surat suara merupakan pengalaman pertama kali baginya. Setiap hari dirinya mengaku tidak pernah menarget berapa pack yang bisa dilipat, hanya tergantung kemampuan dan sebisanya dikerjakan.

Lain lagi, ibu rumah tangga Fitriani dan Rinawati, warga Kemuning, Kota Banjarbaru, keduanya terlihat sangat lincah jemari tangannya dalam melakukan pelipatan surat suara, sangat cepat dan nampak berpegalaman.

Ya benar saja, ternyata Fitriani dan Rinawati mengaku sudah pernah melakukan pelipatan surat suara pada Pemilu tahun 2014 lalu.

“Dalam sehari saya mampu melipat hingga 3 pack surat suara, tidak ada kendala dalam pelipatan, mudah saja karena dulunya juga sudah pernah seperti ini,” akunya.

Selain melakukan pelipatan surat suara di KPU Banjar, Rinawati dan Fitriani juga ikut melakukan penyortiran dan pelipatan di KPU Banjarbaru pada pekan lalu. Sementara untuk besaran upah yang diterima, dirinya mengaku sama besarannya.

“Saya berharap kami yang sudah dua kali Pemilu ini melipat surat suara diberi sertifikat penghargaan, sehingga Pemilu berikutnya bisa diikut sertakan lagi,” pintanya sambil bercanda.

Begitu pula dengan Azis, kelompok pelipat surat suara lain asal Martapura mengaku, walaupun hari ini merupakan hari pertama melakukan pelipatan surat suara, namun dirinya mengaku sudah berpengalaman pada perhelatan pesta demokrasi sebelumnya. Hingga tengah hari saja, dirinya mengaku sudah melipat sebanyak 3 pack surat suara.

“Tidak ada kendala dalam melakukan surat suara, seperti Pemilu sebelumnya mudah saja, tengah hari sudah 3 pack yang sudah dilipat, lumayan dikali Rp 100 sudah dapat Rp 150 ribu,” akunya.

Sementara itu, dalam melakukan pendataan dan perhitungan pelipatan surat suara, KPU Banjar terkoordinir dan tersusun rapi seperti yang diperlihatkan jajaran KPU Banjar, seusai melakukan pelipatan data langsung di input ke dalam program microsoft excel.

“Kami masih belum pastikan betul berapa yang sudah berhasil dilipat, karena datanya ini masih dinamis, kalau dipersenkan Insya Allah sudah ada 50 persen, dan diprediksi selesai pekan depan,” jelas Abdul Karim Omar, Komisioner Divisi Hukum KPU Banjar.

Berdasarkan data yang diperoleh, hari pertama pelipatan surat suara melibatkan 180 petugas pekerja.

KPU Banjar mendata sudah ada 178 packs surat suara Dapil 3 dan Dapil 4 DPRD Banjar yang sudah dilipat, terdiri dari 88.110 lembar surat suara yang baik dan didapati 307 lembar surat suara yang rusak.

Dan untuk hari kedua Sabtu (2/3), melibatkan kurang lebih 189 orang, banyaknya pack yang berhasil dilipat yaitu 300 pack untuk Dapil 4 dan Dapil 2 DPRD Banjar, terdiri dari 149.605 lembar surat suara yang baik dan 224 lembar surat suara yang rusak.

“Jadi di dua hari pelipatan surat suara sudah ada 478 kotak yang sudah dilipat,” akunya.

Diakui Karim rusaknya surat suara bermacam-macam jenis, seperti sablon gambar pada kertas yang tidak merata, hingga robek pada kertas itu sendiri waktu saat masih dalam kotak.

Untuk surat suara yang rusak sementara didata, kemudian dilaporkan ke KPU RI dan kemudian dikirim ulang lagi ke KPU Banjar.

“Jadi sebelum surat suara itu dinyatakan rusak, para petugas pelipat surat suara melapor dulu ke kami, ketika kami nilai surat suara itu memang masuk dalam kategori rusak, maka akan kami simpan untuk kemudian didata,” jelasnya.

Berita ini sebelumnya dimuat Kanalkalimantan.com jaringan Suara.com dengan judul berita "Para Pencari Receh Ditengah Pesta Demokrasi Lima Tahunan"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Kemungkinan Penyebab 103 Warga Asing Masuk DPT Versi KPU

3 Kemungkinan Penyebab 103 Warga Asing Masuk DPT Versi KPU

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 12:21 WIB

3 Warga Negara Asing di Madiun Masuk DPT Pemilu

3 Warga Negara Asing di Madiun Masuk DPT Pemilu

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 08:29 WIB

KPU NTT Kekurangan Ribuan Bilik Suara

KPU NTT Kekurangan Ribuan Bilik Suara

News | Senin, 04 Maret 2019 | 16:48 WIB

Terkini

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

×